Asuhan keperawatan pasien skizofrenia dengan resiko perilaku kekerasan

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i3.1191

Authors

  • Agus Miraj Darajat Universitas Bhakti Kencana
  • Muhammad Rizxy Fadilah Universitas Bhakti Kencana
  • Dede Nur Aziz Muslim Universitas Bhakti Kencana

Asuhan Resiko Perilaku Kekerasan

Abstract

Background: Schizophrenia affects approximately 24 million people worldwide, or 1 in 300. This figure represents one in 222 adults with schizophrenia. The prevalence of major mental health disorders (psychosis/schizophrenia) in Indonesia's population under 15 years of age has increased to 9.8%, or 7.0 percent per million, of a population of approximately 200 million. West Java has a case rate of 5 per thousand cases of severe mental disorders, or schizophrenia (psychotics), which means that 5 cases out of 1,000 thousand cases suffer from severe mental disorders (psychotics or schizophrenia).

Purpose: To explore the problems or phenomena of schizophrenic patients at risk for violent behavior.

Method: This case study explores the problem or phenomenon with detailed limitations. This case study was conducted on two schizophrenic patients with nursing problems at risk for violent behavior. Results: After 3x24 hours of nursing care with nursing interventions in the form of controlling violent behavior verbally by apologizing well without getting angry, refusing well, expressing feelings of annoyance to client 1, and controlling violent behavior spiritually (praying and practicing) in client 2.

Conclusion: Based on the results of nursing interventions, the nursing problem of the risk of violent behavior in clients 1 and 2 can be resolved.

 

Keywords: Care; Risk of Violent Behavior.

 

Pendahuluan: Skizofrenia menyerang sekitar 24 juta orang di seluruh dunia atau 1 dari 300 orang. Angka tersebut merupakan satu dari 222 orang dari dewasa penderita skizofrenia. Gangguan kesehatan mental utama (psikosis/ skizofrenia) pada penduduk Indonesia yang berusia di bawah 15 tahun meningkat menjadi 9,8% atau 7,0 persen per juta dengan populasi sekitar 200 juta orang di Indonesia. Jawa Barat mempunyai kasus gangguan jiwa berat atau skizofrenia (psikotik) sebesar 5 per mil yang berarti 5 kasus dari 1.000 mil penduduk menderita gangguan jiwa berat (psikotik atau skizofrenia)

Tujuan: Untuk mengeksplorasi masalah atau fenomena pasien skizofrenia dengan resiko perilaku kekerasan.

Metode: Penelitian studi kasus tentang eksplorasi masalah atau fenomena dengan batasan terperinci. Studi kasus ini dilakukan pada dua orang pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan.

Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan 3x24 jam dengan pemberian intervensi keperawatan berupa pengontrolan perilaku kekerasan secara verbal dengan cara meminta maaf dengan baik tanpa marah, menolak dengan baik, mengungkapkan perasaan kesal pada klien 1, dan mengendalikan perilaku kekerasan secara spiritual (latihan beribadah dan berdo’a) pada klien 2.

Simpulan: Berdasarkan hasil intervensi keperawatan, masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan pada klien 1 dan klien 2 dapat teratasi.

 

Kata Kunci: Asuhan; Resiko Perilaku Kekerasan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainy, N. A., Sundari, R. I., & Imaniyati, S. (2023). Studi Kasus Intervensi Penerapan Latihan Komunikasi Asertif Untuk Mengontrol Marah Pada Pasien Risiko Perilaku Kekerasan: Case Studies Of Intervention Application Of Assertive Communication Exercise To Control Anger In Patients Risk Violent Behavior. Jurnal Keperawatan Notokusumo, 11(1), 54-65.

Amalia, N., Martina, M., & Alfiandi, R. (2023). Terapi Dzikir Sebagai Asuhan Keperawatan Pasien Risiko Perilaku Kekerasan Di Rumah Sakit Jiwa Aceh: Suatu Studi Kasus. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 7(1).

Amimi, R., Malfasari, E., Febtrina, R., & Maulinda, D. (2020). Analisis tanda dan gejala resiko perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 3(1), 65-74.

Ananda, R. G., & Niriyah, S. (2023). Analisis asuhan keperawatan pada pasien risiko perilaku kekerasan dengan penerapan terapi suportif asertif untuk menurunkan nilai perilaku kekerasan pasien skizofrenia. Jurnal Ners, 7(1), 797-803.

Ariyani, M. (2020). Pemenuhan Kebutuhan Spiritualitas Mempengaruhi kualitas Hidup Pasien Skizofrenia.

Chalik, C., Shinta, S., & Rozi, V. F. (2024). Pengaruh Terapi Assertive Terhadap Perilaku Agresif Pasien Resiko Perilaku Kekerasan di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Bengkulu. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 5(2), 303-310.

Gusdiansyah, E., Keliat, B. A., & Erwina, I. (2020). Psikoedukasi Keluarga Terhadap Kemampuan Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Perilaku Kekerasan Dirumah. Jik Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 106-115.

Istichomah, F. R. (2019). The Effectiveness Of Family Knowledge About Schizophrenia Toward Frequency Of Recurrence Of Schizophrenic Family Members At Poly Mental Grhasia Mental Hospital DI Yogyakarta. Jurnal Kesehatan “Samodra Ilmu, 10(2), 2.

Lalla, N. S. N., & Yunita, W. (2022). Penerapan Terapi Generalis Pada Pasen Skizofrenia Dengan Masalah Keperawatan Halusinasi Pendengaran. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 1(1), 10-19.

Larasaty, L., & Hargiana, G. (2019). Manfaat bercakap-cakap dalam peer support pada klien dengan gangguan sensori persepsi: halusinasi pendengaran. Jurnal Kesehatan, 8(1), 1-8.

Lesmana, N. K., & Delita, S. (2023). Penerapan Terapi Psikoreligius pada Pasien Schizofrenia dengan Masalah Keperawatan Resiko Perilaku Kekerasan. Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka, 11(1), 80-86.

Menajang, I., & Sumilat, V. J. (2024). Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Klien Tn. R. M Dengan Diagnosa Keperawatan Risiko Perilaku Kekerasan (Rpk) Di Ruangan Antareja Rumah Sakit Jiwa Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor (Doctoral Dissertation, Universitas Katolik De La Salle Manado).

Pardede, J. A. (2019). Standar Asuhan Keperawatan Jiwa Dengan Risiko Perilaku Kekerasan. December.

Safitri, N. A., Aiyub, A., & Novitayani, S. (2023). Penerapan Terapi Psikoreligius Pada Risiko Perilaku Kekerasan: Suatu Studi Kasus. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 7(4).

Sari, R. D. (2019). Upaya relaksasi nafas dalam untuk mengontrol marah pada pasien resiko perilaku kekerasan. Diii Keperawatan.

Waluyo, A. (2022). Efektifitas Penerapan Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Skizofrenia Dengan Resiko Perilaku Kekerasan. J. Kesehat. Panca Bhakti Lampung, 10(2), 64.

Widianti, E., Suryani, N. P., Nirmala, N. M., Yulianti, N., Azizah, P. N., & Hendrawati, H. (2022). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Proses Recovery Pada Orang Dengan Skizofrenia: Scoping Review. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(3), 963-982.

Yusuf, A., PK, R. F., & Nihayati, H. E. (2015). Buku ajar keperawatan kesehatan jiwa.

Downloads

Published

2025-08-26