Multiple case study manajemen nyeri secara farmakologi pada pasien pasca operasi dengan spinal anestesi di ruang pemulihan rumah sakit

DOI: https://doi.org/10.56922/nmi.v3i1.3374

Authors

  • Syarifuddin Universitas Harapan Bangsa
  • Martyarini Budi Universitas Harapan Bangsa
  • Danang Tri Yudono Universitas Harapan Bangsa

Manajemen Nyeri Farmakologi Nyeri Pasca Operasi Recovery Room Spinal Anestesi

Abstract

Background: Postoperative pain is a common problem experienced by patients after surgery and can lead to delayed recovery and an increased risk of complications. Adequate pain management is crucial for enhancing patient comfort and the success of perioperative care.

Purpose: To determine the profile of pharmacological pain management in postoperative patients who underwent spinal anesthesia in the recovery room at Dr. Tadjuddin Chalid Central Hospital, Makassar.

Method: Qualitative descriptive approach with a multiple case study design. The participants consisted of 4 patients selected through purposive sampling. Data were collected through observation, pain assessment using the Numeric Rating Scale (NRS), and documentation of analgesic administration.

Results: Most patients experienced initial pain with a score of ≥7. After pharmacological therapy was administered, pain decreased in all participants. The combination of ketorolac and paracetamol reduced pain from a score of 7 to 3, fentanyl reduced it from 7 to 4, and metamizole reduced it from 7 to 3. Meanwhile, patients receiving epidural analgesia exhibited minimal pain from the outset (0–1).

Conclusion: Pharmacological pain management is effective in reducing pain intensity in postoperative patients who underwent spinal anesthesia.

 

Keywords: Pharmacological Pain Management; Postoperative Pain; Recovery Room; Spinal Anesthesia.

 

Pendahuluan: Nyeri pasca operasi merupakan masalah umum yang dialami pasien setelah tindakan pembedahan dan dapat berdampak pada keterlambatan pemulihan serta peningkatan risiko komplikasi. Manajemen nyeri yang adekuat sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keberhasilan perawatan perioperatif.

Tujuan: Untuk mengetahui gambaran manajemen nyeri secara farmakologi pada pasien pasca operasi dengan spinal anestesi di ruang pemulihan Rumah Sakit

Metode: Penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan multiple case study. Partisipan berjumlah 4 pasien yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, pengkajian nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), serta dokumentasi pemberian analgetik.

Hasil: Sebagian besar pasien mengalami nyeri awal dengan skala ≥7. Setelah diberikan terapi farmakologi, terjadi penurunan nyeri pada seluruh partisipan. Kombinasi ketorolac dan paracetamol menurunkan nyeri dari skala 7 menjadi 3, fentanyl menurunkan dari 7 menjadi 4, dan metamizole menurunkan dari 7 menjadi 3. Sementara itu, pasien dengan analgesia epidural menunjukkan nyeri minimal sejak awal (0–1).

Simpulan: Manajemen nyeri secara farmakologi efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi dengan spinal anestesi.

 

Kata Kunci: Manajemen Nyeri Farmakologi; Nyeri Pasca Operasi; Recovery Room; Spinal Anestesi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, R., Koeryaman, M. T., & DA, I. A. (2020). Gambaran tingkat cemas, mobilisasi, dan nyeri pada ibu post operasi sectio sesarea di RSUD dr. Slamet Garut. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 20(2), 223-234.

Bachtiar, S. M. (2022). Penurunan Intensitas Nyeri Pasien Kanker Payudara dengan Teknik Guided Imagery. Jakarta: Penerbit NEM.

Hidayatullah, A., & Noviardi, N. (2025). Tatalaksana Nyeri Paska Operasi Seksio Saesarea. UMI Medical Journal, 10(1), 36-46.

Kintu, A., Abdulla, S., Lubikire, A., Nabukenya, M. T., Igaga, E., Bulamba, F., & Olufolabi, A. J. (2019). Postoperative pain after cesarean section: assessment and management in a tertiary hospital in a low-income country. BMC health services research, 19(1), 68.

Lubis, K. A., & Sitepu, J. F. (2021). Angka Kejadian Nyeri Pasca Operasi Kebidanan Di Rumah Sakit Umum Delima Medan Sumatera Utara Tahun 2020. Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis, 10(2), 110-115.

Munsaka, E. F., Van Dyk, D., & Parker, R. (2021). A retrospective audit of pain assessment and management post-caesarean section at New Somerset Hospital in Cape Town, South Africa. South African Family Practice, 63(1), 5320.

Putra, A. D. A. (2020). Gambaran tingkat nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi. Institusi Teknologi Dan Kesehatan Bali, 1-40.

Rahmawati, A. L. D., & Lekatompessy, R. (2023). Asuhan Keperawatan Pada Ibu Primipara Dengan Gangguan Reproduksi dan Nyeri Pasca Operasi di Rumah Sakit Wilayah Jakarta. Journal of Pubnursing Sciences, 1(01), 20-24.

Irianta, K., Asmara, Y. R. Y., Ndraha, S., & Pradyanthi, I. G. A. C. (2022). The Description of Post Sectio Caesaerae Patients Pain Intensity in Tarakan Hospital Jakarta. Jurnal MedScientiae, 1(1).

Downloads

Published

2026-06-06