Analisis spasial kejadian tuberkulosis paru berdasarkan kepadatan penduduk
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i7.4458
Pulmonary Tuberculosis Population Density Spatial Analysis
Abstract
Background: Tuberculosis (TB) remains a major public health problem, and its distribution often varies markedly between areas within a single city. Population density is a demographic-environmental factor that can raise the intensity of contact between individuals and facilitate airborne transmission of Mycobacterium tuberculosis.
Purpose: To map the spatial distribution of pulmonary tuberculosis cases, map population density, and analyze the spatial relationship between population density and pulmonary tuberculosis incidence.
Method: This study is a descriptive quantitative study with an ecological study design and a spatial analysis approach, conducted in April 2026 in the City Of Madiun. The sampling technique used was total sampling, in which all 27 urban villages were designated as the units of analysis for the study. The independent variable in this study was the number of pulmonary tuberculosis cases per urban village, while the dependent variable was population density. Univariate analysis was used to describe the distribution of each variable, while bivariate analysis employed Spearman’s rank correlation test.
Results: In 2025, Madiun City recorded 411 pulmonary tuberculosis cases distributed unevenly across its 27 urban villages, with a total population of 201,733 people over an area of 33.23 km² (mean density 5,604 people/km²). The highest number of cases occurred in Manisrejo (46 cases), followed by Nambangan Lor (26), Demangan (25), Klegen (23), Kejuron and Taman (22 each), and Mojorejo (21), while Kuncen and Pangongangan recorded the lowest number of cases (4 each). These same urban villages also had the highest population counts, led by Manisrejo (15,876 people). The Spearman Rank test showed a very strong, positive, and statistically significant correlation between population density and pulmonary tuberculosis cases (r = 0.836; p = 0.000).
Conclusion: Population density is significantly and very strongly associated with the number of pulmonary tuberculosis cases at the urban-village level in Madiun City in 2025. Urban villages with both high population density and a high TB burden – Manisrejo, Nambangan Lor, Demangan, Taman, Mojorejo, Klegen, and Kejuron – should be prioritized for area-based TB control.
Keywords: Pulmonary Tuberculosis; Population Density; Spatial Analysis.
Downloads
References
Afifiani, K., Wardani, R. S., & Kristini, T. D. (2021, December). Pola Spasial Sebaran Kasus Baru Tuberkulosis Paru. In Prosiding Seminar Nasional Unimus (Vol. 4).
Badan Pusat Statistik Kota Madiun. (2025). Kota Madiun Dalam Angka 2025. Badan Pusat Statistik Kota Madiun. Diakses Dari: Https://Madiunkota.Bps.Go.Id/Id/Publication/2025/02/28/Be5b63a7ff2eb967c0e7d7ad/Kota-Madiun-Dalam-Angka-2025.Html
Dinas Kesehatan Kota Madiun. (2026). Data Sistem Informasi Tuberkulosis (Sitb) Kota Madiun Tahun 2025. Dinas Kesehatan Kota Madiun. Diakses Dari: Https://Jatim.Antaranews.Com/Berita/1069431/Pemkot-Madiun-Targetkan-Temuan-1312-Kasus-Tb-Hingga-Akhir-2026
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2025). Dinkes Jatim Gelar Monitoring Eliminasi Tbc, Temuan Kasus Pada 2025 Baru 62 Persen. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Diakses Dari: Https://Dinkes.Jatimprov.Go.Id/Berita/Percepat-Eliminasi-Tbc-Dinkes-Jatim-Tingkatkan-Kapasitas-Sdm-Kesehatan-Dan-Apresiasi-Kinerja-Daerah-Fasyankes-Serta-Kader-Berprestasi-Dalam-Program-Tbc
Dinas Komunikasi Dan Informasi Jawa Timur. (2025). Jawa Timur Gencarkan Langkah Strategis Menuju Eliminasi Tbc 2030. Dinas Komunikasi Dan Informatika Provinsi Jawa Timur. Diakses Dari Https://Kominfo.Jatimprov.Go.Id/Berita/Jawa-Timur-Gencarkan-Langkah-Strategis-Menuju-Eliminasi-Tbc-2030.
Dotulong, J. F., Sapulete, M. R., & Kandou, G. D. (2015). Hubungan Faktor Risiko Umur, Jenis Kelamin Dan Kepadatan Hunian Dengan Kejadian Penyakit Tb Paru Di Desa Wori Kecamatan Wori. Jurnal Kedokteran Komunitas Dan Tropik, 3(2), 57-65.
