Gambaran kasus diare pada anak di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i3.473
Anak Diare Gambaran Kasus
Abstract
Background: Diarrhea is an increase in the water content of the stool due to an imbalance in the normal functioning of the physiological processes of the small and large intestine responsible for the absorption of various ions, other substrates, and consequently water. The main cause of death in diarrhea is dehydration which occurs due to loss of fluid and electrolytes through the stool. While other causes are dysentery, nutrition, and infection.
Purpose: To determine the description of diarrhea cases in children at Ibnu Sina Hospital, Makassar.
Method: Descriptive research with a cross-sectional approach to see the picture of diarrhea cases in children at Ibnu Sina Hospital, Makassar for the period January - December 2023. The data used are secondary data in the form of medical records and patient data recorded as many as 713 people. The sample used was 88 respondents with acute diarrhea. The sample size used in this study is in accordance with the Slovin formula, with the inclusion criteria of children aged 5-18 years who experience diarrhea, while the exclusion criteria are children who experience diarrhea accompanied by other diseases.
Results: The majority of respondents aged 5-9 years were 47 people (53.4%). The distribution of gender between males and females was even, with 44 people (50.0%) being male and female. Most respondents had good nutritional status as many as 44 respondents (50%), the degree of dehydration was obtained as many as 42 (47.6%) without dehydration, and as many as 83 respondents (94.3%) were given zinc.
Conclusion: The incidence of diarrhea in this study was 713 cases of diarrhea. Cases of diarrhea based on age in children were mostly in the 5-9 year age group, and there was no difference between genders. In addition, without dehydration or mild/moderate dehydration, good nutritional status, and zinc administration.
Keywords: Case Description; Children; Diarrhea.
Pendahuluan: Diare adalah peningkatan kandungan air dalam tinja karena ketidakseimbangan fungsi normal proses fisiologis usus kecil dan besar yang bertanggung jawab untuk penyerapan berbagai ion, substrat lain, dan akibatnya air. Penyebab utama kematian diare yaitu dehidrasi yang terjadi akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui feses. Sementara penyebab lainnya adalah disentri, gizi, dan infeksi.
Tujuan: Untuk mengetahui Gambaran kasus diare pada anak di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.
Metode: Penelitian deskriptif melalui pendekatan cross sectional untuk melihat gambaran kasus diare pada anak di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar periode Januari – Desember 2023. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa rekam medik dan ditemukan data pasien yang tercatat sebanyak 713. Sampel yang digunakan berjumlah 88 responden dengan kondisi diare akut. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sesuai dengan rumus besar slovin, dengan kriteria inklusi anak usia 5-18 tahun yang mengalami diare, sedangkan kriteria eksklusinya adalah anak yang mengalami diare disertai penyakit lain.
Hasil: Mayoritas 47 responden (53.4%) berada pada umur 5-9 tahun. Sebaran jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan merata, sebanyak 44 (50.0%) laki-laki dan perempuan. Sebagian besar responden memiliki status gizi baik sebanyak 44 responden (50%), derajat dehidrasi didapatkan sebanyak 42 (47.6%) tanpa dehidrasi, dan sebanyak 83 responden (94.3%) diberikan zinc.
Simpulan: Angka kejadian diare dalam penelitian ini sebanyak 713 kasus diare. Kasus diare berdasarkan umur pada anak paling banyak pada kelompok umur 5-9 tahun dan tidak ada perbedaan antara jenis kelamin. Selain itu, tanpa dehidrasi atau dehidrasi ringan/sedang, berstatus gizi baik, dan dilakukan pemberian zinc.
Kata Kunci: Anak; Diare; Gambaran Kasus.
Downloads
References
Akhondi, H., & Simonsen, K. A. (2023). Bacterial diarrhea. In Stat Pearls. Stat Pearls Publishing. Diakses dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/sites/books/NBK551643/
Anastasiani, C., Ningsih, F., & Ovany, R. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Penanganan Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pahandut. Jurnal Surya Medika (JSM), 9(1), 104-111.
