Laporan kasus pada pasien chronic kidney disease (ckd) stage 5 on hd dengan ansietas

DOI: https://doi.org/10.56922/nmi.v3i3.3841

Authors

  • Riskayani Halisra Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Sigit Harun Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Ansietas CKD Stage 5 Teknik Napas Dalam Psikoedukasi Psychoeducation Deep Breathing Technique Anxiety

Abstract

Background: Kidney failure is a condition of gradual and progressive decline in kidney function over a long period of time. Based on the 2018 Basic Health Research (Riskesdas), the prevalence of chronic kidney disease in Indonesia was 0.38%, or approximately 3.8 per 1,000 population. Of these, approximately 60% of patients with kidney failure require dialysis therapy. CKD can limit daily activities and pose a risk of psychological disorders, such as anxiety, especially in individuals who have difficulty adapting to their condition. Anxiety can reduce quality of life, increase the risk of complications, and reduce the success of therapy.

Purpose: To determine the effectiveness of providing psychoeducational interventions for patients with stage 5 CKD in the Raudhah Ward of PKU Muhammadiyah Hospital, Yogyakarta.

Methods: This study used a case study design through the provision of nursing care. The sample in this study were patients with stage 5 Chronic Kidney Disease (CKD) with nursing problems related to anxiety in the Raudhah Ward of PKU Muhammadiyah Hospital, Yogyakarta. Data were collected based on observations and interviews conducted over a one-day period on February 4, 2026. The instrument used was a palliative care assessment questionnaire from Aisyiyah University Yogyakarta, including the Edmonton Symptom Assessment System (ESAS).

Results: After psychoeducation and deep breathing techniques, the patient felt calmer and more relaxed, and felt supported by the presence of her family.

Conclusion: Psychoeducation and deep breathing interventions for 1 × 8 hours were effective in reducing anxiety in patients with CKD stage 5 undergoing initial hemodialysis therapy.

 

Keywords: Anxiety; CKD Stage 5; Deep Breathing Technique; Psychoeducation.

 

Pendahuluan: Gagal ginjal merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara bertahap dan progresif dalam jangka waktu lama. Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2018, prevalensi penyakit ginjal kronis di Indonesia sebanyak 0.38% atau sekitar 3.8 per 1,000 penduduk. Dari jumlah tersebut, sekitar 60% penderita gagal ginjal memerlukan terapi dialisis. CKD dapat membatasi aktivitas sehari-hari serta berisiko menimbulkan gangguan psikologis, seperti ansietas, terutama pada individu yang sulit beradaptasi dengan kondisinya. Ansietas dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan risiko komplikasi, dan mengurangi keberhasilan terapi.

Tujuan: Mengetahui efektivitas pemberian intervensi psikoedukasi pada pasien CKD stage 5 di Bangsal Raudhah RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus melalui pemberian asuhan keperawatan. Sampel pada penelitian ini yaitu pasien Chronic Kidney Disease (CKD) stage 5 dengan masalah keperawatan ansietas di Bangsal Raudhah RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Data dikumpulkan berdasarkan hasil observasi, wawancara yang dilakukan selama satu hari yaitu pada tanggal 04 Februari 2026. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengkajian keperawatan paliatif dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, seperti kuisioner Edmonton Symptom Assessment System (ESAS).

Hasil: Setelah diberikan psikoedukasi dan teknik napas dalam, didapatkan hasil bahwa pasien merasa lebih tenang, rileks, dan pasien merasa didukung dengan adanya kehadiran keluarga.

Simpulan: Intervensi psikoedukasi dan teknik napas dalam selama 1 × 8 jam efektif dalam mengurangi ansietas pada pasien CKD stage 5 yang menjalani awal terapi hemodialisis.

 

Kata Kunci : Ansietas; CKD Stage 5; Psikoedukasi; Teknik Napas Dalam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anugerah, S., & Wardaningsih, S. (2025). Psikoedukasi dan konseling mandiri sebagai strategi penurunan ansietas remaja young caregiver. Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses Kajian Keperawatan), 4(1), 19-24.

