Faktor-faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka post sectio caesarea

DOI: https://doi.org/10.56922/mchc.v4i1.460

Authors

  • Eva Yunitasari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baitul Hikmah
  • Feni Elda Fitri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baitul Hikmah

Nutrition, Mobilization Post Sectio Caesarea Personal Hygiene Wound Healing

Abstract

Background:  Post-cesarean section patients usually require hospitalization for around 3-5 days after surgery. Complications after surgery can also prolong the length of treatment and recovery in the hospital and one of the factors in the wound healing process in post-cesarean section patients can be influenced by nutrition, mobilization and personal hygiene.

Purpose: To determine the factors related to the wound healing process in post-cesarean section patients at Bhayangkara Hospital Bandarlampung.

Method: This type of research is quantitative with a cross-sectional design. The population in this study were post-cesarean section patients at Bhayangkara Hospital Bandarlampung, with an average of 62 mothers per month. The number of samples taken was fifty people. The chi-square test was used to test the bivariate.

Results: Of the three factors that influence wound healing after CS at Bhayangkara Hospital Bandarlampung, these three factors have the greatest influence on wound healing. Nutrition has a significant correlation (p=0.018), mobility has a significant correlation (p=0.000), and personal hygiene has a significant correlation (p=0.000).

Conclusion: There is a significant relationship between nutritional factors, mobilization, and personal hygiene with wound healing.

 

Keywords: Mobilization; Nutrition; Post Sectio Caesarea wound healing; Personal Hygiene.

 

Pendahuluan: Pasien post sectio caesarea biasanya membutuhkan waktu rawat inap sekitar 3-5 hari setelah operasi. Komplikasi setelah tindakan pembedahan, juga dapat memperpanjang lama perawatan dan pemulihan dirumah sakit dan salah satu faktor proses penyembuhan luka pada pasien post sectio caesarea dapat dipengaruhi oleh nutrisi, mobilisasi dan personal hygiene.

Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka pada pasien post sectio caesarea di Rumah Sakit Bhayangkara Bandarlampung.

Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Bhayangkara Bandarlampung terhitung dengan rata-rata perbulan 62 ibu. Jumlah sampel yang diambil adalah lima puluh orang. Uji chi square digunakan untuk menguji bivariat.

Hasil: Dari tiga faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka setelah SC di Rumah Sakit Bhayangkara Bandarlampung, ketiga faktor tersebut paling banyak mempengaruhi penyembuhan luka. Nutrisi memiliki korelasi signifikan (p=0.018), mobilitas memiliki korelasi signifikan (p=0.000), dan kebersihan pribadi memiliki korelasi signifikan (p=0.000).

Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara faktor nutrisi, mobilisasi, dan personal hygine dengan penyembuhan luka.

 

Kata Kunci: Mobilisasi; Nutrisi; Penyembuhan luka Post Sectio Caesarea; Personal Hygiene.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariani, P., Ariescha, P. A. Y., Fahmila, Y., Yanti, M. D., & Siagian, N. A. (2020). Hubungan Status Gizi Dengan Lama Penyembuhan Luka Post Sectio Cesarea. Jurnal Doppler, 4(20), 49-54.

Fauzi, S. (2021). Hubungan Faktor Budaya, Personal Hygiene Dan Kebutuhan Nutrisi Dengan Penyembuhan Luka Perineum Pada Masa Nifas (Doctoral dissertation, Stikes Ngudia Husada Madura).

Hazaini, Y., Masthura, S., & Oktaviyana, C. (2022). Hubungan Konsumsi Makanan Pada Ibu Nifas dengan Proses Penyembuhan Luka Post-Op Sectio Caesarea di RSUD Teungku Peukan Aceh Barat Daya. JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE, 8(2), 1155-1164.

Hoga, D., Boa, G. F., & Agustine, U. (2022). Kebutuhan personal hygiene pada pasien dengan post sectio caesarea. Jurnal Keperawatan Sumba, 1, 8-14.

Hutabalian, D. (2011). Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Ibu Bersalin terhadap Indikasi Tindakan Sectio Caesaria dalam Persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah Swadana Tarutung (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).

Kartikasari, R., & Apriningrum, N. (2020). Determinan Terjadinya Infeksi Luka Operasi (ILO) Post Sectio Caesarea. Faletehan Health Journal, 7(03), 162-169.

Metasari, D., & Sianipar, B. K. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan nyeri post operasi sectio caesarea di RS. Raflessia Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health, 6(1).

Nurhikmah, A., Widowati, R., & Kurniati, D. (2020). Pengaruh Pemberian Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Sectio Caesarea Pada Ibu Pospartum di Wilayah Kerja Puskesmas Ciasem Subang Tahun 2020. Syntax Idea, 2(8).

Pakaya, I. R., Djunaidi, R. R., & Hafid, R. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyembuhan Luka Sectio Caesarea Ibu Post Partum Di Rumah Sakit Di Kota Gorontalo. Jurnal Sahabat Keperawatan, 3(02), 113-123.

Permatasari, A., Yunola, S., Amalia, R., & Lestari, P. D. (2022). Faktor–faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Sectio Caesarea. Jurnal Kebidanan: Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia, 12(2), 132-141.

Purwaningsih, U., & Linggardini, K. (2021). Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Perawatan Luka Dan Kejadian Infeksi Daerah Operasi Di RSUD Banyumas. Adi Husada Nursing Journal, 6(2), 75-78.

Rahayu, D., & Yunarsih, Y. (2019). Mobilisasi Dini Pada Ibu Post Op Sectio Caesarea. Jurnal Keperawatan, 11(2), 111-118.

Reeder, S. J., Martin, L. L., & Griffin, D. K. (2011). Keperawatan maternitas: kesehatan wanita, bayi & keluarga. Jakarta: Egc, 204.

Salamah, S. M., & Sulistyaningsih, S. (2015). Hubungan Mobilisasi Dini dengan Pemulihan Luka Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Panembehan Senopati Bantul (Doctoral dissertation, STIKES'Aisyiyah Yogyakarta).

Siswandi, A., Wulandari, M., Erianto, M., & Noviska, A. M. (2020). Hubungan Status Gizi dengan Proses Penyembuhan Luka pada Pasien Post Apendektomi. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(3), 226-232.

Suciawati, A., Carolin, B. T., & Pertiwi, N. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keputusan Sectio Caesarea pada Ibu Bersalin. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 59-68.

Warniati, N. W., Kurniasari, D., & Nuryani, D. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka post operasi sectio caesarea. Jurnal Kebidanan, 5(1), 7-15.

Widia, L. (2017). Hubungan Antara Mobilisasi Dini Dengan Proses Penyembuhan Luka Rupture Perineum Pada Fase Proliferasi Ibu Post Partum. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 8(1), 25-32.

Yunitasari, E., Nursanti, I., & Widagdo, G. (2018). The Effectiveness of Hand Massage, Foot Massage and Combination on Pain Intensity of Post Sectio Caesarea. Impact journal.

Yunitasari, E., Verina, S. D. A., & Sugiyanto, S. (2022). Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Pasca Operasi Sectio Caesare (Sc). Ners Akademika, 1(1), 1-7.

Downloads

Published

2024-06-01