Analisis faktor yang berhubungan dengan kepesertaan jaminan kesehatan nasional

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i4.855

Authors

  • Riana Riana Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat
  • Didik Dwi Sanyoto Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat
  • Bahrul Ilmi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan
  • Silvia Kristanti Tri Febriana Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat
  • Herawati Herawati Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat

Aksesibilitas Informasi Dukungan Keluarga Jaminan Kesehatan Nasional Pendapatan Persepsi

Abstract

Background: National health insurance is a program that is able to increase the achievement of Universal Health Coverage (UHC) and can help create optimal health levels. As for the data on national health insurance participation in Banjar Regency, which is still low, national health insurance participation in the Martapura 1 Health Center working area is still below 50% of the total population.

Purpose: To analyze factors related to participation in national health insurance.

Method: This study is quantitative with an observational analytical cross-sectional research design. The study was conducted in the Martapura 1 Health Center Working Area. The sampling technique used probability sampling technique with the cluster proportional random sampling method and the number of samples was 110 respondents. Data analysis used univariate, bivariate, and multivariate analysis. Bivariate analysis used the chi-square test and multivariate analysis used multiple logistic regression test.

Results: There is no relationship between geographic accessibility and national health insurance participation (p-value = 0.300). However, there is a relationship between perception (p-value = 0.000), family support (p-value = 0.000), income (p-value = 0.047), and information accessibility (p-value = 0.029). The most dominant related variable is the family support variable with an Exp (B) value of 6.891.

Conclusion: There is no relationship between geographic accessibility and national health insurance participation. However, there is a relationship between perception, family support, income, and information accessibility and the most dominant relationship is family support with national health insurance participation.

Suggestion: The public is expected to be more concerned and think positively about the national health insurance program and actively participate. The Health social security agency needs to strengthen socialization, especially through social media.

 

Keywords: Family Support; Income; Information Accessibility; National Health Insurance; Perception.

 

Pendahuluan: Jaminan kesehatan nasional (JKN) adalah program yang mampu meningkatkan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) dan dapat membantu menciptakan derajat kesehatan yang optimal. Adapun pada data kepesertaan JKN di Kabupaten Banjar yang masih rendah kepesertaan JKN yaitu di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1 masih mencapai dibawah 50% dari total jumlah penduduk.

Tujuan: Untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepesertaan jaminan kesehatan nasional.

Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik cross sectional. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 1. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan metode cluster proporsional random sampling dan jumlah sampel sebanyak 110 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda.

Hasil: Tidak terdapat hubungan antara keterjangkauan geografi dengan kepesertaan JKN (p-value=0.300). Namun, ada hubungan antara persepsi (p-value=0.000), dukungan keluarga (p-value=0.000), pendapatan (p-value=0.047), dan aksesibilitas informasi (p-value=0.029). Adapun variabel yang berhubungan paling dominan adalah variabel dukungan keluarga dengan nilai Exp (B)= 6.891.

Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara keterjangkauan geografi dengan kepesertaan JKN. Namun, ada hubungan antara persepsi, dukungan keluarga, pendapatan, dan aksesibilitas informasi serta hubungan paling dominan pada dukungan keluarga dengan kepesertaan JKN.

Saran: Masyarakat diharapkan lebih sadar dan berpikir positif terhadap program JKN serta aktif menjadi peserta. BPJS kesehatan perlu memperkuat sosialisasi, khususnya lewat media sosial.

 

Kata Kunci: Aksesibilitas Informasi; Dukungan Keluarga; Jaminan Kesehatan Nasional; Pendapatan; Persepsi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriliani, S., & Raharjo, B. B. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mandiri. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(3), 713-721.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. (2023). Data JKN. Diakses dari: https://www.bpjs-kesehatan.go.id/#/?slug=peserta-jkn

Dewan Jaminan Sosial Nasional. (2023). Laporan Tahunan JKN 2023. Diakses dari: https://www.scribd.com/document/809744552/Laporan-Tahunan-JKN-2023

Ernawati, C. T., & Uswatul, D. (2019). Hubungan Kepesertaan JKN Mandiri dengan Pendapatan, Pengetahuan, Persepsi, Akses, dan Kepercayaan Masyarakat Suku Sakai di Desa Petani Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Tahun 2018. JKKI: Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 8(1), 25-29.

Gea, A., Khairina, E., & Salsabila, L. (2023). Persepsi Masyarakat Terhadap Program Jaminan Kesehatan Berbasis Pemerintah di Kota Batam: Studi Kasus Aplikasi Mobile JKN Berbasis Elektronik. Jurnal Mediasosian: Jurnal Ilmu Sosial Dan Administrasi Negara, 7(2), 325–337.

Keacya, R. A., Tucunan, A. A. T., & Mandagi, C. K. F. (2023). Hubungan Antara Pendidikan Dan Persepsi Dengan Kepatuhan Membayar Iuran JKN Peserta Mandiri Di Kelurahan Paniki Bawah. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 6131-6139.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Diakses dari: https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2023

Kurniawati, W., & Rachmayanti, R. D. (2018). Identifikasi Penyebab Rendahnya Kepesertaan JKN pada Pekerja Sektor Informal di Kawasan Pedesaan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 6(1), 33.

Kusumaningrum, A., & Azinar, M. (2018). Kepesertaan Masyarakat dalam Jaminan Kesehatan Nasional Secara Mandiri. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 2(1), 149–160.

Laila, J., Ainy, A., & Safriantini, D. (2020). Determinan Keputusan Pekerja Mandiri Menjadi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Disease Prevention and Public Health Journal, 14(1), 21.

Lia, L. A., Noorhidayah, & Anwary, A. Z. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Ulin Kota Banjarbaru Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1), 1–12.

Nadhiroh, E. U., & Indrawati, F. (2021). Determinan Kepemilikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Grobogan Kabupaten Grobogan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(6), 802-809.

Narmansyah, S., Indar, Rahmadani, S., Arifin, M. A., & Thaha, R. M. (2022). Analisis Pemanfaatan Sistem Informasi JKN Mobile Di Kota Makassar. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(3), 196–204.

Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Paramitha, C. A., Pujianti, N., Noor, I. H., Noor, M. S., & Rosadi, D. (2021). Faktor yang berhubungan dengan kepesertaan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) di Kabupaten Banjar. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 8(1), 19–23.

Rahman, T., Noorhidayah, & Norfai. (2020). Hubungan Pendapatan, Persepsi dan Dukungan Keluarga dengan Keikutsertaaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Ulin Tahun 2020.

Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(1), 1–7.

Rifky, P. M., & Jannatin, I. S. (2025). Kajian Literatur tentang Pengaruh Aplikasi Kesehatan Satusehat Mobile dan Mobile JKN terhadap Kesadaran Gaya Hidup Sehat di Indonesia (2019-2023). Jurnal Penelitian Inovatif, 5(1), 327-352.

Riza, Y., Mahmudah, M., Ernadi, E., & Ilmi, B. (2020). Implementasi (Input, Proses dan Output) JKN-KIS pada Pelayanan Kesehatan di Faskes Tik.1 Puskesmas Alalak Tengah Implementation. The Indonesian Journal of Health Promotion, 3(3), 204–211.

Thobibah, I., Ernawaty, & Damayanti, N. A. (2020). Analisis Faktor Penentu Kepesertaan BPJS. Keperawatan Silampari, 4(1), 162–170.

Tsamara, R., Muchlis, N., & Hikmah, N. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Dalam Penggunaan BPJS Di Puskesmas Lauleng Bukit Harapan. Window of Public Health Journal, 4(3), 401–410.

Downloads

Published

2025-06-21