Analisis faktor internal yang berhubungan dengan persepsi pasien tentang pelayanan balai pengobatan
DOI: https://doi.org/10.56922/nmi.v1i1.137
Faktor Internal Persepsi Pelayanan
Abstract
Latar Belakang: Pemerintah telah bertekad untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar yang maksimal kepada masyarakat dengan menetapkan standar teknis pemenuhan mutu pelayanan sesuai standar pelayanan minimal di bidang kesehatan. Puskesmas sebagai institusi di bidang kesehatan diharapkan dapat meningkatkan dan memajukan kesehatan masyarakat.
Tujuan: Untuk mengetahui faktor internal yang mempengaruhi persepsi pasien terhadap pusat pelayanan kesehatan Puskesmas Baru Kabupaten Way Kanan Tahun 2021.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan yang berkunjung ke puskesmas sebanyak 821 responden. Jumlah sampel yang dihitung berdasarkan ukuran sampel diperoleh sebanyak 246 sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat (chi kuadrat), dan multivariat (regresi logistik berganda).
Hasil: Persepsi pasien terhadap layanan lebih positif (57,7%). Hasil analisis chi-square membuktikan adanya hubungan antara pengetahuan (pv=<0,001; OR=2,8), harapan (pv=0,001 OR=2,4), kebutuhan (pv=<0,001 OR=2,7), (pv=0,012 OR=2,0), emosi (pv=0,005 OR=2,1), dan budaya (pv=0,001 OR=2,4) dengan persepsi pasien terhadap Puskesmas Baru Medical Center Kabupaten Way Kanan tahun 2021. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan persepsi pasien adalah kebutuhan (pv=0,001; OR=2,5).
Kesimpulan: Ada hubungan antara harapan dan persepsi pasien, ada hubungan antara harapan dan persepsi pasien, ada hubungan antara motivasi dan persepsi pasien, ada hubungan antara emosi dan persepsi pasien, dan ada hubungan budaya dengan persepsi pasien.
Kata Kunci: Faktor Internal ; Persepsi ; Pelayanan .
Pendahuluan: Pemerintah bertekad memberikan pelayanan kesehatan dasar secara maksimal kepada masyarakat dengan menetapkan standar teknis menjamin mutu pelayanan sesuai dengan standar minimal pelayanan di bidang kesehatan. Puskesmas sebagai lembaga dalam bidang kesehatan diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan kesehatan masyarakat.
Tujuan : untuk mengetahui faktor internal yang mempengaruhi persepsi pasien tentang pelayanan balai pengobatan Puskesmas Negeri Baru Kabupaten Way Kanan tahun 2021
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan yang berkunjung ke Puskesmas yaitu sebanyak 821 responden. Jumlah sampel dihitung dengan ukuran sampel diperoleh sebanyak 246 sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat ( chi square ) dan multivariat (regresi logistik berganda)
Hasil: persepsi pasien terhadap pelayanan lebih positif (57,7%). Hasil analisis chisquare membuktikan ada hubungan pengetahuan ( pv =<0,001; OR=2.8), harapan ( pv =0.001 OR=2.4), kebutuhan ( pv =<0.001 OR=2.7), ( pv =0.012 OR=2.0), emosi ( pv =0.005 OR=2.1) dan budaya ( pv =0.001 OR=2.4) dengan persepsi pasien Balai Pengobatan Puskesmas Negeri Baru Kabupaten Way Kanan Tahun 2021. Adapun faktor yang paling dominan berhubungan dengan persepsi pasien adalah kebutuhan ( pv =0.001; OR=2.5).
Simpulan: Ada hubungan harapan dengan persepsi pasien, Ada hubungan harapan dengan persepsi pasien, Ada hubungan motivasi dengan persepsi pasien, Ada hubungan emosi dengan persepsi pasien, Ada hubungan budaya dengan persepsi pasien
Kata Kunci: Faktor Internal; Persepsi; Pelayanan.
