Hubungan tingkat stress dengan kejadian hipertensi

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i3.922

Authors

  • Maulida Sari Akper Kesdam IM Lhokseumawe
  • Dedy Ahmady Akper Kesdam IM Lhokseumawe
  • Roslaini Roslaini Akper Kesdam IM Lhokseumawe
  • Liza Wahyuni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Kejadian Hipertensi Penyakit Tidak Menular (PTM) Stress

Abstract

Background: One of the non-communicable diseases (NCDs) that is widely experienced by people in Indonesia is hypertension. Hypertension is one of the entry points or risk factors for diseases such as heart disease, kidney failure, diabetes mellitus, and stroke. One of the triggers for hypertension is the level of stress experienced by the community.

Purpose: To determine the relationship between stress levels and the incidence of hypertension.

Method: Analytical research design with a cross-sectional data collection approach. The population in this study were all patients who experienced hypertension in January - March 2024, in the Peusangan Health Center work area. The sampling technique used total sampling, namely 129 respondents. Data collection was carried out using a questionnaire and analyzed univariately and bivariately using the Pearson chi-square test.

Results: Most were aged 60-74 years as many as 74 respondents (57.4%), were female as many as 93 respondents (72.1%), completed education up to high school / vocational school / MA as many as 78 respondents (60.5%), and worked as farmers as many as 51 respondents (39.5%). Most respondents did not have a family history of hypertension, namely 77 respondents (59.7%). However, most of them experienced hypertension, namely 69 respondents (53.5%) and experienced moderate stress, namely 100 respondents (77.5%). Based on the results of the chi square statistical test, a p value of 0.00 (<0.05) was obtained.

Conclusion: There is a significant relationship between stress levels and the incidence of hypertension with a p value of 0.00 (<0.05).

Suggestion: It is hoped that the community can reduce stress levels in their lives because it can trigger hypertension.

 

Keywords: Hypertension Incidence; Non-Communicable Diseases (NCDs); Stress.

 

Pendahuluan: Salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang banyak dialami oleh masyarakat di Indonesia adalah hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu pintu masuk atau faktor risiko penyakit seperti jantung, gagal ginjal, diabetes mellitus, dan strok. Faktor pemicu terjadinya hipertensi salah satunya akibat tingkat stress yang dialami oleh masyarakat.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kejadian hipertensi.

Metode: Desain penelitian analitik dengan pendekatan pengumpulan data cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mengalami hipertensi pada bulan Januari – Maret 2024, di wilayah kerja Puskesmas Peusangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu sebanyak 129 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji pearson chi square.

Hasil: Sebagian besar berusia 60-74 tahun sebanyak 74 responden (57.4%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 93 responden (72.1%), menamatkan pendidikan hingga SMA/SMK/MA sebanyak 78 responden (60.5%), dan bekerja sebagai petani sebanyak 51 responden (39.5%). Mayoritas responden tidak memiliki riwayat keluarga hipertensi berjumlah 77 responden (59.7%). Namun, sebagian besar mengalami hipertensi sebanyak 69 responden (53.5%)  dan mengalami stress sedang sebanyak 100 responden (77.5%). Berdasarkan hasil uji statistik chi square didapatkan p-value sebesar 0.00 (< 0.05).

Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat stress dengan kejadian hipertensi dengan perolehan p-value sebesar 0.00 (< 0.05).

Saran: Diharapkan masyarakat dapat mengurangi tingkat stress dalam berkehidupan karena dapat menjadi faktor pemicu terjadinya hipertensi.

 

Kata Kunci: Kejadian Hipertensi; Penyakit Tidak Menular (PTM); Stress.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardian, I. (2018). Signifikansi tingkat stres dengan tekanan darah pada pasien hipertensi. In Unissula Nursing Conference Call for Paper & National Conference (Vol. 1, No. 1, pp. 152-156).

