Pengaruh persepsi pasien tentang marketing mix terhadap pemanfaatan pelayanan rawat inap
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i3.904
Marketing Mix Pelayanan Persepsi Pasien Rawat Inap
Abstract
Background: Inpatient services are one of the important indicators in measuring the quality and performance of hospitals. Hospitals need to pay attention to marketing strategies, especially marketing mixes to attract and retain patients. Patient perceptions of marketing mix elements such as product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence greatly influence patient decisions in utilizing inpatient services.
Purpose: To determine the effect of patient perceptions of the marketing mix on the utilization of inpatient services.
Method: Quantitative research with a cross-sectional approach. The research sample used was 122 inpatients at Kediri Baptist Hospital. The sampling technique was probability sampling with a simple random sampling method.
Results: The product moment correlation test conducted on patient perceptions of the marketing mix on the utilization of inpatient services, obtained a sig value of 0.000. The sig value is smaller than 0.05 (0.000> 0.05) which indicates that there is a significant influence between patient perceptions of the marketing mix on the utilization of inpatient services with a value of r = 0.752 which means it is classified as strong. Meanwhile, the magnitude of the contribution of the determinant coefficient and the determinant coefficient is KP = r².100% = 0.752² which means that the influence of patient perceptions of the marketing mix on the utilization of inpatient services is 56% and the remaining 44% is determined by other variables.
Conclusion: There is a significant influence between patient perceptions of the marketing mix on the utilization of inpatient services.
Suggestion: The hospital can conduct a customer satisfaction survey according to the specified period to increase the number of patient visits.
Keywords: Inpatient; Marketing Mix; Patient Perception; Service.
Pendahuluan: Pelayanan rawat inap merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur mutu dan kinerja rumah sakit. Rumah sakit perlu memperhatikan strategi pemasaran, khususnya bauran pemasaran (marketing mix) untuk menarik dan mempertahankan pasien. Persepsi pasien terhadap elemen marketing mix, seperti produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik sangat memengaruhi keputusan pasien dalam memanfaatkan layanan rawat inap.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh persepsi pasien tentang marketing mix terhadap pemanfaatan pelayanan rawat inap.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 122 pasien rawat inap RS Baptis Kediri. Teknik pengambilan sampel secara probability sampling dengan metode simple random sampling.
Hasil: Uji korelasi product moment yang dilakukan terhadap persepsi pasien tentang marketing mix terhadap pemanfaatan pelayanan rawat inap, ditemukan nilai sig 0.000. Nilai sig lebih kecil dari 0.05 (0.000>0.05), menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara persepsi pasien tentang marketing mix terhadap pemanfaatan pelayanan rawat inap dengan nilai r= 0.752 yang berarti tergolong kuat. Sementara itu, besarnya sumbangan koefisien determinan dan koefisien penentu sebesar KP=r².100%=0.752², artinya pengaruh persepsi pasien tentang marketing mix terhadap pemanfaatan pelayanan rawat inap sebesar 56% dan sisanya 44% ditentukan oleh variabel lain.
Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi pasien tentang marketing mix terhadap pemanfaatan pelayanan rawat inap.
Saran: Pihak rumah sakit dapat melakukan survei kepuasan pelanggan sesuai periode yang ditentukan agar meningkatkan jumlah kunjungan pasien.
Kata Kunci: Marketing Mix; Pelayanan; Persepsi Pasien; Rawat Inap.
Downloads
References
Arismen, A., Sulistiadi, W., & Sjaaf, A. C. (2019). Srategi Bauran Pemasaran Pelayanan Kesehatan RSD Kol. Abundjani Bangko di Era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Jurnal Arsi (Administrasi Rumah Sakit Indonesia), 5(2).
Assauri, S. (2007). Manajemen Pemasaran (Dasar, Konsep, dan Strategi). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Budiati, E., Arisandi, W., & Wiranti, W. R. P. (2020). Hubungan Bauran Pemasaran Dengan Minat Pemanfaatan Pelayanan Persalinan Oleh Ibu Antenatal Care Di Rumah Sakit Bersalin Asih. Malahayati Nursing Journal, 2(2), 417-426.
Gummesson, E. (2017). From Relationship Marketing to Total Relationship Marketing and Beyond. Journal of Services Marketing, 31, 16-20.
Idris, H., & Gayatri, I. (2021). Penilaian Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit: Pendekatan Quality Function Deployment (QFD). Palembang: UPT. Penerbit dan Percetakan Universitas Sriwijaya.
Indrasari, M. (2019) Pemasaran dan Kepuasan Pelanggan. Surabaya: Untomo.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Promosi Kesehatan Rumah Sakit. Diakses dari: https://peraturan.bpk.go.id/Details/143839/permenkes-no-4-tahun-2012
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016 tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. Diakses dari: https://peraturan.bpk.go.id/Details/113092/permenkes-no-44-tahun-2016
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementerian Kesehatan RI, 53(9), pp. 1689–1699. Diakses dari: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf
Koontz, H., O'donnell, C., & Weihrich, H. (1994). Manajemen. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th Edition). England: Pearson Education Limited.
Lestiningsih, A. S., Sabil, S., Hakim, L., & Widodo, D. P. (2023). Hubungan Implementasi Sistem Manajemen ISO 9001-2015 terhadap Peningkatan Standar Mutu Produk Baja Tulangan di Jakarta. Jurnal Perspektif, 21(1), 21-30.
Lupiyoadi, R. (2017). Manajemen Pemasaran Jasa. Jakarta: Salemba Empat.
Nurmawaddah, N. (2020). Hubungan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Dengan Pemanfaatan Ulang Pelayanan Di Unit Rawat Jalan RSIA Pertiwi Makassar. Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia, 3(2), 53-60.
Supriyanto, S. (2024). Pemasaran Industri Jasa Kesehatan. Yogyakarta: Andi.
Tafdilla, A. S. (2016). Pengaruh Persepsi Pasien tentang Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Pasien Rawat Jalan Memilih Layanan Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Majenang Tahun 2015. Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Semarang.
Tjiptono, F. (2014). Pemasaran Jasa: Prinsip, Penerapan, dan Penelitian (Edisi 1). Yogyakarta: Andi Offset.
Vanchapo, A. R., & Magfiroh, M. (2022). Mutu Pelayanan Kesehatan dan Kepuasan Pasien Penerbit: Tata Mutiara Hidup Indonesia.
Yasni, Y., Narmi, N., & Putri, L. A. R. (2020). Hubungan Marketing Mix Terhadap Kunjungan Ulang Pasien di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tengggara. Jurnal Keperawatan: Jurnal Penelitian Disiplin Ilmu Keperawatan, 4(02), 22-35.
Žibert, A., & Starc, A. (2018). Healthcare organizations and decision-making: leadership style for growth and development. Journal of Applied Health Sciences= Časopis za primijenjene zdravstvene znanosti, 4(1), 209-224.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.