Bakry, A. U. H., Amna, E. Y., & Isfanda, I. (2023). Gambaran Pengetahuan Orang Tua tentang Dehidrasi dan Penanganannya pada Anak di Bawah Lima Tahun. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(5), 302-307.
Daley, S. F., & Avva, U. (2024). Pediatric Dehydration. In StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing.
Dewi, I. A. P. P., Paramasatiari, A. A. A. L., & Lely, A. A. O. (2023). Karakteristik Pasien Diare Anak Umur 2-5 Tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya, Denpasar. Aesculapius Medical Journal, 3(2), 180-187.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Diakses dari: https://apidinkes.sulselprov.go.id/repo/dinkes-PROFIL_2020_FINISH1.pdf
Fakhrurrozi, M., & Subrata, I. M. (2022). Gambaran Penderita Diare Pada Balita Di Uptd Puskesmas Ii Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat Periode Juni-November Tahun 2019. Archive of Community Health, 8(3), 398.
Jarman, A. F., Long, S. E., Robertson, S. E., Nasrin, S., Alam, N. H., McGregor, A. J., & Levine, A. C. (2018). Sex and gender differences in acute pediatric diarrhea: a secondary analysis of the Dhaka study. Journal of epidemiology and global health, 8(1), 42-47.
Juvitha, D. C., Nurbaiti, L., & Suryani, D. (2019). Gambaran kasus diare akut pada anak di bawah 5 tahun yang dirawat inap di RSU Provinsi NTB tahun 2015. Jurnal Kedokteran, 8(1), 13-16.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset kesehatan dasar (Riskedas) 2018. Diakses dari: https://layanandata.kemkes.go.id/katalog-data/riskesdas/ketersediaan-data/riskesdas-2018
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Diakses dari: https://peraturan.bpk.go.id/Details/152505/permenkes-no-2-tahun-2020
Kurnia, E. D. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia Sekolah 6-12 Tahun Di Wilayah Puskesmas Plaju Kota Palembang Tahun 2012. Skripsi thesis, Universiras Muhammadiyah Palembang.
Kusumawardani, Y., & Rokhaidah, R. (2021). Pemberian Tablet Zinc Dengan Durasi Diare Pada Balita. Indonesian Journal Of Health Development, 3(2), 239-244.
Nemeth, V., & Pfleghaar, N. (2022). Diarrhea. Diakses dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK448082/
Pratama, R. I., & Purnama, D. M. W. (2018). Diagnosis Dan Penatalaksanaan Diare Persisten Dengan Gizi Buruk Dan Anemia. JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 6(2), 13-21.
Prawati, D. D., & Haqi, D. N. (2019). Faktor yang memengaruhi kejadian diare di Tambak Sari, Kota Surabaya. Jurnal promkes, 7(1), 34-45.
Rahmat, D., Firmansyah, A., Timan, I. S., Bardosono, S., Prihartono, J., & Gayatri, P. (2023). Risk factors of prolonged diarrhea in children under 2 years old. Clinical and Experimental Pediatrics, 66(12), 538.
Ramdayanti, N. F., & Furqaani, A. R. (2024). Gambaran Karakteristik Pasien Diare Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bojongsoang Tahun 2023. In Bandung Conference Series: Medical Science (Vol. 4, No. 1, pp. 411-417).
Tambuwun, F., Ismanto, A. Y., & Silolonga, W. (2015). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada anak usia sekolah di wilayah kerja puskesmas bahu manado. e-journal keperawatan (e-Kp), 3(2), 1-8.
World Health Organization. (2019). "Diarrhoea". Diakses dari: https://www.who.int/health-topics/diarrhoea#tab=tab_1
.
Yunadi, F. D., & Budiarti, T. (2017). Hubungan Usia dan Status Gizi Dengan Derajat Dehidrasi Diare pada Balita. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 20-27.
Yusuf, S. (2016). Profil diare di ruang rawat inap anak. Sari pediatri, 13(4), 265-70.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.