Hubungan waiting time dengan kepuasan pasien

DOI: https://doi.org/10.56922/nmi.v2i1.117

Authors

  • AHMADMUAMAR KHADAFI a:1:{s:5:"en_US";s:22:"UNIVERSITAS MALAHAYATI";}
  • Triyoso Triyoso UNIVERSITAS MALAHAYATI
  • Umi Romayati Keswara UNIVERSITAS MALAHAYATI

Kepuasan Pasien Waiting Time

Abstract

Background: Patient satisfiction is one of indicators to measure health service quality. A prolonged waiting time influences the satisfiction of a patient toward health service quality. According to the data from health agency of pesisir barat regency in 2016, the utilization of health center was low, it is 26.7%. The utilization was lower than the Lampung Province utilization, 32.6%.

Purpose: The study was to identifi the correlation between waiting time and patient satisfaction.

Method: The study was conducted through quantitative method with cross sectional approach. The population involved 134 patients registred at Bengkunat Belimbing Healty Center. The data collection was through questionnaires. The data analysis was through chi squer.

Results: There were 81 respondents (60.4%) experinced good waiting time. 88 respondents (68.7%) felt satisfied with the health center service. There was a correlation between waiting time and patient satisfaction at Bengkunat Belimbing Health Center of Pesisir Barat in 2019 with p value = 0.048, in such a way that p value < α (0.048 < 0.05).

Conclusion: There is a significant relationship between waiting time and patient satisfaction with the service.

Suggestion: The service, which complies with the SOP, meets patient expectations and needs to be maintained and improved to achieve service and waiting times above 90%.

 

Keywords: Patient; Satisfaction; Waiting time.

 

Pendahuluan: Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator untuk mengukur kualitas layanan kesehatan. Waktu tunggu pasien lama akan mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan. Berdasarkan Data Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2016, pemanfaatan fasilitas kesehatan di Puskesmas masih rendah, yaitu 26.7% masih rendah dibandingkan pemanfaatan fasilitas kesehatan puskesmas  di Provinsi Lampung yaitu 32.6%.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan waiting time dengan kepuasan pasien.

Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara cross sectional, dengan populasi seluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas Belimbing Kabupaten Pesisir Barat  yang berjumlah 421 responden. Tekhnik pengambilan sampel dengan accidental sampling dengan jumlah sampel 134 responden. Analisa data menggunakan uji Chi Square.

Hasil: Pada penelitian menunjukkan sebagian besar responden merasa waiting time yang sudah sesuai (baik) yaitu sebanyak 81 (60.4%) responden. Sebagian besar responden puas dengan pelayanan puskesmas, yaitu sebanyak 88 (68.7%) responden. Terdapat hubungan waiting time dengan kepuasan pasien di Puskesmas Bengkunat Belimbing Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2019 p-value = 0.048, sehingga  p-value < α (0.048< 0.05).

Simpulan: Adanya hubungan yang signifikan antara waiting time dengan kepuasan pasien dalam mendapatkan pelayanan.

Saran: Pelayanan sesuai SOP sudah sesuai yang diharapkan pasien, dan perlu dipertahankan serta ditingkatkan pelayanan dan waiting time sehingga bisa mencapai lebih dari 90%.

 

Kata Kunci: Kepuasan; Pasien; Waiting Time.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Davis, K. (2008). Jilid 1-2 Perilaku Dalam Organisasi. Jakarta: Pt. Erlangga.

Davis, K. (2015). Jilid 1-2 Perilaku Dalam Organisasi. Jakarta: Pt. Erlangga

Emilia, S. (2016). Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Di Upt Puskesmas Sindangjawa, Kabupaten Cirebon.

Faisal, F. (2016). Kuisioner Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan.

Griffith, R. (1987). The Politics Of Fear: Joseph R. Mccarthy And The Senate. Univ Of Massachusetts Press.

Hidayat, A. A. (2009). Metode Penelitian Keperawatan Dan Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Hidayat, S., & Nadjam, A. (2019). Penilaian Rest Area Dan Tingkat Kepuasan Pelanggan. In Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil (Vol. 1, No. 1, Pp. 613-620)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Buletin Jendela Data Dan Informasi Kesehatan. Jakarta: Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan Ri. Di akses dari Diakses Dari: Https://Www.Scribd.Com/Document/321179057/Kuisioner-Tingkat-Kepuasan-Pasien-Rawat-Jalan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Undang-Undang Kesehatan Ri 36 Tahun 2009. Diakses Dari: Http://P2ptm.Kemkes.Go.Id/Uploads/2016/10/Undang-Undang-Republik-Indonesia-Nomor-36-Tahun-2009-Tentang-Kesehatan.Pdf

Kotler, P. (2012). Kotler On Marketing. Simon And Schuster.

Laeliyah, N (2017). Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Dengan Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Di Rawat Jalan Rsud Kabupaten Indramayu. Jurnal Kesehatan Vokasional, 1(2), 102-112.

Madjid, A., Purwanto, W., & Sulastiningsih, S. (2019). Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi Tahun 2018 (Doctoral Dissertation, Stie Widya Wiwaha).

Muninjaya, A.G.,( 2011). Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Egc.

Nursalam, M., (2014). Manajemen Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pratiwi, M. R. (2017). Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Di Poliklinik Kebidanan Dan Kandungan Rsud Kota Surakarta. Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian, 14(2), 24-30.

Purwanto, S. (2007). Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Rumah Sakit. Artikel Psikologi Klinis Perkembangan Dan Sosial.

Rosalina, R. (2019). Studi Tentang Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Di Puskesmas Remaja Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda

Rusnoto, R., Purnomo, M., & Utomo, T. P. (2019). Hubungan Komunikasi Dan Pelayanan Keperawatan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 10(2), 343-349.

Siti, K. A. M. (2018). Analisis Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Instalasi Rawat Jalan Dengan Kepuasan Pasien Di Rsud. Dr. Rasidin Padang Tahun 2017.

Utami, Y. T. (2012). Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Rsu Assalam Gemolong. Jurnal Apikes Citra Medika, 4(9), 195-205.

Widodo, S. A., Fathoni, A., & Haryono, A. T. (2015). Pengaruh Kualitas Pelayanan, Tarif Dan Ketepatan Waktu Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Empiris Pada Ka Blora Jaya Ekspres 2 Di Daop 4 Semarang). Journal Of Management, 1(1).

Yulyuswarni, Y. (2017). Mutu Pelayanan Farmasi Untuk Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Swasta. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 10(1), 110-115.

Downloads

Published

2025-07-27