Efektivitas edukasi kesehatan berbasis video animasi dan leaflet terhadap pengetahuan cegah anemia pada remaja putri

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i6.3727

Authors

  • Sa'adah Sa'adah Program Studi Sarjana Kebidanan, STIKES Mutiara Mahakam Samarinda
  • Siti Noorbaya Program Studi Sarjana Kebidanan, STIKES Mutiara Mahakam Samarinda
  • Besse Lidia Program Studi Sarjana Kebidanan, STIKES Mutiara Mahakam Samarinda

Adolescent Girls Anemia Animated Video Health Education Leaflet

Abstract

Background: Anemia is a nutritional issue frequently experienced by adolescent girls due to increased iron requirements during puberty, rapid growth, and inadequate nutritional intake. This condition can negatively impact learning concentration, academic performance, and future reproductive health. Despite various prevention programs, some adolescent girls still demonstrate low levels of knowledge and poor adherence to taking blood-supplementing tablets (iron supplements).

Purpose: To determine the influence and effectiveness of health education using animated videos combined with leaflets in improving knowledge regarding anemia prevention among adolescent girls.

Method: This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design and a two-group pretest-posttest structure. The research was conducted from April 13 to April 20, 2026, at State Junior High School 11 Samarinda. Purposive sampling was used to recruit 48 participants, who were divided into two groups: an intervention group (24 participants) and a control group (24 participants). The independent variable was health education using animated videos and leaflets, while the dependent variable was the level of knowledge regarding anemia prevention among the adolescent girls. The control group received education via lectures and leaflets, whereas the intervention group received education via lectures supported by leaflets and animated videos. The collected data were statistically analyzed to assess differences and the impact of the health education intervention on improving participants' knowledge.

Results: The study results showed that the majority of participants were 15 years old (58.3%) and in the 11th grade (54.2%). Most parents had a secondary education level (64.6%), and the majority worked as traders (50.0%). The majority of participants fell into the non-adherent category regarding the consumption of blood-supplementing tablets (70.8%). The intervention group experienced an increase in mean knowledge scores from 65.79 ± 12.70 points to 87.46 ± 9.67 points, with a p-value of < 0.000. The control group also showed an increase from 63.17 ± 15.61 points to 81.88 ± 10.14 points (p < 0.000). Meanwhile, the difference between the control group and the intervention group yielded a p-value of 0.057.

Conclusion: Health education utilizing animated video media combined with leaflets proved effective in increasing adolescent girls' knowledge regarding anemia prevention. Although both groups experienced a significant increase in knowledge, the intervention group demonstrated higher average scores.

Suggestion: Schools are advised to incorporate health education as a routine, integrated activity within the school program and to collaborate with healthcare professionals to conduct educational sessions using interactive, engaging learning media that are easier for students to understand.

 

Keywords: Adolescent Girls; Anemia; Animated Video; Health Education; Leaflet.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisah, S., Ismail, S., & Margawati, A. (2021). Edukasi kesehatan dengan media video animasi: Scoping review. Jurnal Perawat Indonesia, 5(1), 641-655.

Amalia, N. R., Jamil, M. U., Dewi, H. A., & Hidayatulloh, A. I. (2024). Analisis pengetahuan remaja putri tentang anemia di wilayah kerja puskesmas karang anyar. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 9(1), 311-320.

Angelia, S., & Mutriqah, D. A. (2025). Studi Literatur: gambaran prevalensi kejadian anemia pada remaja dan faktor risiko anemia literatur review: overview of anemia prevalence in adolescent and risk factors for anemia. Jurnal Surya Medika (JSM), 11(3), 183-195.

Aryani, D., Mulyani, S., & Ekawaty, F. (2024). Analisis perbandingan edukasi kesehatan media video dan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 5(1), 51-61.

Astuti, E. R. (2023). Literature Review: Faktor-Faktor Penyebab Anemia Pada Remaja Putri Literature Review: Factors Causes Anemia In Adolescent Women the license CC BY-SA 4.0. Jambura Journal of Health Science and Research, 5(2), 550-561.