Downloads
References
Agus, R. (2015). Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan, Nuha Medika, Yogyakarta
Ahmadi, A. (2009). Psikologi Umum, edisi revisi 2009.
Arikunto, S. 2016. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek.Rineka Cipta. Jakarta.
Azwar. 2017. Sikap manusia dan pengukurannya. Pustaka Pelajar, Jakarta.
Dewi, M. L. P., Listyowati, R., & Karmaya, N. M. (2020). External and Internal Customer Perceptions on Quality of Health Services at the Dental and Oral Hospital of Mahasaraswati University Denpasar. WMJ (Warmadewa Medical Journal), 5(2), 48-59.
Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan, 2019. Profil Kesehatan Tahun 2019. Dinkes Kabupaten Way Kanan
Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan. 2020. Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Kabupaten Way Kanan.
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, 2019. Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2019. Pemerintah Provinsi Lampung Dinas Kesehatan; Bandar Lampung.
Gilorkar, (2020). Organisational Behaviour Perception. https://www.economics discussion.net/organisation/organisational-behaviour-perception/31606
Hanifah, L., Suryoputro, A., & Arso, S. P. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Persepsi Terhadap Kualitas Layanan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Via SMS Gateway di RSUD Tugurejo Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 6(5), 104-116.
Hastono, S. P. (2017). Analisis Data. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Jakarta
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, (2018). Sistem Informasi Kesehatan II; Statistik Pelayanan Kesehatan. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Kesehatan
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, (2019). Data Dasar Puskesmas Provinsi Lampung; Kondisi 31 Desember 2018. Kementerian Kesehatan, Jakarta
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, (2019). Gambaran IPKM terhadap Indeks Kapasitas Fiskal dan Kemiskinan Penduduk Menurut Provinsi di Indonesia Tahun 2018. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, Jakarta
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Kemenkes RI, Jakarta
Köberich, S., Feuchtinger, J., & Farin, E. (2016). Factors influencing hospitalized patients’ perception of individualized nursing care: a cross-sectional study. BMC nursing, 15(1), 1-11.
Koentjoro, T. (2011). Regulasi Kesehatan Di Indonesia (edisi Revisi). Yogyakarta: CV andi offset.
Muninjaya, A. G. (2015). Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Edisi 2. Jakarta: EGC
Notoatmodjo, S. (2015). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Biomass Chem Eng.
Nursalam, D. (2014). Manajemen Keperawatan" Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional.
Ogbuoji, O. R. (2018). Factors Affecting Patient Perceptions of Quality and Health-Seeking Behavior (Doctoral dissertation).
Panungkunan, D. M. (2014). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Persepsi Perawat Terhadap Komunikasi Terapeutik Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit X Tahun 2013. Jurnal Inohim Volume 2 Nomor 1, Juni 2014.
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43. (2019) Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Kemenkes RI; Jakarta
Priyoto. (2014). Promosi Kesehatan dan Ilmu Prilaku. Rineka Cipta. Jakarta.
Puskesmas Negeri Baru. (2020). Profil Puskesmas.
Rakhmat. (2012). Psikologi Komunikasi, Edisi Revisi. PT Remaja Rosda Karya, Bandung
Robbins., & Stephen. (2015). Perilaku Organisasi 7. Jilid 2. PT Indeks. Gramedia
Singh, R., Goel, G., Ghosh, P., & Sinha, S. (2021). Mergers in Indian public sector banks: can human resource practices ensure effective implementation of change. Management Decision.
Siswanto, S. (2018). Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Kualitas Pegawai Terhadap Kinerja Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Intervening (Doctoral dissertation, UMK).
Slameto, B., & yang Mempengaruhinya, F. F. (2010). Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Sondakh, J. J., & Pipitcahyani, T. I. (2019). Mutu Pelayanan Kesehatan dan Kebidanan.
Thoha, M. (2010). Perilaku organisasi: konsep dasar dan aplikasinya.
Winardi. (2014). Manajemen Perilaku Organisasi. Kencana Prenada Media Group. Jogjakarta
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 THE JOURNAL OF Nursing Management Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








