Faktor sosiodemografi dan kejadian tuberkulosis di Indonesia berdasarkan IFLS 5

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i3.906

Authors

  • St Mutrifatul Imthiatiyyah Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang
  • Ema Novita Deniati Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang
  • Supriyadi Supriyadi Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang
  • Siti Nurrochmah Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang

Indonesian Family Life Survey 5 (IFLS 5) Sosiodemografi Tuberkulosis

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) in Indonesia has not yet achieved the target for treatment success. Sociodemographic factors are suspected to influence TB incidence.

Purpose: To analyze the relationship between socio-demographic factors and TB incidence in Indonesia.

Method: Cross-sectional study design with quantitative research type that is observational analytical. This study analyzes the Indonesian Family Life Survey wave 5 (IFLS 5) Data conducted in July - September 2024 with a population including all respondents of the IFLS 5 study. The sample in this study was 32,442 individuals in Indonesia who had TB diagnosis results. Data analysis was carried out univariately to describe the frequency and percentage distribution, bivariate analysis using the Chi-square test to see the correlation of events between variables, and multivariate analysis using multiple logistic regression tests with a risk factor model to see a valid estimate of the relationship between one main independent variable and the dependent variable.

Results: The relationship between residential area (p=0.001) with a risk of 1.48 times, age (p<0.001) with a risk of 0.39 times, and gender (p=0.008) with a risk of 1.35 times. Age was the dominant factor, and an interaction was found between residential area and employment status. The final model: TB = -1.752 + (-0.574 residential area) + (-0.942 age) + (-1.124 employment status) + 0.631 employment status and residential area.

Conclusion: Based on the analysis of IFLS 5 data, the incidence of tuberculosis in Indonesia is related to factors of residence, age, and gender. Meanwhile, factors that are not related to the incidence of tuberculosis in Indonesia include education level, employment status, marital status, and smoking status.

 

Keywords: Indonesian Family Life Survey 5  (IFLS 5); Sociodemographics; Tuberculosis.

 

Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) di Indonesia masih belum mencapai target keberhasilan pengobatan. Faktor sosiodemografi diduga memiliki pengaruh terhadap kejadian TB.

Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara faktor sosiodemografi dan kejadian TB di Indonesia.

Metode: Desain studi cross sectional dengan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat observasional analitik. Penelitian ini menganalisis data Indonesian Family Life Survey gelombang 5 (IFLS 5) yang dilaksanakan pada Juli - September 2024 dengan populasi meliputi seluruh responden penelitian IFLS 5. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32,442 individu di Indonesia yang telah memiliki hasil diagnosis TB. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi dan persentase, analisis bivariat menggunakan uji Chi-square untuk melihat korelasi kejadian antar variabel, dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda dengan model faktor risiko untuk melihat estimasi secara valid hubungan dari satu variabel independen utama dengan variabel dependen.

Hasil: Terdapat hubungan antara variabel tempat tinggal (p=0.001) dengan risiko 1.48 kali, usia (p<0.001) dengan risiko 0.39 kali, dan jenis kelamin (p=0.008) dengan risiko 1.35 kali. Usia menjadi faktor dominan, serta ditemukan interaksi antara tempat tinggal dan status pekerjaan. Model akhir: TB = -1.752 + (-0.574 tempat tinggal) + (-0.942 usia) + (-1.124 status pekerjaan) + 0.631 status pekerjaan dan tempat tinggal.

Simpulan: Berdasarkan analisis data IFLS 5, kejadian tuberkulosis di Indonesia memiliki hubungan dengan faktor tempat tinggal, usia, dan jenis kelamin. Sementara itu, faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian tuberkulosis diantaranya tingkat pendidikan, status pekerjaan, status pernikahan, dan status merokok.

 

Kata Kunci: Indonesian Family Life Survey 5 (IFLS 5); Sosiodemografi; Tuberkulosis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arisandi, M., & Novitry, F. (2024). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis di Rumah Sakit Umum Daerah. Lentera Perawat, 5(1), 123-133.

Ayu, C. K., Wardani, H. E., Alma, L. R., & Gayatri, R. W. (2023). Analisis Faktor Risiko Tuberkulosis Berdasarkan Sistem Informasi Tuberkulosis di Kabupaten Malang Tahun 2020-2021. Sport Science and Health, 5(4), 447-463.

