Pengembangan biskuit tinggi serat dengan substitusi tepung alpukat sebagai makanan selingan pada balita yang mengalami konstipasi
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i5.1416
Biskuit Tepung Alpukat Serat
Abstract
Background: Constipation, commonly referred to as constipation, is a symptom characterized by hard stools that are difficult to pass. The high fiber content in avocados provides benefits for digestive health because their insoluble fiber and healthy fats aid bowel movements and form a soft gel to facilitate bowel movements and help maintain good stool consistency.
Purpose: To determine the formulation and nutritional content of biscuits with avocado flour substitution.
Method: The study used a Completely Randomized Design (CRD) with four treatment levels: 0%, 25%, 50%, and 75%, among 25 participants.
Results: The nutritional content of biscuits with avocado flour substitution with the best formulation (F3) after proximate testing was 8.69% protein, 9.62% fat, 74.43% carbohydrate, 3.13% fiber, 3.91% water, and 3.34% ash.
Conclusion: The best biscuit formulation with avocado flour substitute is F3, with a formulation of 50% teru flour + 50% avocado flour.
Suggestion: When processing with avocados, it is recommended to use fruit with a lower water content, firm flesh, and perfect ripeness.
Keywords: Avocado Flour; Biscuits; Fiber.
Pendahuluan: Konstipasi atau biasa disebut sembelit merupakan suatu gejala yang ditandai dengan feses yang keras sehingga sulit dikeluarkan. Kandungan serat yang tinggi pada alpukat memberikan manfaat bagi kesehatan pencernaan karena seratnya yang tidak larut dan lemak baik membantu pergerakan usus serta membentuk gel yang lembut untuk memperlancar buang air besar dan membantu menjaga konsistensi feses yang baik.
Tujuan: Untuk mengetahui formulasi dan kandungan gizi biskuit dengan substitusi tepung alpukat.
Metode: Penelitian menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan yaitu 0%, 25%, 50%, dan 75% kepada 25 partisipan.
Hasil: Kandungan gizi pada biskuit dengan substitusi tepung alpukat dengan formulasi terbaik (F3) setelah dilakukan uji proksimat diperoleh hasil protein 8.69%, lemak 9.62%, karbohidrat 74,43%, serat 3.13%, kadar air 3.91%, dan kadar abu 3.34%.
Simpulan: Formulasi biskuit dengan substitusi tepung alpukat yang terbaik adalah F3 dengan formulasi 50% tepung terigu + 50% tepung alpukat.
Saran: pengolahan menggunakan alpukat, disarankan menggunakan buah yang kadar airnya lebih rendah, daging buahnya padat, dan tingkat kematangannya sempurna.
Kata Kunci: Biskuit; Tepung Alpukat; Serat.
Downloads
References
Aini, L., Astuti, L., Suswitha, D., Arini, D. M., Maharani, S., Arindari, D. R., & Hartati, S. (2022). Pencegahan Konstipasi Pada Anak Melalui Penyuluhan Implementasi Evidence Based Practice Tentang Makanan Berserat Dan Air Putih. J Kreat Pengabdi Kpd Masy, 1(1).
Asmira, S., Nova, M., & Hanum, D. (2019). Pengaruh Substitusi Alpukat (Persea Americana Mill) Dan Tepung Ikan Lele (Clarias Gariepinus Burchell) Terhadap Mutu Organoleptik Dan Kadar Protein Pada Biskuit Mpasi. Jurnal Teknologi Pertanian, 8(1), 8-13.
Amanda, E. N., Anggraini, D., Hasni, D., & Jelmila, S. N. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Pentingnya Konsumsi Serat Untuk Mencegah Konstipasi Pada Masyarakat Kelurahan Rengas Condong Kecamatan Muara Bulian/Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan: Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 9(2), 219-226.
Kadim, M. (2021). Konstipasi Fungsional Pada Anak. Journal Of The Indonesian Medical Association, 71(4), 199-205.
Khaerunnisa, A., Ipa, A., & Asikin, H. (2025). Daya Terima Dan Kandungan Gizi Biskuit Dengan Penambahan Mocaf Dan Tepung Ikan Kembung. Media Gizi Ilmiah Indonesia, 3(2), 111-119.
Kumara, F. M., & Purwani, E. (2018). Pengaruh Substitusi Tepung Kimpul (Xanthosoma Sagittifolium) Terhadap Tingkat Pengembangan Dan Daya Terima Bolu (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Nadhifah, E. I., Suhartiningsih, S., & Purwidiani, N. (2020). Pengaruh Proporsi Tepung Garut Dan Tepung Beras Merah Terhadap Kesukaan Sifat Organoleptik Biskuit Durian. Jurnal Tata Boga, 9(2), 736-744.
Prawestina, E. M., Rohman, M. G., & Zamroni, M. R. (2024). Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Pencernaan Balita Dengan Metode Naive Bayes. In Seminar Nasional Teknologi & Sains (Vol. 3, No. 1, Pp. 23-28).
Rusly, D. K., & Andri, A. (2021). Gambaran Kejadian Gangguan Saluran Pencernaan Pada Bayi 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Batee Kabupaten Pidie. Jurnal Sains Riset, 11(2), 233-240.
Safriyani, E., & Murniati, N. (2025). Identifikasi Jenis Varietas Tanaman Alpukat (Persea Americana Mill) Yang Dibudidayakan Di Kecamatan Lubuklinggau Selatan Ii Kota Lubuklinggau. Jurnal Agro Silampari, 14(1), 39-46.
Septiadi, D., & Sudjatmiko, D. P. (2023). Analisis Prospek Budidaya Alpukat Di Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur: Prospect Analysis Of Avocado Cultivation In Pringgasela District East Lombok Regency. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek Dan Penyuluhan, 19(1), 34-39.
Suzanti, W. D., Symond, D., & Dewi, R. K. (2022). Analisis Kandungan Gizi, Sifat Organoleptik, Dan Cemaran Mikroba Biskuit Dengan Penambahan Tepung Alpukat Sebagai Alternatif Makanan Pendamping Air Susu Ibu. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan Dan Aplikasinya, 6(2), 99-112.
Septiaji, R. L., Karyantina, M., & Suhartatik, N. (2017). Karakteristik Kimia Dan Sensori Cookies Jahe (Zingiber Offcinale Roscoe) Dengan Variasi Penambahan Tepung Biji Alpukat (Persea Americana Mill). Jitipari (Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Industri Pangan Unisri), 2(2).
Wahyu, D. S. (2021). Pengembangan Produk Biskuit Dengan Penambahan Tepung Alpukat Dan Isolat Protein Kedelai Terhadap Kandungan Gizi Dan Uji Organoleptik Sebagai Alternatif Mpasi Bagi Balita Kurang Gizi (Doctoral Dissertation, Universitas Andalas).
Yuliarti, N. A. T., Dainy, N. C., & Yunieswati, W. (2022). Aktivitas antioksidan dan kandungan gizi biskuit rempah dengan penambahan sari kurma sebagai pangan fungsional untuk imunitas tubuh. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 3(2), 62-72.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Radella Hervidea, Aura Dita Gladisia, Dewi Woro Astuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







