Hubungan riwayat ibu hamil anemia dengan berat badan dan panjang badan lahir bayi

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i3.875

Authors

  • Sandya Windu Mustika Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Muwakhidah Muwakhidah Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Luluk Ria Rakhma Universitas Muhammadiyah Surakarta

Anemia Berat Badan Lahir Kehamilan Panjang Badan Lahir

Abstract

Background: Prevalence of pregnant women with anemia in 2013 was 37.1% and in 2018 it increased to 48.9%. In addition, as many as 51% of pregnant women experience anemia before giving birth. Anemia in pregnant women increases the risk of disorders in fetal development which is a factor influencing the weight and length of the baby at birth.

Purpose: To determine the relationship between a history of anemia in pregnant women and the baby's birth weight and length.

Method: Analytical study research with a cross-sectional study approach using consecutive sampling. The population of this study were mothers who gave birth at the Bringin Health Center, Ngawi Regency. This study was conducted in October, November, and December 2024 with a sample size of 37 respondents. Data analysis used in testing the relationship and strength between variables is the Chi Square Test statistical test with a degree of confidence p <0.05.

Results: Pregnant women with hemoglobin levels who experience anemia are 12 respondents (32.4%). The results of the analysis of the relationship between anemia and birth weight obtained a value of p = 0.003 (<0.05). Mothers with anemia have a 7.29x greater risk of giving birth to a LBW baby. In addition, the relationship between anemia and birth length of the baby shows a relationship between the two variables (p = 0.013) and mothers with anemia have a 6.25x greater risk of giving birth to a short baby.

Conclusion: There is a relationship between anemia in pregnant women and the birth weight and length of the baby.

Suggestion: Pregnant women are expected to consume foods with high iron content.

 

Keywords: Anemia; Birth Length; Birth Weight; Pregnancy.

 

Pendahuluan: Prevalensi ibu hamil dengan anemia tahun 2013 sebesar 37.1% dan tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi 48.9%. Selain itu, sebanyak 51% wanita hamil mengalami anemia sebelum melahirkan. Anemia pada ibu hamil memperbesar resiko gangguan terhadap perkembangan janin yang merupakan faktor pengaruh berat dan panjang bayi saat dilahirkan.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan riwayat ibu hamil anemia dengan berat badan dan panjang lahir bayi.

Metode: Penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan consecutive sampling. Populasi penelitian ini ialah ibu yang melahirkan di Puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2024 dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 37 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik Chi Square Test dengan derajat kepercayaan p<0.05.

Hasil: Ibu hamil dengan kadar hemoglobin yang mengalami anemia sebanyak 12 responden (32.4%). Hasil analisis hubungan antara anemia dengan berat badan lahir bayi memperoleh nilai p 0.003 (<0.05). Ibu dengan anemia memiliki resiko 7.29x lebih besar melahirkan bayi BBLR. Selain itu, hubungan anemia dengan panjang badan lahir bayi, menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel (p = 0.013) dan ibu dengan anemia memiliki resiko 6.25x lebih besar melahirkan bayi pendek.

Simpulan: Ada hubungan antara ibu hamil anemia dengan berat badan dan panjang badan lahir bayi.

Saran: Ibu hamil diharapkan konsumsi makanan dengan sumber zat besi yang tinggi.

 

Kata Kunci: Anemia; Berat Badan Lahir; Kehamilan; Panjang Badan Lahir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amini, A., Pamungkas, C. E., & Harahap, A. P. H. P. (2018). Usia ibu dan paritas sebagai faktor risiko yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ampenan. Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram, 3(2), 108-113.

Anwar, R., Razzaq, K., & Noor, N. (2019). Impact of maternal anemia on perinatal outcome. Pakistan Armed Forces Medical Journal, (2), 397.

Daru, J., Zamora, J., Fernández-Félix, B. M., Vogel, J., Oladapo, O. T., Morisaki, N., & Khan, K. S. (2018). Risk of maternal mortality in women with severe anaemia during pregnancy and post partum: a multilevel analysis. The Lancet Global Health, 6(5), e548-e554.

Destarina, R. (2018). Faktor risiko anemia ibu hamil terhadap panjang badan lahir pendek di Puskesmas Sentolo 1 Kulon Progo DI Yogyakarta. Gizi Indonesia, 41(1), 39-48.

Dewi, A. K., Dary, D., & Tampubolon, R. (2021). Status Gizi dan Perilaku Makan Ibu Selama Kehamilan Trimester Pertama. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 135-144.

Fisher, A. L., & Nemeth, E. (2017). Iron homeostasis during pregnancy. The American journal of clinical nutrition, 106, 1567S-1574S.

Harsono, T. (2015). Permasalahan Kehamilan Yang Sering Terjadi. Jawa Tengah: Platinum.

Hartiningrum, I., & Fitriyah, N. (2018). Bayi berat lahir rendah (BBLR) di Provinsi Jawa Timur tahun 2012-2016. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 7(2), 97-104.

Istiqumilaily, R., Nadhiroh, S. R., Sauma, C. A., & Amardiani, Z. G. (2023). Konsumsi Makanan Tinggi Zat Besi dan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 14(1), 149-153.