Arifin, M. H. B. M., Weta, I. W., & Ratnawati, N. L. K. A. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada kelompok lanjut usia di wilayah kerja UPT Puskesmas Petang I Kabupaten Badung tahun 2016. E-jurnal Medika, 5(7), 2303-1395.

Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. (2021). Profil kesehatan Aceh 2021. Diakses dari: https://dinkes.acehprov.go.id/l-content/uploads/profile_dinkes_2021_Rev.pdf

Efliani, D., Ramadia, A., & Hikmah, N. (2022). Efektifitas senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di upt pstw khusnul khotimah pekanbaru. Menara Medika, 4(2).

Fadillah, N. A., Fakhriyah, F., Pujianti, N., Sari, A. R., Hildawati, N., & Fitria, F. (2023). Pengaruh Perilaku Merokok, Konsumsi Buah Dan Sayur Terhadap Kejadian Hipertensi (Studi Cross Sectional pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Aluh-Aluh Kabupaten Banjar). An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 10(2), 139-145.

Fadillah, I., Gobel, F. A., & Hardi, I. (2023). Determinan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat di Wilayah Puskesmas Toddopuli Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 4(6), 1015-1027.

Febriyanti, H., Nuraeni, S., & Sabarguna, B. (2024). Analisis Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia. Jurnal Keperawatan, 16(2), 599-608.

Fitriayani, Y., Sugiarto, S., & Wuni, C. (2020). Faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi esensial di desa kemingking dalam kabupaten muaro jambi. Journal of Healthcare Technology and medicine, 6(1), 449-458.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hipertensi Membunuh Diam-diam, Ketahui Tekanan Darah Anda. Diakses dari: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20180516/5625911/hipertensi-membunuh-diam-diam-ketahui-tekanan-darah/

Mangendai, Y., Rompas, S., & Hamel, R. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pada pasien hipertensi di Puskesmas Ranotana Weru. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 5(1), 109214.

Nuraeni, E. (2019). Hubungan usia dan jenis kelamin beresiko dengan kejadian hipertensi di Klinik X Kota Tangerang. Jurnal Jkft, 4(1), 1-6.

Nuryanti, E., Amirus, K., & Aryastuti, N. (2020). Hubungan Merokok, Minum Kopi dan Stress dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Negeri Baru Kabupaten Way Kanan Tahun 2019. Jurnal Dunia Kesmas, 9(2), 235-244.

Pujiastuti, C., Hindriyastuti, S., & Winarsih, B. D. (2022). Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. The Shine Cahaya Dunia D-Iii Keperawatan, 7(01).

Sangka, A., Basri, M., & Hanis, M. (2021). Hubungan Gaya Hidup Dengan Kejadian Hipertensi Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 1(2), 182-188.

Sari, T. W., Sari, D. K., Kurniawan, M. B., Syah, M. I. H., Yerli, N., & Qulbi, S. (2018). Hubungan tingkat stres dengan hipertensi pada pasien rawat jalan di puskesmas sidomulyo rawat inap kota pekanbaru. Collaborative Medical Journal (CMJ), 1(3), 55-65.

Sariningsih, E., & Srimiati, M. (2018). Formulation of avocado juice with coconut water potentially lowers hypertension. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya, 2(1), 24-33.

Setyawan, A. B. (2017). Hubungan antara tingkat stres dan kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Klinik Islamic Center Samarinda. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 67-75.

Situmorang, F. D. (2020). Hubungan tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada anggota prolanis di wilayah kerja Puskesmas Parongpong. Klabat Journal of Nursing, 2(1), 11-18.

Sudayasa, I. P., Rahman, M. F., Eso, A., Jamaluddin, J., Parawansah, P., Alifariki, L. O., & Kholidha, A. N. (2020). Deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular pada masyarakat Desa Andepali Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe. Journal of Community Engagement in Health, 3(1), 60-66.

Yarmaliza, Y., & Zakiyuddin, Z. (2019). Pencegahan Dini terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui GERMAS. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(3), 93-100.

Downloads

Published

2025-06-03