Hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup penderita HIV/AIDS di Yogyakarta
DOI: https://doi.org/10.56922/mchc.v2i2.300
Dukungan Sosial Kualitas Hidup Penderita HIV-AIDS
Abstract
Background: HIV-AIDS is a chronic and progressive disease that can impact all aspects of life physically, psychologically, socially or spiritually. Problems that arise due to disease, stigma, discrimination, will reduce the quality of life of PLHIV. One of the factors that can overcome the life problems of sufferers is to provide social support. Social support can help overcome PLWHA problems both physically and psychologically. The existence of support from the social environment makes PLWHA have help with the problems they face to improve their quality of life.
Purpose: To find out the relationship between social support and the quality of life of people with HIV-AIDS.
Method: This type of research is descriptive correlation with a cross sectional approach. The research subjects were PLWHA at the Victory Plus Yogyakarta Foundation, aged 20-45 years, totaling 31 respondents who were taken using the non-probability sampling technique with the accidental sampling method. The measuring instrument in this study used a questionnaire, while the hypothesis analysis used the Sperm Rank correlation test.
Results: Data analysis using Sperman rank showed a value (p-value 0.00, p.0.05) with a correlation coefficient (r) of 0.692 indicating a strong relationship.
Conclusion: There is a relationship between social support and the quality of life of HIV-AIDS sufferers with a strong correlation with a correlation value (r) of 0.692.
Suggestion: For families to provide social support to PLWHA to improve the quality of life for people with HIV-AIDS.
Pendahuluan: Penyakit HIV-AIDS yang bersifat kronis dan progresif dapat berdampak pada segala aspek kehidupan baik secara fisik, psikologis, sosial, atau spiritual. Permasalahan yang timbul akibat penyakit, adanya stigma, diskriminasi, akan menyebabkan penurunan kualitas hidup ODHA. Salah satu faktor yang dapat mengatasi permasalahan hidup penderita adalah dengan memberikan dukungan sosial. Dukungan sosial dapat membantu mengatasi masalah ODHA baik secara fisik atau psikologis. Adanya dukungan dari lingkungan sosial menjadikan ODHA memiliki pertolongan terhadap masalah yang dihadapi meningkatkan kualitas hidupnya.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup penderita HIV-AIDS.
Metode: Jenis penelitian Deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah ODHA di Yayasan Victory Plus Yogyakarta yang berusia 20-45 tahun berjumlah 31 responden yang diambil dengan menggunakan teknik Non probability sampling dengan metode accidental sampling. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuesioner, sedangkan analisa hipotesis menggunakan uji korelasi Sperman Rank.
Hasil: Analisis data dengan sperman rank menunjukkan nilai (p-value 0,00, p,0,05) dengan koefisiensi korelasi (r) sebesar 0,692 menunjukkan keeratan hubungan kuat.
Simpulan: Terdapat hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup penderita HIV- AIDS dengan keeratan hubungan hubungan kuat dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,692.
Saran: Agar keluarga memberikan dukungan sosial pada ODHA untuk meningkatkan kualitas hidup penderita HIV-AIDS.
Downloads
References
Abdullah, M., Muhammad, N. N., Shatri, H., & Djoerban, Z. (2017). Uji Kesahihan dan Keandalan Kuesioner World Health Organization Quality of life-HIV Bref dalam Bahasa Indonesia untuk Mengukur Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Vol 4, No.3.
Armiyati., Y., Rahayu, D. A., & Aisah, S. (2015). Manajemen Masalah Psikososiospiritual Pasien HIV/AIDS di Kota Semarang. The 2nd University Research Coloquium.
Astuti, A., & Budiyani, K. (2010). Hubungan antara Dukungan Sosial yang diterima dengan Kebermaknaan Hidup pada ODHA. Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
Athfi, A. E. (2017). Dukungan Sosial Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) oleh Victory Plus di Yogyakarta. Skripsi.
Avelina, Y., & Idwan, I. (2018). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kualirtas Hidup Pasien HIV/AIDS Yang enjalani Terapi di Klinik VCT Sehati. Peran dan Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan dalam Mendukung Program Kesehatan Nasional ISNN 9786026988584, 98-103.
Budiarti, S. (2016). Gambaran Dukungan Keluarga pada Pasien HIV/AIDS di RS Paru dr.Ario Wirawan Salatiga. Skripsi.
Carsita, W. N., Winarni, I., & Lestari, (2016). Studi Fenomenologi: Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) Dalam Menjalani Self-Disclosure di Wilayah Kerja Puskesmas Bongas. Jurnal Ilmu Keperawatan.
Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta. (2018, September). HIV/AIDS konseling. Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta.diakses dari: https://www.dinkes.jogjaprov.go.id/berita/detail/hiv-aids-hiv-aids-konseling-testing-hiv-mengejar-fast-track-909090-yang-pertama-melalui-pelatihan-konseling-dan-testing-hiv
Estudianti, I. V. (2019). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS Pada Remaja Di Dusun Taruban Wetan Tuksono Sebtolo Kulon Progo. Skripsi.
Handayani, N. (2018). Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Optimisme Yang Dimiliki Oleh ODHA. Skripsi.
Kambu, Y., Waluyo, A., & Kuntarti. (2016). Umur Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) Berhubungan Dengan Tindakan Pencegahan Penularan HIV. Jurnal Keperawatan Indonesia pISSN 1410-4490, eISSN 2354-9203 DOI: 10.7454/jki.v19i3.473, 200-207 Volume 19 No 3.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019, Februari 28). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved from Laporan Perkembangan HIV AIDS & lnfeksi Menular Seksual (IMS).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Pedoman Penghapusan Stigma & Diskriminasi Bagi Pengelola Program Petugas Layanan Kesehatan dan Kader. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Menular Langsung dan Penyehatan Lingkungan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Pedoman Pengobatan Antiretroviral. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 87.
Kusuma, H. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien HIV/AIDS yang menjalani perawatan di RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta. Media Medika Muda, 1(2).
Lubis, L., Sarumpaet, S. M., & Ismayadi. (2016). Hubungan Stigma, Depresi dan Kelelahan dengan Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS di Klinik Veteran Medan. Idea Nursing Journal.
Mantali, A., Kaunang, W., & Kalesaran, A. (2019). Hubungan Antara DUKUNGAN Sosial Dengan Kualitas Hidup Orang Dengan HIV/AIDS Yang Berobat di Puskesmas Tikala Baru. Jurnal KESMAS , Volume 8 No 7.
Mardia, Ahmad, R. A., & Riyanto, B. R. (2017). Kualitas Hidup Orang Dengan HIV/AIDS Berdasarkan Kriteria Diagnosis dan Faktor Lain. BKM Journal of Community Medicine and Public Health, 147-152 Volume 33 Nomor 3.
Mawarni, M. A. (2017). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Stigma Oada Orang Dengan HIV/AIDS Di Yogyakarta. Skripsi.
Novrianda, D., Nurdin, Y., & Ananda, G. (2018). Dukungan Keluarga dan Kualitas Hidup Orang Dengan HIV/AIDS Di Lentera Minangkabau Support. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah ISSN 2621-2986, 26-37.
Nurihwani. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Pengobatan ARV Pada Orang Dengan HIV/AID. Skripsi, 67-78.
Prameswari, Y. (2018). Hubungan Tingkat Spiritual dengan Kualitas Hidup Orang dengan HIV/AIDS Di Yayasan Angel Heart Kota Batam. Zona Psikologi.
Ramadhan, D. F., Fitriangga, A., & Irsan, A. (2018). Hubungan Dukungan Keluarga dan Kualitas Hidup Pasien HIV/ADS yang Menjalani Rawat Jalan di Care Support Treatment Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong. Jurnal Cerebellum, 1131-1132 Volume 4 Nomor 3.
Rozi, R. F. (2016). Hubungan Dukungan Sosial dengan Kualitas Hidup ODHA pada Kelompok Dukungan Sebaya Solo Plus di Surakarta. Skripsi.
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2011). Health Psychology Biopsychosocial Interactions 7th Edition. United States of America: Jay O'Callaghan.
Sarwan, Nur, B. M., & Azam, R. (2019). Paket Edukasi Kelompok Dan Peran Model Menurunkan Tingkat Isolasi Sosial Pasien HIV/AIDS. Jurnal Keperawatan Silampari e-ISSN :2581-1975 p-ISSN :2597-7482 DOI https://doi.org/10.31539/jks.v3i 1.850, 372-381 Volume 3 Nomor 1.
World Health Organization. (2002). Mental Health Research Departement of Mental Health & Substance Dependence. Ganewa: WHOQOL-HIV Bref.
World Health Organization. (2018). Data and Statistics HIV/AIDS. Retrieved from World Health Organization: https://www.who.int/hiv/data/en/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 THE JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