Kartikasari, B. W., Mifbakhuddin, D. N. M., & Mustika, D. N. (2013). Hubungan pendidikan, paritas, dan pekerjaan ibu dengan status gizi ibu hamil trimester III di Puskesmas Bangetayu Kecamatan Genuk Kota Semarang tahun 2011. Jurnal Kebidanan, 1(1), 9-18.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Kemenkes. Diakses dari: https://ayosehat.kemkes.go.id/buku-pedoman-pencegahan-dan-penanggulangan-anemia-pada-remaja-putri-dan-wanita-usia-subur

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Riskesdas 2018. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. hal 156). Diakses dari: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. Diakses dari: http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__2_Th_2020_ttg_Standar_Antropometri_Anak.pdf

Mahmudah, N. (2022). Karakteristik Ibu Hamil Dengan Anemia Di Pmb Istri Utami. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 9(2), 214-224.

Norwahidah, N., Solechah, S. A., Yulianti, Y., & Suryani, N. (2023). Hubungan Kecukupan Zat Besi, Asam Folat, Pengetahuan dan Sosial Ekonomi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Landasan Ulin Timur.

Novianti, S., & Aisyah, I. S. (2018). Hubungan anemia pada ibu hamil dan BBLR. Jurnal Siliwangi Seri Sains dan Teknologi, 4(1).

Nurdini, E. D, & Mahmudiono, T. (2020). Association between Household Food Security and Anemia among Pregnant Women (Study in Bektiharjo Village, Semanding Sub-district, Tuban District). Media Gizi Indonesia, 9(1), 78–86.

Ompusunggu, S. M., & Mardella, E. A. (2019). Parasitologi teknologi laboratorium medik. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Pratiwi, V., Pabidang, S., & Waryana, W. (2023). Hubungan antara kejadian kekurangan energi kronis (KEK) dan anemia pada ibu hamil dengan panjang badan lahir pendek di Kabupaten Sleman. Jurnal Ners, 7(1), 293-302.

Paendong, F. T., Suparman, E., & Tendean, H. M. (2016). Profil zat besi (Fe) pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Bahu Manado. e-CliniC, 4(1).

Prawirohardjo, S. (2020). Ilmu Kebidanan (Keempat). Jakarta: PT. Bina Pustaka.

Rahmati, S., Delpishe, A., Azami, M., Ahmadi, M. R. H., & Sayehmiri, K. (2017). Maternal Anemia during pregnancy and infant low birth weight: A systematic review and Meta-analysis. International journal of reproductive biomedicine, 15(3), 125.

Ramadanti, R., Wahyuntari, E., & Rosida, L. (2024). Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Panjang Badan Bayi Baru Lahir Di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Jurnal Kebidanan Indonesia, 15(1), 130-141.

Revita, T. (2024). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Sleman Yogyakarta The Correlation Between Diet and The Incidence of Anemia in Third Trimester Pregnant Womenat Puskesmas Sleman Yogyakarta. 2(September), 1384–1391.

Rizkiani, M., & Ramadhani, D. (2018). Infeksi Cacing Tambang Gambaran Infeksi Cacing Tambang Pada Penambang Pasir di Desa Pembataan Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru Tahun 2018. Jurnal Ergasterio, 6(1), 26-30.

Sangkhae, V., Fisher, A. L., Wong, S., Koenig, M. D., Tussing-Humphreys, L., Chu, A., & Nemeth, E. (2021). Effects of maternal iron status on placental and fetal iron homeostasis. The Journal of clinical investigation, 130(2).

Santi, D. R., Suminar, D. R., Devy, S. R., Mahmudah, M., & Soedirham, O. (2022). Risk factors for anemia in pregnant women: Literature review. International Journal of Midwifery Research, 1(3).

Sholiha, H., & Sumarmi, S. (2015). Analisis risiko kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR) pada primigravida. Media Gizi Indonesia, 10(1), 57-63.

Srour, M. A., Aqel, S. S., Srour, K. M., Younis, K. R., & Samarah, F. (2018). Prevalence of anemia and iron deficiency among Palestinian pregnant women and its association with pregnancy outcome. Anemia, 2018(1), 9135625.

Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2016). Penilaian status gizi edisi 2. Jakarta: Egc.

Suryanty, M., & Reswita, R. (2016). Analisis konsumsi pangan berbasis protein hewani di kabupaten lebong: Pendekatan model aids (Almost Ideal Demand System). Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 101-110.

Wahyuni, S., Ananti, Y., & Issabella, C. M. (2021). Pregnancy Anemia Relationship With The Event Of Low Birth Weight (LBW): Systematic Literature Review. Journal of Health, 8(2), 94-104.

Wahyuningrum, E. (2017). Korelasi Antara Status Gizi Anemia Dengan Berat Badan Dan Panjang Badan Bayi Baru Lahir. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan, 10(2), 28-33.

Widiastuti, A., & Permatasari, I. (2015). Hubungan Berat Plasenta Dengan Berat Badan Lahir Bayi Di Bpm N Panyalaian Kec. X Koto Kab Tanah Datar Tahun 2015. 'AFIYAH, 2(2).

Winda, W., & Susanto, R. (2021). Anemia dalam Kehamilan dan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 13(4), 1102-1104.

World Health Organization. (2017). Global Nutrition Targets 2025 Low Birth Weight Policy Brief. 287(2), 270. Diakses dari: https://doi.org/10.1001/jama.287.2.270

Yanti, N. L. G. P., & Resiyanthi, N. K. A. (2022). Hubungan Pengetahuan, Motivasi dan Peran Petugas Kesehatan dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil. Jurnal Keperawatan, 14(S1), 9-18.

Downloads

Published

2025-05-23