The relationship between physical activity and the incidence of dysmenorrhea among female adolescents
DOI: https://doi.org/10.56922/mchc.v4i10.2188
Dysmenorrhea Female Adolescents Physical Activity Reproductive Health
Abstract
Background: Dysmenorrhea is one of the most common reproductive health disorders experienced by female adolescents, with a global prevalence reaching 60 - 90%. In Indonesia, more than 100,000 cases have been reported.
Purpose: To determine the relationship between physical activity and the incidence of dysmenorrhea among female adolescents.
Method: This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The population consisted of all female students who experienced dysmenorrhea at SMK PGRI Palas, with a sample of 50 respondents. Data were collected using a questionnaire. Data analysis was conducted through univariate and bivariate analyses using Fisher’s Exact test to determine the relationship between variables.
Results: The results showed that the majority of respondents had moderate physical activity (76%), and 60% experienced dysmenorrhea. Fisher’s Exact test indicated a significant relationship between physical activity and the incidence of dysmenorrhea (p = 0.005).
Conclusion: The results of the study showed that physical activity was significantly associated with the incidence of dysmenorrhea among female adolescents.
Downloads
References
Abdullah, V. I., Rosdianto, N. O., Adyani, K., Rosyeni, Y., & Rusyanti, S. (2024). Dismenore. Penerbit NEM.
Aprilia, T. A., Prastia, T. N., & Nasution, A. S. (2022). Hubungan aktivitas fisik, status gizi dan tingkat stres dengan kejadian dismenore pada mahasiswi di kota bogor. Promotor, 5(3), 296-309.
Ariesthi, K. D. (2020). Pengaruh indeks massa tubuh (IMT) dan aktivitas fisik terhadap kejadian dismenore pada remaja putri di Kota Kupang. CHMK Health Journal, 4(2), 166-172.
Fadjriyaty, T., & Samaria, D. (2021). Hubungan Tingkat Stres Dan Aktivitas Fisik Dengan Dismenorea Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 17(3).
Fajria, L., Ramadani, S., & Saputra, D. (2024). Pendidikan Kesehatan Bagi Penderita Dismenorea. Penerbit Adab.
Fitriyani, A., Raharyani, A. E., & Romdiyah, R. (2024). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Dismenore Pada Mahasiswi Pptq Al-Asy’ariyyah Gedung Syauqunal Qur’an Kalibeber. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 126-136.
Ganong, W. F. (2002). Buku ajar: Fisiologi kedokteran. EGC.
Hidayati, N., & Gunawan, B. (2024). Hubungan Status Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Dismenore Pada Mahasiswi Keperawatan Semester 2 Universitas Muhammadiyah Surabaya. Infokes, 14(1).
Khoirunnisa, F., & Humayrah, W. (2024). Hubungan Siklus Menstruasi, Kualitas Tidur, Tingkat Stres, Aktivitas Fisik Dan Status Gizi Dengan Kejadian Dismenorea Primer Pada Santriwati. Journal of Nutrition College, 13(4), 321-329.
Kojo, N. H., Kaunang, T. M., & Rattu, A. J. (2021). Hubungan faktor-faktor yang berperan untuk terjadinya dismenore pada remaja putri di era normal baru. e-CliniC, 9(2), 429-436.
Kusumo, M. P. (2020). Buku pemantauan aktivitas fisik. Yogyakarta: the journal publishing.
Lampung Provincial Health Office. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Lampung 2019. Retrieved from: https://dinkes.lampungprov.go.id/download/profil-kesehatan-provinsi-lampung-2019/
Manay, H., Ristiani, R., & Nelva, R. (2023). Kupas tuntas gangguan menstruasi dan penanganannya. Bogor: Guepedia.
Puspita, I. A., Agushybana, F., & Dharminto, D. (2019). Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Peran Teman Sebaya dengan Perilaku Seksual Berisiko di SMK Kota Surakarta.
Sagita, S., Minata, F., Amalia, R., & Rahmadhani, S. P. (2023). Hubungan Durasi Menstruasi, Aktifitas Fisik, Dan Kualitas Tidur Dengan Kejadian Disminorhea Pada Remaja Putri. Jurnal kesehatan dan pembangunan, 13(26), 148-157.
Sipahelut, M., Sugesti, R., & Wulandari, R. (2023). Hubungan Pengetahuan, Pola Menstruasi dan Aktivitas Fisik terhadap Dismenore pada Remaja Putri di SMP Kristen I Leihitu Barat Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 13(02), 63-68.
Swandari, A. (2023). Intervensi fisioterapi pada kasus dismenore. UMSurabaya Publishing.
Wedantari, N. M. A. P., Sumadewi, K. T., & Suryantha, I. G. N. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Keluhan Dismenore Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa. Aesculapius Medical Journal, 3(3), 329-336.
Wulandari, N. H., & Widiyaningsih, E. N. (2023). Hubungan Asupan Fe Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri di SMA Dan SMK Batik Surakarta. JGK: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 3(1), 37-46.
Yusuf, R. A. (2022). Aktivitas fisik pada remaja. Penerbit NEM.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 THE JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