Ibrahim, Y., Firmawati, F., Biahimo, N. U. I., & Abas, J. (2024). Pengaruh Terapi Distraksi Murotal Al-Quran Terhadap Penurunan Tingkat Ansietas pada Pasien CKD yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Toto Kabila. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 1(4), 152-168.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1634/2023 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Ginjal Kronik. Diakses dari: https://kemkes.go.id/id/pnpk-2023---tata-laksana-penyakit-ginjal-kronik?utm_source.

Lanktree, M. B., Collister, D., Pigyere, M., Mazzetti, A., Paré, G., & Walsh, M. (2024). Proteome-wide changes in blood biomarkers during hemodialysis. Kidney international reports, 9(1), 177-181.

Minanga, A. N., Larira, D. M., & Datu, R. J. (2025). Pelatihan Psycho-Educational Programme (PEP) dalam upaya mengurangi ansietas pada pasien penyakit kronik di Puskesmas Airmadidi dan Kombos. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(1), 474–480.

Moser, M., Jeitziner, M. M., & Spichiger, E. (2018). Anxiety during the chronic critical illness in the intensive care unit-an interpretive phenomenological study. Pflege, 31(6), 311-318.

Noorrakhman, Y., & Pratikto, H. (2022). Relaksasi nafas dalam (deep breathing) untuk menurunkan kecemasan pada lansia. INNER: Journal of Psychological Research, 1(4), 215-222.

Novieastari, E., Gunawijaya, J., & Indracahyani, A. (2018). Pelatihan asuhan keperawatan peka budaya efektif meningkatkan kompetensi kultural perawat. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21(1), 27-33.

Nugroho, E. G. Z., Aji aLI, E. D., & Abdurrahman, A. (2021). Hubungan Ansietas terhadap Kualitas Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang Menjalani Hemodialisis: Studi Literatur. NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah, 14(2), 163-169.

Pinilih, S. S., Daulima, N. H. C., & Hargiana, G. (2025). Penerapan Terapi Suportif Dan Psikoedukasi Keluarga Terhadap Ansietas Klien Hipertensi Menggunakan Pendekatan Keperawatan Transkultural. Borobudur Nursing Review, 5(1), 44-50.

Ridho, M., Mariana, E. R., & Mahdalena, M. (2022). Perbedaan Teknik Relaksasi Otot Progresif dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Hemodialisa: Literature Review. JKM: Jurnal Keperawatan Merdeka, 2(2), 182-190.

Santoso, D. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Fatigue Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di Rsud Dr. Soedirman Kebumen. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan.

Setiyaningrum, I. P., & Alfian, T. (2023). Pengaruh Psikoedukasi Keluarga Terhadap Pengetahuan dan Ansietas Keluarga dalam Merawat Anggota Keluarga yang Mengalami Tuberkulose. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(4), 1105-1114.

Suntoro, S., Hasibuan, S. Y., Florensa, M. A., Dewi, I., Indah, E., Heman, H., Zega, W., Olang, J., & Paula, V. (2025). Penanganan ansietas pada penyakit kronik di rumah apung. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 8, 177–182.

Tandi Manu, T., Zaena Safitri, T., Urip, U., Pauzi, I., & Khusuma, A. (2025). Hubungan kadar kreatinin dengan hemoglobin pada pasien gagal ginjal kronik sebagai rujukan terapi erythropoietin (EPO). Indonesian Health Issue, 4(2), 144–151.

Tiwouw, I. P., Robert, O., Umboh, H., & Awaludin, M. (2024). Gangguan cemas pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis: literatur review. J Kedokt Kom Tropik, 12(1), 525-530.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar diagnosis keperawatan Indonesia: Definisi dan indikator diagnostik. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar intervensi keperawatan Indonesia: Definisi dan tindakan keperawatan. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2018). Standar luaran keperawatan Indonesia: Definisi dan kriteria hasil keperawatan. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Viona, V., Sulistiawan, A., & Sari, P. I. (2025). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RSUD Raden Mattaher Jambi. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 9(1), 86-100.

Wulandari, R. A., Asmaningrum, N., & Ardiana, A. (2022). Transcultural communication strategies in nursing with multicultural clients in hospital settings: a systematic literature review. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 8(2), 91-106.

Yunia, E. A., Saragih, J., Damanik, D. W., & Dewi, R. S. (2023). Anxiety in patients treated with hemodialysis. Jurnal Prima Medika Sains, 5(2), 182-186.

Downloads

Published

2026-08-25