Deniati, E. N., Riono, P., & Farid, M. N. (2022). District characteristics: Household economic status of families diagnosed with tuberculosis in Indonesia. Journal of public health in Africa, 13(Suppl 2), 2401.

Dewi, T. L., Saraswati, D., & Maywati, S. (2024). Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 20(1), 9-19.

Fazirah, A., Irianto, T. D., Amirus, K., Karbito, K., & Nuryani, D. D. (2024). Hubungan Pengendalian Biologis Dengan Penyakit Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiling. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 5558-5567.

Gebremariam, G., Kiros, M., Hagos, S., Hadush, H., Gebremichael, A., Gebrekirstos, G., & Gebremariam, B. (2024). Trend of pulmonary tuberculosis and rifampicin-resistance among tuberculosis presumptive patients in Central Tigray, Ethiopia; 2018-2023: a six-year retrospective study. Tropical Diseases, Travel Medicine and Vaccines, 10(1), 15.

Girsang, Y. F., Halim, R., & Nasution, H. S. (2022). Mapping and Risk Factors of Tuberculosis in the Working Area of Putri Ayu Health Center 2022 Pemetaan dan Faktor Risiko Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Tahun 2022.

Janu, F. B. J. (2023). Hubungan Sosiodemografi Terhadap Keberhasilan Terapi Pada Pasien Dewasa Tuberculosis (Tb) Paru Di Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) Wilayah Semarang (Studi Observasional di Balai Kesehatan Masyarakat Wilayah Semarang) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Kanki, P., M'Boup, S., Marlink, R., Travers, K., Hsieh, C. C., Gueye, A., & Essex, M. (2022). Prevalence and risk determinants of human immunodeficiency virus type 2 (HIV-2) and human immunodeficiency virus type 1 (HIV-1) in west African female prostitutes. American journal of epidemiology, 136(7), 895-907.

Konde, C. P., Asrifuddin, A., & Langi, F. L. F. G. (2020). Hubungan antara umur, status gizi dan kepadatan hunian dengan tuberkulosis paru di Puskesmas Tuminting Kota Manado. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 9(1).

Majdi, M. M. (2021). Analisis faktor umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Korleko, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Sanitasi Dan Lingkungan, 2(2), 173-184.

Mustika, D., & Amin, C. (2021). Kajian Migrasi Orang Minangkabau Ke Kota Surakarta (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Nguyen, H. V., Brals, D., Tiemersma, E., Gasior, R., Nguyen, N. V., Nguyen, H. B., & Cobelens, F. (2023). Influence of sex and sex-based disparities on prevalent tuberculosis, Vietnam, 2017–2018. Emerging Infectious Diseases, 29(5), 967.

Pangaribuan, L., Kristina, K., Perwitasari, D., Tejayanti, T., & Lolong, D. B. (2020). Faktor-Faktor yang mempengaruhi kejadian tuberkulosis pada umur 15 tahun ke atas di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 23(1), 10-17.

Purbantari, A. D., Roesdiyanto, R., & Ulfah, N. H. (2019). Hubungan Pendidikan, Akses Pelayanan Kesehatan Dan Dukungan Keluarga Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Penderita Tb Paru Bta+ Di Puskesmas Janti Kota Malang. Preventia: The Indonesian Journal of Public Health, 4(1), 1.

Sabila, M. S., Maywati, S., & Setiyono, A. (2024). Hubungan Faktor Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Usia Produktif Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Cigeureung Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 20(1), 20-30.

Sejati, S., Awaluddin, A., & Hidayanti, R. (2020). Social Determinants Factors Related to Tuberculosis in Padang City. Human Care Journal, 5(4), 973-979.

Suarnianti, S. (2023). Analisis Disparitas Prevalensi Tuberculosis Paru Di Tinjau Dari Faktor Sosiodemografi. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3(3), 112-120.

Talarima, B., Lawalata, I. V., & Mantayborbir, N. B. (2021). Gambaran Epidemiologi Deskriptif Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Dobo Tahun 2016-2019. Jurnal Penelitian Kesehatan" Suara Forikes"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 12(3), 354-360.

Wibowo, S. A. (2022). Sosiodemografi terhadap strategi koping pasien TB paru di Jombang berbasis teori health belief model. Jurnal Keperawatan, 20(2), 10-19.

Downloads

Published

2025-05-29