Penanganan pasien gangguan jiwa dengan defisit perawatan diri

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i5.1314

Authors

  • Salsabilla Mega Muliana Dewi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Slamet Riyanto Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Asuhan Keperawatan Gaya Hidup

Abstract

Background: Self-care deficit is the inability of an individual to perform one or more self-care activities, such as bathing, dressing, eating, or grooming, independently. This condition can be caused by physical, cognitive, or emotional disorders and requires appropriate nursing interventions to improve patient independence.

Purpose: To improve patient independence in optimally performing personal hygiene activities.

Method: This was a case study of one patient experiencing a self-care deficit at Wisma Srikandi, Grhasia Mental Hospital, Yogyakarta, in 2025. Data collection techniques included interviews, observation, documentation review (medical records and nursing care notes), and mental status assessment.

Results: Consistent implementation of nursing interventions demonstrated an increase in the patient's level of independence in performing personal hygiene activities. These results indicate that a standards-based nursing care approach can help patients redevelop basic self-care skills.

Conclusion: Consistent nursing interventions can improve patient independence in personal hygiene activities. This approach helps gradually restore basic self-care skills.

 

Keywords: Mental Health Nursing Care; Self-Care Deficit.

 

Pendahuluan: Defisit perawatan diri merupakan ketidakmampuan individu untuk melakukan satu atau lebih aktivitas perawatan diri, seperti mandi, berpakaian, makan, atau berhias, secara mandiri. Kondisi ini dapat disebabkan oleh gangguan fisik, kognitif, atau emosional, dan memerlukan intervensi keperawatan yang tepat untuk meningkatkan kemandirian pasien.

Tujuan: Untuk meningkatkan kemandirian pasien dalam menjalankan aktivitas kebersihan diri (personal hygiene) secara optimal.

Metode: Penelitian studi kasus dengan subjek satu orang pasien yang mengalami defisit perawatan diri di Wisma Srikandi RSJ Grhasia Yogyakarta pada tahun 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi (rekam medis dan catatan asuhan keperawatan), serta pengkajian status mental.

Hasil: Penerapan Penerapan intervensi keperawatan secara konsisten menunjukkan adanya peningkatan tingkat kemandirian pasien dalam melakukan aktivitas kebersihan diri. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan asuhan keperawatan berbasis standar dapat membantu pasien mengembangkan kembali kemampuan dasar dalam perawatan diri.

Simpulan: Intervensi keperawatan yang dilakukan secara konsisten dapat meningkatkan kemandirian pasien dalam aktivitas kebersihan diri. Pendekatan ini membantu memulihkan kemampuan dasar perawatan diri secara bertahap.

 

Kata Kunci: Asuhan Keperawatan Jiwa;  Defisit Keperawatan Diri.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bunga, B. (2022). Buku Ajar Keperawatan Psikiatri. Purbalingga: Eureka Media Aksara.

Darmawan, R. E., & Sudiro, S. (2020). Pengalaman Keluarga dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Berdasarkan Kebijakan Kesehatan Mental Berbasis Komunitas. Caring: Jurnal Keperawatan, 9(1), 9-15.

Danyati, N. P. N. T. (2018). Gambaran Asuhan Keperawatan Penerapan Tak Stimulasi Persepsi: Defisit Perawatan Diri Untukmengatasi Defisit Perawatan Diri Pada Pasien Skizofrenia Tahun 2018 (Doctoral dissertation, Jurusan Keperawatan 2018).

Lani, T., Sitanggang, Y. A., & Raziansyah, R. (2024). Upaya Peningkatan Kemampuan Pemenuhan Aktivity Of Daily Living (ADL) Kebersihan Diri Mandi Pada Keluarga dan Pasien Gangguan Jiwa. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(9), 4012-4019.

Mardhianti, M., (2022). Asuhan keperawatan pada Ny. R dengan defisit perawatan diri di RSJP dr. Soeharto Heerdjan. Majalah Ilmiah Kesehatan.

Pinedendi, N., Rottie, J., & Wowiling, F. (2016). Pengaruh Penerapan Asuhan Keperawatan Defisit Perawatan Diri Terhadap Kemandirian Personal Hygiene Pada Pasien di RSJ. Prof. VL Ratumbuysang Manado Tahun 2016. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 4(2), 110204.

Puspitasari, K., & Baroroh, N. (2025). Konseling Islam Dengan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Untuk Meningkatkan Self Regulation Narapidana Kasus Narkotika. Jurnal Fokus Konseling, 11(2), 105-115.

Putri, N., & Pardede, J.A. (2022). Manajemen asuhan keperawatan jiwa pada penderita skizofrenia dengan masalah isolasi sosial menggunakan terapi generalis SP 1–4: Studi kasus. Indonesian Health Journal, 2(4), 323-330.

Putri, E. S., Suryani, K., & Daeli, N. E. (2021). Konsep diri dan resiliensi orangtua yang memiliki anak tunagrahita. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 6(1), 65-69.

Sadock, B.J., & Sadock, V.A. (2015). Kaplan & Sadock’s Synopsis of Psychiatry: Behavioral Sciences/Clinical Psychiatry (11th ed.). Wolters Kluwer.

Sari, N. W., Margiyati, M., & Rahmanti, A. (2020). Efektifitas metode self-help group (SHG) terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Keperawatan, 3(03), 10-16.

Setiawan, A. I. B. (2024). Edukasi Pencegahan Perilaku Bullying Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Mental Remaja. Bida: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 61-69.

Stuart, G. W. (2013). Legal and ethical context of psychiatric nursing care. Principles and Practice of Psychiatric Nursing. 10th ed. China: Mosby Elsevier, 110-26.

Syamsidar, S., Darmiati, D., & Andriani, E. (2024). Personal Hygiene pada Pasien Gangguan Jiwa di Kabupaten Polewali Mandar. Mando Care Jurnal, 3(1), 17-21.

Wati, C. S., Hasanah, U., & Utami, I. T. (2023). Penerapan Latihan Personal Hygiene: Kebersihan Diri Terhadap Kemampuan Pasien Defisit Perawatan Diri Di Ruang Kutilang Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung. Jurnal Cendikia Muda, 3(1), 103-111.

Yanti, R. D., & Putri, V. S. (2021). Pengaruh Penerapan Standar Komunikasi Defisit Perawatan Diri terhadap Kemandirian Merawat Diri pada Pasien Skizofrenia di Ruang Rawat Inap Delta Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(1), 31-38.

Downloads

Published

2025-10-29