Hubungan self care perawatan kaki dengan pencegahan luka diabetik pada pasien diabetes melitus
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i4.864
Diabetes Mellitus Pencegahan Luka Diabetik Perawatan Kaki Self Care
Abstract
Background: Common complications of diabetes mellitus are untreated feet and are prone to wounds that if not treated properly will develop into gangrene. Self care is a description of an individual's behavior that is done consciously, is universal, and is limited to oneself.
Purpose: To determine the relationship between self care foot care and prevention of diabetic wounds in patients with diabetes mellitus.
Method: This study used an analytical design with a cross-sectional approach, data collection was carried out simultaneously in June 2023 in all working areas of the Lhokseumawe City Health Center. The study population was all patients with type II Diabetes Mellitus recorded at the study location. The sampling technique used a non-probability sampling method through a purposive sampling approach with a set sample size of 244 respondents, calculated using the Open Epi application.
Results: Showing that out of 163 respondents who had good foot self-care in preventing diabetic wounds and the majority carried out prevention, 114 respondents (69.9%) were found. Of the 81 respondents who had poor foot self-care in preventing diabetic wounds and the majority carried out prevention, 41 respondents (50.6%) were found with a p value of 0.003 (<0.05) meaning that there is a relationship between foot self-care and prevention of diabetic wounds in patients with diabetes mellitus.
Conclusion: There is a relationship between self-care of the foot and prevention of diabetic wounds in patients with diabetes mellitus.
Keywords: Diabetes Mellitus; Foot Care; Prevention of Diabetic Wounds; Self Care.
Pendahuluan: Komplikasi umum dari diabetes melitus adalah masalah kaki yang tidak dirawat dengan baik dan mudah mengalami luka yang jika tidak dirawat dengan benar akan berkembang menjadi gangrene. Self care merupakan gambaran perilaku seseorang individu yang dilakukan dengan sadar, bersifat universal, dan terbatas pada diri sendiri.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara self care perawatan kaki dengan pencegahan luka diabetik pasien diabetes melitus.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional, pengumpulan data dilakukan secara bersamaan pada bulan Juni 2023 diseluruh wilayah kerja Puskesmas Kota Lhokseumawe. Populasi penelitian mencakup seluruh penderita Diabetes Melitus tipe II yang tercatat di lokasi penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling melalui pendekatan purposive sampling dengan jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 244 responden, dihitung menggunakan aplikasi Open Epi.
Hasil: Menunjukan bahwa dari 163 responden yang memiliki self care perawatan kaki baik dalam pencegahan luka diabetik dan mayoritas melakukan pencegahan sebanyak 114 responden (69.9%). Dari 81 memiliki self care perawatan kaki buruk dalam pencegahan luka diabetik dan mayoritas mencegah sebanyak 41 responden (50.6%) dengan p value 0.003 (<0.05), berarti terdapat hubungan antara self care perawatan kaki dengan pencegahan luka diabetik pada pasien diabetes melitus.
Simpulan: Terdapat hubungan antara self care perawatan kaki dengan pencegahan luka diabetik pada pasien diabetes melitus.
Kata Kunci: Diabetes Mellitus; Pencegahan Luka Diabetik; Perawatan Kaki; Self Care.
Downloads
References
Andala, S., Fitria, N., Rizana, N., & Hasibuan, M. F. (2023). Relationship of Anxiety with Adherence to Medication in People with Diabetes Melitus. International Journal of Research and Innovation in Applied Science, 8(2), 73-78.
Dimantika, A., Sugiyarto, S., & Setyorini, Y. (2020). Perawatan Luka Diabetes Melitus Menggunakan Teknik Modern Dressing. Interest: Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 160-172.
Faturrohmah, H. (2022). Hubungan Diabetes Self-Management Dengan Pencegahan Ulkus Diabetikum Pada Pasien Risiko Kaki Diabetik (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Arosbaya Kecamatan Arosbaya) (Doctoral Dissertation, Stikes Ngudia Husada Madura).
Hartono, D. (2019). Hubungan self care dengan komplikasi diabetes melitus pada pasien diabetes melitus tipe II di Poli Penyakit Dalam RSUD Dokter Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Journal of Nursing Care and Biomolecular, 4(2), 111-118.
Hastuti, A. J., & Suriawanto, N. (2019). Hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Di Ruang Garuda Rsu Anutapura Palu. Journal Of Midwifery And Nursing Volume, 1(3).
Haskas, Y., & Restika, I. (2021). Evaluasi Ragam Metode Perawatan Luka Pada Pasien Dengan Ulkus Diabetes: Literature Review. Jurnal Keperawatan Priority, 4(2), 12-28.
Hayani, N., Zulkarnaini, Z., & Azwarni, A. (2021). Pengaruh Manajemen Stres Dengan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Iyu Aceh Tamiang Tahun 2018. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(11), 2357-2362.
International Diabetes Federation. (2019). IDF Diabetes Atlas ninth Edition 2019. IDF: Belgium
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar 2018 Nasional. Diakses dari: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf
Lestari, M. (2022). Hubungan Perilaku Pencegahan Luka Kaki Dengan Skor Sensasi Kaki (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Maulidina, S. N., Sicilia, A. G., Wardhani, P. C., Wahyudi, H., & Aini, U. (2025). Hubungan Self Care pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Poliklinik Penyakit dalam RSU Bhakti Asih Kota Tangerang Tahun 2024. Journal of Educational Innovation and Public Health, 3(1), 170-179.
Ningrum, H. S., & Imamah, I. (2022). Pengetahuan dan perilaku perawatan kaki pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Gondang Sragen. Journal Keperawatan, 1(2), 59-66.
Ningsih, A., & Yusran, M. (2019). Terapi Madu Pada Penderita Ulkus Diabetikum. Medical Profession Journal of Lampung, 9(2), 308-313.
Oktorina, R., Wahyuni, A., & Harahap, E. (2019). Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Melitus. Real in Nursing Journal (RNJ), 2 (3), 108-117.
Permadani, A. D., & Maliya, A. (2017). Hubungan tingkat pengetahuan tentang ulkus Kaki diabetik dengan pencegahan terjadinya Ulkus kaki diabetik pada pasien diabetes Melitus di persadia Rumah sakit dokter Soeradji Tirtonegoro Klaten (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Smeltzer, S. C., Bare, B. G., Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2010). Homeostasis, Stress, and Adaptation. Brunner & Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing. 95
Supardi, E., & Jamaluddin, M. (2020). Hubungan Penggunaan Alas Kaki Dengan Luka Kaki Diabetik Di Klinik Perawatan Luka Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(2), 112-116.
United Nations International Children’s Emergency Fund. (2012). Humanitarian Action for Children 2012, New York 2012. Diakses dari: https://www.unicef.org/reports/humanitarian-action-children-2012
Widodo, W., & Naila, S. (2022). Pendidikan Kesehatan Puasa Yang Aman Bagi Penderita Diabetes Melitus. Perawat Mengabdi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 1(1), 8-14.
World Health Organization. (2014). Reducing Risks, Promoting Healthy Life. Geneva. Diakses dari: https://iris.who.int/handle/10665/67454
Wulandari, N. A., Waluyo, A., & Irawati, D. (2019). Pengalaman pasien diabetes melitus tipe 2 dalam melakukan tindakan pencegahan terjadinya luka pada kaki. Jurnal Keperawatan Silampari.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.