Pengaruh interaksi virtual sebagai terapi untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan hemodinamik pasien ICU

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i2.840

Authors

  • Yeni Astuty Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Yani Sofiani Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Rizki Nugraha Agung Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Fitrian Rayasari Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Dian Noviati Kurniasih Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso Jakarta

Hemodinamik Intensive Care Unit (ICU) Interaksi Virtual Kecemasan Terapi

Abstract

Background: Anxiety is a common problem among patients in the Intensive Care Unit (ICU) and can result in hemodynamic instability. One innovative solution to reduce anxiety is to use video calls as a substitute for limited in-person family visits.

Purpose: To determine the effect of virtual interaction as therapy in reducing anxiety and improving hemodynamics in ICU patients.

Method: Quasi-experimental research with pre-test and post-test on one intervention group, conducted in the ICU of An-nisa Hospital Tangerang in October-December 2024. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 60 participants. The independent variable in this study is virtual interaction via video call, while the dependent variable is the level of anxiety of ICU patients. Data analysis used univariate in the form of frequency distribution and bivariate using the Wilcoxon Signed Rank test.

Results: Video call therapy was effective in significantly reducing the anxiety level of ICU patients (pretest score 17.07±0.583 to 12.43±0.898; p=0.000). Video calls had a significant impact on hemodynamic parameters, namely a decrease in systolic pressure (166.00±7.376 to 1125.70±7.728), diastolic (111.80±9.876 to 89.33±8.821), heart rate (113. 00±9.927 to 78.533±6.981), and respiration rate (22.766±1.165 to 16.766±1.381) with p=0.000. This intervention is effective to reduce anxiety and improve hemodynamic stability.

Conclusion: The video call intervention was effective in reducing anxiety levels and improving hemodynamic parameters.

 

Keywords: Anxiety; Hemodynamics; Intensive Care Unit (ICU); Therapy; Virtual Interaction.

 

Pendahuluan: Kecemasan merupakan masalah umum yang dihadapi oleh pasien di Intensive Care Unit (ICU) dan dapat berdampak pada ketidakstabilan hemodinamik. Salah satu solusi inovatif untuk mengurangi kecemasan adalah dengan menggunakan video call sebagai pengganti kunjungan langsung keluarga yang terbatas.

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh interaksi virtual sebagai terapi untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan hemodinamik pasien ICU.

Metode: Penelitian kuasi-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test pada satu kelompok intervensi, dilaksanakan di ICU Rumah Sakit An-nisa Tangerang, pada bulan Oktober-Desember 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 partisipan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah interaksi virtual melalui video call, sedangkan variabel dependen adalah tingkat kecemasan pasien ICU. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank.

Hasil: Terapi video call efektif menurunkan tingkat kecemasan pasien ICU secara signifikan (skor pretest 17.07±0.583 menjadi 12.43±0.898 ketika posttest; p=0.000). Video call memberikan dampak signifikan terhadap parameter hemodinamik, yaitu penurunan tekanan sistolik (166.00±7.376 menjadi 1125.70±7.728), diastolik (111.80±9.876 menjadi 89.33±8.821), denyut jantung (113.00±9.927 menjadi 78.533±6.981), dan laju respirasi (22.766±1.165 menjadi 16.766±1.381) dengan nilai p=0.000. Intervensi ini efektif untuk menurunkan kecemasan dan memperbaiki stabilitas hemodinamik pasien.

Simpulan: Intervensi video call terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan dan memperbaiki parameter hemodinamik pasien.

 

Kata Kunci: Hemodinamik; Intensive Care Unit (ICU); Interaksi Virtual; Kecemasan; Terapi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amaliah, L., & Richana, R. (2018). Effect Of Consultation Activity To An Anxiety Rate In Patient Family Which Interested In Icu Room Waled Hospital Cirebon Regency. Jurnal Kesehatan Mahardika, 5(2), 12-14.

Annisa, D. F., & Ifdil, I. (2016). Konsep Kecemasan (Anxiety) Pada Lanjut Usia (Lansia). Konselor, 5(2), 93-99.

