Efektivitas pijat akupresur Sanyinjiao (SP6) dalam upaya menurunkan kejadian dismenore pada mahasiswi

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i6.3729

Authors

  • Dhiya Alfiyyah Almas Program Studi Sarjana Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda
  • Siti Noorbaya Program Studi Sarjana Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda
  • Besse Lidia Program Studi Sarjana Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda

Acupressure Therapy Dysmenorrhea Female Students Menstrual Pain Sanyinjiao (SP6)

Abstract

Background: Primary dysmenorrhea is one of the most common menstrual disorders experienced by adolescent girls and young women. Menstrual pain can interfere with daily activities, academic concentration, productivity, and quality of life. Various non-pharmacological methods have been developed to alleviate dysmenorrhea pain; one such method is acupressure therapy at the Sanyinjiao (SP6) point.

Purpose: To determine the effectiveness of acupressure therapy at the Sanyinjiao (SP6) point in reducing the intensity of primary dysmenorrhea pain among female university students.

Method: This study was a quasi-experimental study using a one-group pretest-posttest design. The research was conducted from March to April 2026 at the Mutiara Mahakam College of Health Sciences in Samarinda. Purposive sampling was used to recruit 30 female student participants. The independent variable was acupressure therapy at the Sanyinjiao (SP6) point, while the dependent variable was dysmenorrhea pain intensity. Pain levels were assessed using the Numeric Rating Scale (NRS), and statistical analysis was performed using the Wilcoxon signed-rank test.

Results: Prior to the intervention, the majority of participants experienced moderate pain (53.3%), followed by severe pain (36.7%) and mild pain (10.0%). The mean pain intensity score before the intervention was 5.93 ± 1.721 points. After the intervention, the majority of participants experienced mild pain (56.7%), 40.0% experienced moderate pain, and 3.3% experienced no pain. The mean pain intensity score decreased to 3.33 ± 1.373 points. The Wilcoxon signed-rank test results indicated a significant difference in pain intensity before and after the intervention (p-value < 0.001).

Conclusion: Acupressure therapy at the Sanyinjiao (SP6) point is highly effective as a non-pharmacological method for reducing primary dysmenorrhea pain intensity by promoting relaxation, providing comfort, and alleviating tension during menstruation. Thus, this therapy can be considered a safe and easy-to-administer alternative for managing menstrual pain and has the potential to improve the quality of life for young women suffering from dysmenorrhea.

Suggestion: Healthcare professionals, particularly midwives, are encouraged to play an active role in providing information, counseling, and training regarding acupressure as a complementary therapy for managing primary dysmenorrhea.

 

Keywords: Acupressure Therapy; Dysmenorrhea; Female Students; Menstrual Pain; Sanyinjiao (SP6).

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alghani, S. R., Sari, R. D. P., Septiani, L., & Utama, W. T. (2024). Gangguan siklus menstruasi. Medical Profession Journal of Lampung, 14(3), 587-592.

Anita, R., Mayangsari, R. N., & Noorbaya, S. (2025). Pengaruh pemberian terapi akupresur dan infused water lemon terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di Klinik Wicaksana Laghawa Sangatta Utara. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 8(1), 316-322.

Bancin, D., Sitorus, F., & Anita, S. (2022). Edukasi pendidikan kesehatan reproduksi (Kespro) remaja pada kader posyandu remaja lembaga pembinaan khusus kelas I Medan. Jurnal Abdimas Mutiara, 3(1), 103-110.

Dewi, I., & Djide, N. A. N. (2024). Pengaruh edukasi dengan menggunakan audio visual tentang personal hygiene saat menstruasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri di SMP Negeri 1 Banawa Selatan. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4(3), 99-103.

Herawati, Y., Fitri, D. M., & Yakin, K. N. (2023). Pengaruh terapi akupresur terhadap intensitas dismenore pada remaja Pondok Pesantren Cipari Kec. Pangatikan Kab. Garut Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Kebidanan Dan Kesehatan, 12(2), 163-176.

