Analisis dampak rangkap tugas terhadap produktivitas kerja karyawan di rumah sakit ortopedi
DOI: https://doi.org/10.56922/nmi.v3i2.3173
Hospital Multiple Roles Work Productivity Workload. Beban Kerja Produktivitas Kerja Rumah Sakit Rangkap Tugas
Abstract
Background: Multiple-role assignments refer to a condition in which an employee performs two or more responsibilities simultaneously within an organization. One of the main challenges arising from this condition is the inability to complete work programs according to expected quality standards and timelines, which may reduce employee work productivity.
Purpose: To analyze the impact of multiple-role assignments on employee work productivity.
Methods: This study employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were analyzed using thematic analysis. The study involved eight informants who served as members of the Nursing Committee while simultaneously performing duties in patient care units. Data were collected through in-depth interviews.
Results: The informants performed multiple roles as staff nurses in inpatient care units while also serving as Nursing Committee administrators. The findings showed that multiple-role assignments had both positive and negative impacts on employee work productivity. The positive impacts included increased work experience, enhanced skills, and a broader understanding of the hospital work system. However, the negative impacts included excessive workload, limited time, fatigue, and delays in completing certain tasks, which may reduce work productivity.
Conclusion: Multiple-role assignments have both positive and negative impacts on employee work productivity. Therefore, effective workload management and time management are required to maintain optimal work productivity.
Keywords: Hospital; Multiple Roles; Work Productivity; Workload.
Pendahuluan: Rangkap tugas merupakan kondisi ketika seorang karyawan menjalankan dua atau lebih tanggung jawab secara bersamaan dalam suatu organisasi. Salah satu masalah utama yang muncul adalah ketidaktepatan dalam penyelesaian tugas seperti tidak tercapainya beberapa program kerja, baik dari segi kualitas maupun ketepatan waktu, hal ini berisiko menurunkan produktivitas kerja.
Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis dampak rangkap tugas terhadap produktivitas kerja karyawan.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pada analisis data menggunakan analisis tematik. Penelitian ini melibatkan informan yang merupakan pengurus Komite Keperawatan yang secara bersamaan juga menjalankan tugas di unit pelayanan/ruang perawatan yang berjumlah 8 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam.
Hasil: Informan menjalankan rangkap tugas sebagai perawat di ruang perawatan sekaligus pengurus Komite Keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkap tugas memberikan dampak positif dan negatif terhadap produktivitas kerja karyawan. Dampak positif meliputi peningkatan pengalaman kerja, pengembangan keterampilan, serta pemahaman yang lebih luas terhadap sistem kerja rumah sakit. Namun demikian, dampak negatif yang muncul meliputi beban kerja berlebih, keterbatasan waktu, kelelahan, serta keterlambatan dalam penyelesaian tugas tertentu yang berpotensi menurunkan produktivitas kerja.
Simpulan: Rangkap tugas memberikan dampak positif maupun negatif terhadap produktivitas kerja karyawan. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan beban kerja dan manajemen waktu yang efektif untuk mempertahankan produktivitas kerja secara optimal.
Kata Kunci: Beban Kerja; Produktivitas Kerja; Rumah Sakit; Rangkap Tugas
Downloads
References
Aisyah, N., & Kumalaningrum, M. P. (2025). Pengaruh work life balance dan beban kerja terhadap kinerja perawat dengan stres kerja sebagai variabel intervening (studi kasus di fasilitas kesehatan kecamatan bungku tengah, kabupaten morowali, sulawesi tengah). Kajian Ekonomi dan Bisnis, 20(2), 167-179.
Aprini, N. (2024). Pengaruh standar operasional prosedur, beban kerja, perilaku pegawai, dan wewenang terhadap disiplin kerja pegawai Puskesmas Muara Enim. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi, 3(3), 755-770.
Candana, D. M., & Ali, H. (2024). Model kinerja dan produktivitas kerja karyawan. CV. Gita Lentera.
Cesilia, R., & Kosasih, K. (2024). Pengaruh beban kerja dan kelelahan kerja terhadap kinerja perawat. Jurnal Sosial Teknologi, 4(10), 909-922.
Fauzi, A.,Akbar, F.M, Cahyaningtyas, F.,Saputra, L.A, & Ningrum, M.A (2023). Pengaruh motivasi, kepuasan kerja, dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Jurnal Ilmu Multidisplin, 1(4), 1007-1012.
Habibi, A. (2022). Analisis double job terhadap jenjang karir karyawan pada PT Bumi Gresik Sukses. Yume: journal of management, 5(3), 429-432.
Herdianti, H., Maryana, T., & Supriatna, S. (2019). Hubungan Beban Kerja dan Peran Ganda dengan Kelelahan Kerja Pengrajin Batik. Jurnal Endurance, 4(3), 563-569.
Irawan, N. (2024). Eksploitasi tenaga kerja: Dinamika dan perlindungan hukum rangkap jabatan dalam konteks perusahaan group. Deepublish Digital.
Israyana, I., Narmi, N., Herman, H., & Waode, J. (2025). Pengaruh Reward Terhadap Motivasi Kerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baubau. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 11237-11244.
Ningsih, E. D., & Efkelin, M. R. (2022). Manajemen Sumber Daya Manusia Kesehatan. Penerbit Tahta Media Group.
Nurjannah, W., Muchtar, F., & Prianti, I. (2023). Perawat di Ruang IGD dan ICU BLUD RS Benyamin Guluh. 2(September), 62–71.
Prabowo, F. P. R., & Mulyono, P. (2024). Manajemen Penggunaan Teknologi untuk Mengukur Kepuasan Kerja Perawat. Jurnal Kesehatan Amanah, 8(2), 243-257.
Putri, P. A. (2024). Pengaruh Motivasi Kerja Berbasis Teori Erg Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Perawat. Jurnal Kewirausahaan dan Inovasi, 3(4), 1186-1194.
Rahmansyah, G. O., & Cahyadi, N. (2024). Analisis Double Job Dan Disiplin Kerja Terhadap Output Produktivitas Karyawan PT. Bumi Lingga Pertiwi. Jurnal Bisnisman: Riset Bisnis Dan Manajemen, 5(3), 1-7.
Saadi, M. T., Sulaiman, B., Sjahrial, F., Fauziah, H., Wulandari, M., & Kurniawan, N. A. (2025). Peran komite keperawatan terhadap kualitas pelayanan keperawatan: Studi kasus kualitatif. Jurnal Kesehatan Republik Indonesia, 2(5), 155–164.
Septian, E. (2023). Analisis Produktivitas Kerja Pegawai Dalam Meningkatkan Pelayanan Prima di Bagian Sumber Daya Manusia Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 10(2), 655-662.
Siahaya, S. L. (2019). Pengaruh Konflik Peran Ganda dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja (Studi Kasus Pada Kelompok Perempuan Penjual Rujak di Kabupaten Maluku Tengah). Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi), 8(1), 143-149.
Sihombing, Y. A., Lala, N. S. N., & Kamaruddin, M. I. (2023). Peran Komite Keperawatan Terhadap Kualitas Pelayanan Keperawatan. Journal Edukasi Ilmiah Kesehatan, 1(2), 49–54.
Sudirman, N. S., Risnawati, A. N., Herlina Yusuf, N. Q., & Sei Rahayu, W. B. (2024). Manajemen Rumah Sakit. empublisher.
Wulandari, M., Novriyanti, T., Purwadhi, P., & Widjaja, Y. R. (2025). Implementasi strategi transformasi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit: Studi kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 1415-1427.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nursing Management Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