Ferotillah, M., Hasyim, H., & Syakurah, R. A. (2025). Efektivitas Strategi Active Case Finding Dalam Penemuan Kasus Tb: Kajian Sistematis Dari Studi Global. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(3), 7932–7941.
Helmy, H., Kamaluddin, M. T., Iskandar, I., & Suheryanto. (2022). Investigating Spatial Patterns Of Pulmonary Tuberculosis And Main Related Factors In Bandar Lampung, Indonesia Using Geographically Weighted Poisson Regression. Tropical Medicine And Infectious Disease, 7(9), 212.
Inggarputri, Y. R., Trihandini, I., Novitasari, P. D., & Makful, M. R. (2023). Spatial Analysis Of Tuberculosis Cases Diffusion Based On Population Density In Bekasi Regency In 2017-2021. Berita Kedokteran Masyarakat, 39(1), E6462.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Gerakan Indonesia Akhiri Tbc. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses Dari: Https://Kemkes.Go.Id/Id/Indonesias-Movement-To-End-Tb
Khairani, N., Effendi, S. U., & Izhar, I. (2020). Hubungan Kepadatan Hunian Dan Ventilasi Rumah Dengan Kejadian Tb Paru Pada Pasien Dewasa Yang Berkunjung Ke Puskesmas Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara. Chmk Health Journal, 4(2), 140-148.
Khairunnisa, C. (2026). Buku Ajar Tuberkulosis: Strategi Promotif, Preventif, Dan Kuratif Dalam Kesehatan Masyarakat. Penerbit Kbm Indonesia.
Lestari, A. A., Makful, M. R., & Okfriani, C. (2021). Analisis Spasial Kepadatan Penduduk Terhadap Kasus Tuberkulosis Di Provinsi Jawa Barat 2019-2021. Jurnal Cahaya Mandalika, 3(2), 577-584.
Lestari, D. M., & Sufa, H. I. (2024). Hubungan Antara Usia Dan Kepadatan Hunian Dengan Kejadian Tuberculosis Paru Di Uptd Puskesmas Pringsewu Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(1), 57-75.
Mariana, D. (2017). Kepadatan Hunian, Ventilasi Dan Pencahayaan Terhadap Kejadian Tb Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Jurnal Kesehatan Manarang, 3(2).
Maulinda, W. N., Hernawati, S., Marchiant, N., & Caesarina, A. (2021). Pengaruh Kelembaban Udara, Suhu Dan Kepadatan Hunian Terhadap Kejadian Tb Paru: Pengaruh Kelembaban Udara, Suhu Dan Kepadatan Hunian Terhadap Kejadian Tb Paru. Jurnal Midwifery Zigot, 4(2), 38-40.
Navianti, D., & Damanik, H. D. L. (2021). Kondisi Fisik Rumah Penduduk Terhadap Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Palembang. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 1(2), 72-79.
Nuraini, N., Suhartono, S., & Raharjo, M. (2022). Hubungan Faktor Lingkungan Fisik Dalam Rumah Dan Perilaku Kesehatan Dengan Kejadian Tb Paru Di Purwokerto Selatan Banyumas. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(2), 210-218.
Putri, A. M., Thohari, I., & Sari, E. (2022). Kondisi Fisik Rumah (Jenis Dinding, Jenis Lantai, Pencahayaan, Kelembaban, Ventilasi, Suhu, Dan Kepadatan Hunian) Mempengaruhi Kejadian Penyakit Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Krian Sidoarjo Tahun 2021. Gema Lingkungan Kesehatan, 20(1), 22-28.
Rahmawati, H., & Rahmaniati, M. (2020). Analisis Spasial Kasus Baru Tuberkulosis Bta (+) Terhadap Kepadatan Penduduk Di Jawa Tengah Tahun 2016-2018. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(03), 137-143.
Sari, M., & Fitriyani, S. (2021). Analisis Spasial Temporal Sosiodemografi Dan Variabilitas Iklim Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru Bta Positif Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2013-2017. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (Jukmas), 5(2), 140-150.
Simbolon, D. R., Mutiara, E., & Lubis, R. (2019). Analisis Spasial Dan Faktor Risiko Tuberkulosis Paru Di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi-Sumatera Utara Tahun 2018. Berita Kedokteran Masyarakat, 35(2), 65-71.
Srisantyorini, T., Nabilla, P., Herdiansyah, D., Dihartawan, D., Fajrini, F., & Suherman, S. (2022). Analisis Spasial Kejadian Tuberkulosis Di Wilayah Dki Jakarta Tahun 2017-2019. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 18(2), 131-138.
World Health Organization. (2023). Global Tuberculosis Report 2023. Diakses dari: http://who.int/publications/i/item/9789240083851
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.