Bimantara, A., Nursanti, S., & Ramdhani, M. (2023). Implementasi Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Pasien Covid-19 Di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Jakarta. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 15943-15950.

Chaerunisa, S., Merida, S. C., & Novianti, R. (2022). Intervensi Perilaku Untuk Mengurangi Gejala Kecemasan Pada Lansia Di Desa Mekarsari Rw 12 Tambun Selatan. Devotion: Jurnal Pengabdian Psikologi, 1(01), 21-40.

Christensen, M., & Liang, M. (2023). Critical Care: A Concept Analysis. International Journal Of Nursing Sciences, 10(3), 403-413.

Dewi, A., & Semedi, B. P. (2020). pencegahan dan pengendalian infeksi coronavirus disease di ruang ICU. Surabaya: Airlangga University Press.

Dewi, A., Utomo, B., & Rachman, S. (2020). Panduan asuhan keperawatan (PAK) pada pasien kritis dengan covid-19. Surabaya: Airlangga University Press.

Elyas, Y., Yona, S., & Waluyo, A. (2022). Aspek Caring Perawat Dalam Perawatan Pasien Ards Covid-19 Terpasang Extracorporeal Membrane Oxigenation (Ecmo): Studi Kasus Dengan Pendekatan Teori Keperawatan Care, Core And Cure Lydia Hall. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(2), 850-859.

Jurali, S. (2021). Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Ansietas Pada Klien Hipertensi Di Puskesmas Andalas Kota Padang. Padang: Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang.

Leni, M. M., Dwidiyanti, M., & Fitrikasari, A. (2023). Efektivitas Mindfulness-Based Cognitive Therapy (Mbct) Untuk Mengurangi Gangguan Kecemasan Dan Depresi Pada Orang Dewasa. Journal Of Telenursing (Joting), 5(1), 471-480.

Mariati, M., Hindriyastuti, S., & Winarsih, B. D. (2022). Gambaran Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Yang Di Rawat Di Icu Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan, 7(01).

Nugroho, D., Achmad, L. I., Muktiali, S., & Nenda, N. (2024). Penerapan Terapi Perilaku Rasional Emotif Untuk Mengatasi Gangguan Kecemasan Umum Pada Lansia. Coution: Journal Of Counseling And Education, 5(1), 101-107.

Nurrohmah, F. I., & Rinaldi, M. R. (2022). Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Lansia. Jurnal Psikologi Talenta, 8(1), 18-25.

Omar, W. M. (2022). Comparison Between Full Outline Unresponsiveness Score And Glasgow Coma Scale In Predicting Patient Outcome With Neurological Disorder In Intensive Care Units: A Prospective Observational Cross-Sectional Study (Doctoral Dissertation, Aaup).

Paramuditha, A., Wahyuningsih, B. D., & Pratiwi, R. M. (2023). Pengaruh Relaksasi Autogenic Terhadap Kecemasan Pasien Cva Infark Yang Dirawat Di Rs Sahabat Suwayuwo Pasuruan (Doctoral Dissertation).

Rosalina, C. (2024). Penerapan Relaksasi Benson Terhadap Intensitas Nyeri Post Operasi Tur-P Di Ruang Rawat Inap Rsi Aisyiyah Malang (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang).

Schroeder, K., Pathak, A., & Sarwer, D. B. (2021). A Call For Trauma-Informed Intensive Care. Nursing Outlook, 69(5), 717-719.

Setyaningrum, M., & Husain, F. (2023). Adaptasi Perawatan Lansia Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Panti Elim Semarang. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, (12)1, 157-170

Shahdosti, H., Mazlom, S. R., Vaghee, S., & Amini, S. (2020). Evaluating The Effect Of Planned Online Video Visitations On Anxiety And Depression Of Patients At Open Heart Intensive Care Unit: A Randomized Controlled Trial. Iranian Red Crescent Medical Journal, (22) 7, e102578.

Widiyono, W. (2021). Buku mata ajar keperawatan kritis: asuhan keperawatan yang etis, legal dan peka budaya pada klien yang mengalami kritis dan mengancam kehidupan. Kediri: Lembaga Chakra Brahmana Lentera.

Downloads

Published

2025-05-03