Peningkatan perilaku sosial kesehatan melalui pengetahuan tentang diabetes gestasional pada ibu hamil
DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v6i5.3745
Diabetes gestasional Ibu hamil Pencegahan Perilaku sosial kesehatan
Abstract
Background: Diabetes during pregnancy is a health issue that can increase the risk of complications for both the mother and the fetus. Limited knowledge and suboptimal health behaviors can hinder efforts to prevent diabetes during pregnancy. Therefore, health education is needed to improve pregnant women's understanding and awareness regarding gestational diabetes.
Purpose: To improve the knowledge and health-related social behaviors of pregnant women through community-based health education activities focused on preventing diabetes during pregnancy.
Method: This community service activity was conducted in the Tlogomas neighborhood of Malang City, targeting pregnant women residing in the area. The activity employed educational and health-promotion approaches aimed at increasing knowledge and reinforcing health-related social behaviors among the participants through health counseling on diabetes during pregnancy. Twenty pregnant women participated, actively engaging throughout the entire program. Participant knowledge and understanding were assessed using a one-group pretest-posttest design. Evaluation involved descriptive analysis, calculating mean scores, percentages, and the improvement in participants' knowledge scores. The results are presented in tables and narrative form to illustrate the effectiveness of the educational activity in enhancing pregnant women's knowledge about diabetes and the importance of health behaviors that support diabetes prevention during pregnancy.
Results: The study showed that the mean age of respondents was 33.1 years, with the majority (70.0%) falling within the 30–39 age range. Most respondents (65.0%) had a high school education. There was a proportional improvement in respondents' knowledge levels: the "fair" category decreased from 40.0% to 30.0%, and the "poor" category dropped from 60.0% to 0%, while the "good" category rose to 70.0%. Meanwhile, the mean knowledge score increased from 61.8 points at the pre-test to 86.7 points at the post-test, representing a mean score increase of 24.8 points. Improvements were also observed in respondents' attitudes and awareness regarding the importance of a healthy lifestyle, routine prenatal check-ups, and diabetes prevention during pregnancy.
Conclusion: Health education is effective in increasing knowledge and reinforcing health-related social behaviors among pregnant women regarding diabetes prevention, thereby potentially supporting improved maternal and fetal health.
Suggestion: Follow-up measures such as continuous support and monitoring of behavioral changes among pregnant women are recommended. Additionally, integrating gestational diabetes prevention education into routine antenatal care services is advised to ensure the sustainability of improvements in knowledge and health behaviors.
Keywords: Gestational diabetes; Health-related social behavior; Pregnant women; Prevention
Pendahuluan: Diabetes pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu maupun janin. Rendahnya pengetahuan dan perilaku kesehatan yang kurang optimal dapat menghambat upaya pencegahan diabetes selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu hamil mengenai diabetes gestasional.
Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku sosial kesehatan ibu hamil melalui kegiatan edukasi kesehatan komunitas mengenai pencegahan diabetes di masa kehamilan.
Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di lingkungan Tlogomas, Kota Malang, dengan sasaran ibu hamil yang berdomisili di wilayah tersebut. Kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan promotif dengan sasaran meningkatkan pengetahuan dan memperkuat perilaku sosial kesehatan ibu hamil yang berdomisili di lingkungan Tlogomas melalui penyuluhan kesehatan mengenai diabetes pada masa kehamilan. Kegiatan diikuti oleh 20 ibu hamil yang hadir secara aktif selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung untuk menjadi responden. Pengukuran tingkat pengetahuan dan pemahaman responden dilakukan dengan pendekatan one group pretest and posttest design. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan analisa secara deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata, persentase, serta peningkatan skor pengetahuan responden. Hasil analisis disajikan dalam bentuk tabel dan narasi untuk menggambarkan efektivitas kegiatan edukasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai diabetes dan pentingnya perilaku kesehatan yang mendukung pencegahan diabetes selama kehamilan.
Hasil: Menunjukkan bahwa usia rata-rata responden adalah 33.1 tahun dan mayoritas berada direntang usia 30-39 tahun yaitu sebesar 70.0%. Sebagian besar tingkat pendidikan responden adalah Sekolah Menengah Atas yaitu sebesar 65.0%. Menunjukkan peningkatan secara proporsional tingkat pengetahuan responden dari sebesar 40.0% kategori cukup dan sebesar 60.0% kategori kurang menjadi sebesar 70.0% kategori baik dan sebesar 30.0% kategori cukup. Sedangkan rata-rata skor pengetahuan responden mengalami peningkatan dari 61.8 poin pada saat pretest menjadi 86.7 poin pada posttest dengan selisih peningkatan nilai rata-rata 24.8 poin. Terdapat juga peningkatan sikap dan kesadaran responden mengenai pentingnya pola hidup sehat, pemeriksaan kehamilan rutin, dan pencegahan diabetes selama kehamilan.
Simpulan: Edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan memperkuat perilaku sosial kesehatan ibu hamil terkait pencegahan diabetes, sehingga berpotensi mendukung peningkatan kesehatan ibu dan janin.
Saran: Disarankan adanya tindak lanjut berupa pendampingan berkelanjutan dan monitoring perubahan perilaku ibu hamil, serta integrasi edukasi pencegahan diabetes gestasional dalam layanan antenatal care secara rutin untuk memastikan keberlanjutan peningkatan pengetahuan dan perilaku kesehatan.
