Asuhan keperawatan pasien stroke dengan masalah gangguan mobilitas fisik fokus intervensi range of motion (ROM)
DOI: https://doi.org/10.56922/nmi.v2i1.1252
Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Stroke
Abstract
Background: Stroke is a sudden, rapidly developing brain disorder that lasts more than 24 hours. It is caused by ischemia or hemorrhage in the brain. In this condition, oxygen supply to the brain is disrupted and can affect nerve function in the brain, which can cause loss of consciousness. Impaired physical mobility is a limitation in the physical movement of one or more extremities independently. Range of motion (ROM) exercises are exercises performed to maintain or improve the level of perfection of the ability to move joints normally and completely to increase muscle tone and muscle mass.
Purpose: To analyze data on stroke patients with additional literature sources and with physical mobility disorders. Focusing on Range of Motion (ROM) interventions at the Sekincau Community Health Center, West Lampung.
Method: This research paper uses a descriptive approach using a case study design. This study aims to implement nursing care for stroke patients with impaired physical mobility, focusing on range of motion (ROM) interventions.
Results: This study shows that on day 3, patients 1 and 2 experienced partially resolved physical mobility impairments related to weakness, with the following outcome criteria: Patient 1 reported increased muscle strength in the right side of the body, no longer experiencing pain when moved, and no longer experiencing joint stiffness, with muscle strength increasing from a scale of 3 to a scale of 4. Patient 2 reported increased muscle strength in several parts of the body, no longer experiencing pain when moved, and no longer experiencing joint stiffness, with muscle strength increasing from a scale of 2 to a scale of 3.
Keywords: Nursing Care; Impaired Physical Mobility; Stroke.
Pendahuluan: Stroke adalah gangguan yang menyerang otak secara mendadak dan berkembang cepat yang berlangsung lebih dari 24 jam ini disebabkan oleh iskemik maupun hemoragik di otak sehingga pada keadaan tersebut suplai oksigen ke otak terganggu dan dapat mempengaruhi kinerja saraf di otak, yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran. Gangguan mobilitas fisik yaitu keterbatasan dalam gerakan fisik dari satu atau lebih ekskremitas secara mandiri. Range of motion (ROM) adalah latihan yang dilakukan untuk mempertahankan atau memperbaiki tingkat kesempurnaan kemampuan menggerakkan persendian secara normal dan lengkap untuk meningkatkan tonus otot dan masa otot.
Tujuan: Untuk menganalisa data pada Pasien Stroke tambahan sumber kepustakaan dan Dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik Fokus Intervensi Range Of Motion (ROM) di Puskesmas Sekincau, Lampung Barat.
Metode: peulisan karya ilmiah ini menggunakan deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien stoke dengan masalah gangguan mobilitas fisik fokus intervensi range of motion (ROM).
Hasil: penelitian ini menunjukan bahwa dari pasien 1 dan pasien 2 pada hari ke 3 yaitu gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan kelemahan tindakan teratasi sebagian dengan kriteria hasil yang didapatkan pada pasien 1 dan 2 yaitu Pasien 1 mengatakan bagian tubuh sebelah kanan sudah mulai mengalami peningkatan kekuatan otot, sudah tidak nyeri apabila digerakan, sendi sudah tidak kaku dengan peningkatan nilai kekuatan otot yang semula di skala 3 menjadi skala 4 sedangkan pada Pasien 2 mengatakan di beberapa bagian tubuh sudah mulai mengalami peningkatan kekuatan otot, sudah tidak nyeri apa bila digerakan, sendi sudah tidak kaku dengan peningkatan nilai kekuatan otot yang semula dengan skala 2 menjadi skala 3.
Kata kunci: Asuhan Keperawatan; Gangguan Mobilitas Fisik; Stroke.
Downloads
References
April, A. (2022). http://eprints.poltekkesjogja.ac.id
/2125/1/ karya%20tulis%20ilmiah%20le ngkap.pdf
Basuki, B. (2018). Penerapan Rom (Range Of Motion) Pada Asuhan Keperawatan Pasien Stroke Dengan Gangguan Mobilitas Fisik Di Rsud Wates Kulon Progodi. Diunduh pada 5
Dinkes Lampung. (2020). Prevalensi Stroke di Lampung. Diunduh pada tanggal 06 Maret 2022, dari http://user/Downloads/273-article%20Text-1471-1-10-pdf
Edi, E. (2019). Konsep askep lansia stroke. Skripsi. Poltekkes Tanjungkarang
Helvi, H. (2019). Konsep ROM pasif pada lansia. Diunduh pada tanggal 4 April 2022. http://repository.unair.ac.id/97640/4/4.%.p df
Niken, N. (2020). Konsep stroke pada lansia. Diunduh pada tanggal 11 Maret 2022. http://repository.poltekkes- denpasar.ac.id/2195/2/I.pdf
Potter, P., & Perry, P. (2009). Fundamental Keperawatan.
Jakarta: Salemba Medika Price, Sylvia A
Riskesdas, R. (2018). Prevalensi stroke di Indonesia. Diunduh pada tanggal 5 Maret 2022. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/ril is-mediapotret-sehat-indonesia-riskesdas- 2018
Sujarweni, W. V. (2018). Metodologi penelitian keperawatan. Yogyakarta: Gaya Media
Susilo, B. S. (2019). Keperawatan Medikal Bedah Persyarafan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar diagnose keperawatan Indonesia. Jakarta Selatan: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia
WHO, (2020). Prevalensi stroke di dunia. Diunduh pada tanggal 5 Maret 2022. https://www.wartaekonomi.co.id/read271867/strk
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 THE JOURNAL OF Nursing Management Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