Ismatuddiyanah, I., Meganingrum, R. J. A. A., Putri, F. A., & Mahardika , I. K. (2023). Ciri dan Tugas Perkembangan Pada Masa Remaja Awal dan Menengah Serta Pengaruhnya Terhadap Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27233–27242.

Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda, L. (2024). Perkembangan masa remaja. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259-273.

Johan, H. (2023). Penyuluhan kesehatan reproduksi remaja di posyandu remaja Pondok Pesantren Hidayatullah Samarinda. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 5225-5231.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Dismenore (Nyeri Haid). Diakses dari: https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/545/dismenore-nyeri-haid

Kurniawan, Y. S., Priyangga, K. T. A., Krisbiantoro, P. A., & Imawan, A. C. (2020). Green chemistry influences in organic synthesis: A review. Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science, 1, 1-12.

Lee, B. H. (2024). A perspective on the identity of the acupoint. Innovations in Acupuncture and Medicine, 17(4), 111-115.

Li, J., Zhang, Y., & Tong, Y. (2024). Comment on dysmenorrhea, A narrative review of therapeutic options. Journal of Pain Research, 3313-3314.

Manafe, K. N., Adu, A. A., & Ndun, H. J. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang dismenore dan penanganan non farmakologi Di SMAN 3 Kupang. Media Kesehatan Masyarakat, 3(3), 258-265.

Peng, Z., Zheng, Y., Yang, Z., Zhang, H., Li, Z., Xu, M., & Lin, R. (2024). Acupressure: a possible therapeutic strategy for anxiety related to COVID-19: a meta-analysis of randomized controlled trials. Frontiers in Medicine, 11, 1341072.

Pitaloka, R. D., Keswara, N. W., & Purwanti, A. S. (2024). Hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas 4-6: the relationship of knowledge about menstruation and readiness for menarche in grade 4-6 students. Binawan Student Journal, 6(1), 36-41.

Puspariny, C. (2023). Pengaruh kombinasi kinesio taping dan akupresur pada titik sanyinjiao (sp 6) terhadap disminore primer pada remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(2), 162-169.

Saharani, H. F., & Wahyuningsih, I. R. (2025). Pengaruh akupresure titik sp6 dan li4 terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala i fase aktif di Klinik Pratama D’maryam. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya, 31(2), 415-424.

Septiani, R., Anggraini, Y., Martini, M., & Putriana, Y. (2023). Analisis pelaksanaan program pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Kota Metro. Media Ilmu Kesehatan, 12(2).

Sulistyorini, C. (2023). Gambaran penatalaksanaan dismenora pada remaja putri di SMP Syiachona Cholil dan SMP Darul Ulum Wadda’Wah Al Hasaniyah Samarinda. Jurnal Adijaya Multidisplin, 1(04), 997-1007.

Sumiatik, S., & Handayani, P. (2025). Pengaruh terapi akupresure menggunakan titik l14 terhadap disminore pada santriwati di Pondok Pesantren Al-Uswah Sumatera Utara Tahun 2024. Jurnal Media Informatika, 6(2), 1142-1147.

Suryana, E., Wulandari, S., Sagita, E., & Harto, K. (2022). Perkembangan masa remaja akhir (tugas, fisik, intelektual, emosi, sosial dan agama) dan implikasinya pada pendidikan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(6), 1956-1963.

Tambunan, M. S., & Hidayat, F. (2023). Keterkaitan dismenorea dengan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji. Tarumanagara Medical Journal, 5(2), 319-324.

Wahyuni, W., & Zulfahmi, U. (2021). Prevalensi dan gambaran karakteristik dismenorea pada remaja. Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health, 1(1), 1-13.

World Health Organization. (2026). Menstrual health. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/menstrual-health

Yao, C., Zeng, X., Zhang, S., Xiao, B., Sun, P., Kong, L., & Fang, M. (2025). Acupoint massage: a comprehensive descriptive review of its forms, applications, and underlying mechanisms. Chinese medicine, 20(1), 54.

Downloads

Published

2026-08-29