Edukasi kekerasan seksual dengan media video pada remaja
DOI: https://doi.org/10.56922/nmi.v2i2.1292
Education Knowledge Sexual violence Video
Abstract
Background: Sexual violence remains a serious problem in educational settings, including secondary schools. According to data from the 2022 Symfoni PPA (PPA Children's Empowerment and Child Protection) report, there were 4,908 cases of sexual violence against children in Indonesia, with 362 cases occurring in Lampung Province. Preventing sexual violence requires effective and accessible educational efforts for adolescents. Purpose: To determine the effectiveness of sexual violence education using video media on improving students' knowledge.
Method: A one-group pretest-posttest study with a randomly selected sample of 84 students. The research instrument was a knowledge questionnaire, measured before and after the intervention. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Rank Test.
Results: The study showed an increase in the average knowledge score from 97.26 before the intervention to 99.93 after the intervention, with a p-value of 0.001 (p<0.05), indicating a significant difference.
Conclusion: Educational videos are considered effective in improving students' knowledge regarding sexual violence prevention. Routine use of video media in schools is a strategy for promoting reproductive health and preventing sexual violence against adolescents
Keywords: Education; Knowledge; Sexual Violence; Video.
Pendahuluan: Kekerasan seksual masih menjadi salah satu masalah serius di lingkungan pendidikan, termasuk di sekolah menengah. Berdasarkan data Simfoni PPA tahun 2022, tercatat sebanyak 4.908 kasus kekerasan seksual pada anak di Indonesia, dengan 362 kasus terjadi di Provinsi Lampung. Pencegahan kekerasan seksual memerlukan upaya edukasi yang efektif dan mudah dipahami oleh remaja.
Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas edukasi kekerasan seksual dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan siswa.
Metode: Penelitian desain one group pretest-posttest dengan sampel 84 siswa yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan yang diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil: Penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 97,26 sebelum intervensi menjadi 99.93 setelah intervensi, dengan p-value 0,001 (p<0,05) yang menunjukkan perbedaan signifikan.
Simpulan: Video edukasi dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan kekerasan seksual. Penggunaan media video dilakukan secara rutin di sekolah sebagai strategi promosi kesehatan reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual pada remaja.
Kata kunci: Edukasi; Kekerasan Seksual; Pengetahuan; Video.
Downloads
References
Kurniati, A., Oktaviani, U. D., Stkip, W., & Khatulistiwa, P. (2024). Upaya Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan Melalui Sosialisasi Pada Anak Sekolah Dasar. JPPM : Jurnal Pelayanan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1).
Suhadianto, S., & Ananta, A. (2023). Pencegahan Kekerasan Seksual pada Remaja di Sekolah Menengah Pertama melalui Pemberian Psikoedukasi. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 4(1), 177–186. https://doi.org/10.37680/amalee.v4i1.2056
Ningrum., D. Sari. , I. marieska,. D. Anggraini. , D. (2021). Gambaran Kejadian Pelecehan Seksual pada Remaja Putri di Lingkungan Sekolah. Indonesian Journal of Nursing Science and Practice, 5.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2022). Data kasus kekerasan terhadap anak tahun 2022 berdasarkan Simfoni PPA. https://www.kemenpppa.go.id/
Emma, S., Jatmika, D., & Kes, M. (2019). PENGEMBANGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN. Penerbit K-Media.
Ayu Purnami, L., Agustina Puspa Ningrum, K., Triguno, Y., & Tinggi Ilmu Kesehatan, S. (2023). Pemberian Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Animasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Tentang Seks Bebas. Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng, 5, 130–135. https://doi.org/10.52073/midwinerslion.v7i2.263
Nur Azizah, R., Ayu Andera, N., Studi DIII Kebidanan, P., Ganesha Husada Kediri, Stik., & Studi, P. S. (2014). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Melalui Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi di SMPN Kediri. Elisabeth Health Journal, 9, 188–193. https://doi.org/10.52317/ehj.v9i2.663
Komang Ayu Sudiartini, N., Komang Lindayani, I., Wayan Suarniti, N., Kebidanan Polteknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, J., Kunci, K., Seksual, K., & Putri, R. (2022). Description Of Young Woman’s Knowledge Of Sexual Violence In Harapan Nusantara Junior High School Denpasar. Jurnal Midwifery Update (MU), 4(2).
Fitranto, E., Novita Deniati, E., & Yunus, M. (2023). Pemberian Edukasi Seksual Melalui Video Edukatif untuk Pengetahuan Kekerasan Seksual Kepada Remaja. Sport Science and Health, 6(5), 519–533. https://doi.org/10.17977/um062v6i52024p519-533
Intan Fadilah Nasution, Ferdy Muzzamil, Salwa Azzharah, & Aura Islamyazizah. (2024). Kekerasan Seksual Pada Remaja. Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(3), 235–244. https://doi.org/10.61132/observasi.v2i3.498
Maria, I., Fauziah, C., & Susanti, F. (2025). Optimalisasi Edukasi Kekerasan Seksual di Sekolah: Kolaborasi dengan Tenaga Profesional untuk Pencegahan Efektif. Jurnal IKRAITH-ABDIMAS, 9. https://doi.org/10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2
Mustar, k, Hasnidar, Abbas, H., & Safitri, N. (2023). Efektifitas Video Sebagai Media Edukasi Kesehatan Terhadap Sikap Remaja Mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS) pada Remaja. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 2(3), 179–189.
Nida, K., & Kurwiyah, N. (2022). Hubungan Pengetahuan Tentang Pelecehan Seksual Terhadap Perilaku Menolak Tindakan Pelecehan Seksual Pada Remaja Di Rw 05 Kelurahan Kramat Jati.
Lestari, R. P., & Mahmudah, H. (2023). Efektivitas media video edukasi dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI), 18(2), 123-130. https://doi.org/10.15294/jkmi.v18i2.45678
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 THE JOURNAL OF Nursing Management Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