Downloads
References
Abo, M. T. E. P., Sirait, R. W., & Sinaga, M. (2025). Faktor yang memengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Lengkosambi tahun 2024. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(2), 430-442.
Afrianty, Y., Hastuty, D., Aulia, D., & Baso, A. S. R. (2025). Peningkatan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi nutrisi seimbang untuk kesehatan ibu dan janin. Mega Buana Journal of Innovation and Community Service, 4(2), 35-43.
Anggraini, N., & Haiti, M. (2024). Deteksi dini diabetes mellitus gestasional. Jurnal kesehatan dan pembangunan, 14(1), 88-93.
As, E., Putri, I., Fithriany, F., & Fazdria, F. (2025). Pengaruh edukasi pencegahan dan penanganan diabetes gestasional terhadap pengetahuan ibu hamil. Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 5(2), 56-64.
Astuti, A. T., Armini, L. N., Sekarini, N. N. A. D., & Pratiwi, P. I. (2021). Edukasi dan pelatihan deteksi dini diabetes mellitus pada kelompok ibu PKK sebagai upaya pencegahan kehamilan risiko tinggi di Desa Bakti Seraga. Proceeding Senadimas Undiksha.
Astuti, Y. (2018). Determinan perilaku kesehatan ibu pada masa kehamilan: Kasus Kota Medan. Jurnal Kependudukan Indonesia, 13(1), 39-54.
Bati, M. L., & Rahmat, A. S. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional di RS Sentra Medika Cikarang. Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences, 1(2), 184-192.
Fatmarizka, T., Putri, A., Jannah, N. I., Shafana, K. N., Kirana, N. F., Yunardi, D. P., & Pristianto, A. (2023). Edukasi aktifitas fisik pada ibu hamil di kecamatan gonila dengan media power point. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 17-23.
Hajar, N., Putri, J. A. H., Handaria, D., Pandanwangi, Y. E., & Farabi, A. (2023, November). Analisis faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Kota Semarang. In Prosiding Seminar Nasional Unimus (Vol. 6).
Harahap, N. H., Harahap, I., Siregar, R., Nasution, N. A., Almadany, U. H., & Dongoran, R. F. (2025). Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang diabetes gestasional di Puskesmas Sipiongot Tahun 2024. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 10(1).
Harahap, S. A., Harahap, R. S., & Salsabilla, N. (2026). Diabetes melitus dalam kehamilan: diagnosis, penatalaksanaan, dan dampaknya terhadap ibu dan janin. Jurnal Pandu Husada, 7(1), 85-93.
Hardaniyati, H., Ariendha, D. S. R., & Ulya, Y. (2021). Kepatuhan kunjungan antenatal care terhadap sikap dalam deteksi dini komplikasi kehamilan pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 9(2), 100-105.
Hasnah, H., Gani, N. F., & Rahmi, A. N. (2025). Supporting pregnant women through telenursing to improve spiritual literacy during pregnancy: Pendampingan ibu hamil melalui telenursing dalam meningkatkan spiritual literacy selama kehamilan. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 5(2), 1-10.
Nusasenjaya, R., Raksanagara, A. S., Santi, T., Melati, R., Purwoko, R. Y., & Ridwansyah, R. (2025). Validity and reliability test of the office syndrome screening questionnaire. Journal La Medihealtico, 6(1), 119-124.
Putri, W. A. K., Chrisjayanti, R. N., Mukti, A. O., Betari, F. D., Mulyana, A., Nuruzzati, L., & Handini, R. S. (2021). Efektivitas ceramah interaktif dua arah terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil dan pendamping ibu hamil tentang pemberian ASI eksklusif. Jurnal Gizi Dan Kuliner, 2(2), 23-31.
Rosiyana, N. M., Tumani, Y. K., Lestari, S., & Anggraeny, N. L. A. (2025). Peningkatan pengetahuan dan kesadaran kesehatan melalui kelas ibu hamil di Desa Rejeki Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Jurnal Pengabdian Meambo, 4(1), 103-109.
Saifullah, Y. Y., Fujiko, M., Pramono, S. D., Lestari, I., & Hamsah, M. (2022). Literature review: Hubungan diabetes mellitus gestasional dengan kelahiran prematur. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 2(2), 122-137.
Sari, I., Anggrayani, M., & Fradela, F. A. (2025). Pentingnya antenatal care ibu hamil sebagai upaya pencegahan komplikasi kehamilan dan kejadian stunting pada bayi. Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE), 7(1), 50-54.
Sari, W. I. P. E., Kurniyati, K., Yusniarita, Y., & Mardalena, I. (2024). Perubahan psikofisiologis pada ibu hamil trimester III: Penelitian deskriptif. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 11(2), 135-152.
Sugiyarningsih, S., Leonita, E., Harnani, Y., Dewi, O., & Herniwanti, H. (2026). Peningkatan perilaku ibu hamil melalui strategi promosi kesehatan pada program ANC di Puskesmas Meral Kabupaten Karimun. Jurnal Medika: Medika, 1859-1868.
Susanti, N., Sembiring, F. A., & Aisyah, S. (2025). Peningkatan pengetahuan ibu hamil melalui pelatihan deteksi dini tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Gang Buntu, Medan Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan, 7(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL of Public Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