Astutik, W., Aini, N., Anam, K., & Masyita, G. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia remaja putri di SMPN 6 Tana Tidung. Jurnal Keperawatan Wiyata, 4(1), 20-26.

Bila, S., Evra, N. N., Putri, A. M., & Anggraini, D. (2025). Hubungan Antara Anemia dan Fungsi Ginjal pada Pasien dengan Penyakit Ginjal Kronis. Scientific Journal, 4(1), 06-14.

Fatmawati, T. Y., Aisah, A., & Indrawati, I. (2024). Hubungan pengetahuan gizi dan pendidikan ibu dengan kejadian anemia pada remaja putri di smp pelita raya kota jambi: The relationship between nutrition knowledge and maternal education with the incidence of anaemia in adolescent girls at Smp Pelita Raya, Jambi City. Jurnal Ilmiah Pamenang, 6(2), 190-198.

Febrynati, D. E., Hazanah, S., Ardyanti, D., Kemenkes, P., & Timur, K. (2024). Pengaruh Media Sosial Tiktok terhadap Pengetahuan. ZAHRA: Journal of Health and Medical Research, 4(4), 675-683.

Hamidah, S., & Rizal, M. S. (2022). Edukasi kesehatan reproduksi dan perkembangan remaja di panti asuhan yatim muhammadiyah kecamatan gresik kabupaten gresik jawa timur. Journal of Community Engagement in Health, 5(2), 237-248.

Hidayati, Z. R., & Jailani, S. (2025). Analisis prinsip etika penelitian sebagai landasan moral dalam karya ilmiah: Perspektif etika akademik di perguruan tinggi Indonesia. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 4(3), 541-550.

Ismatuddiyanah, M., & RJAA, P. FA, & Mahardika, IK (2023). Ciri dan tugas perkembangan pada masa remaja awal dan menengah serta pengaruhnya terhadap pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusa, 7(3), 27236.

Jaji, J., & Natosba, J. (2023). Pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan remaja putri dalam pencegahan anemia di SMA. In Proceeding Seminar Nasional Keperawatan (Vol. 9, No. 1, pp. 30-35).

Johan, H., Noorbaya, S., & Saidah, S. (2021). Pengaruh media audio visual edukasi smart (aves) terhadap hasil belajar keterampilan dasar praktik mahasiswa kebidanan. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 4(2), 119-127.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Cegah anemia raih masa remaja yang sehat aktif dan berprestasi. Diakses dari: https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4224/cegah-anemia-raih-masa-remaja-yang-sehat-aktif-dan-berprestasi

Koibur, M. E., Murdiyanto, A. W., Munawar, Z., Insany, G. P., Manurung, H. E., Karmana, D., & Sastradipraja, C. K. (2023). Sains Data: Strategi, Teknik, dan Model Analisis Data. Kaizen Media Publishing.

Kurniawati, H. F. (2026). Faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(1), 46–53. Diakses dari: https://ejournal.umpri.ac.id/index.php/JIK/article/view/3400

Marlina, H., Hayana, H., & Ismainar, H. (2021). Program edukasi kesehatan; upaya preventif terhadap penularan Covid-19 di SMA Negeri 2 Siak Hulu Provinsi Riau. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, 3(1), 23-28.

Monika, A., Sulistyorini, C., Wahyuni, R., & Meihartati, T. (2023). Hubungan pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe di SMP Negeri 36 Samarinda. MUTIARA Multidiciplinary Scientifict Journal, 8(2), 22-28.

Mulansari, L., Badriah, D. L., & Iswarawanti, D. N. (2024). Pengaruh edukasi video dan leaflet terhadap pengetahuan dan sikap siswi dalam konsumsi tablet tambah darah. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 15(02), 503-512.

Musniati, N., & Fitria, F. (2022). Edukasi pencegahan anemia pada remaja putri. Media Karya Kesehatan, 5(2).

Noorbaya, S., Ardan, M., & Fitri, R. (2020). Pembinaan pusat informasi dan konseling remaja berbasis komunikasi karakter. Jurnal Abdimas Mahakam, 4(02), 261-267.

Oktalia, J. L., Alfitri, K. N., & Putriana, D. (2023). Hubungan pengetahuan anemia dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kadar hemoglobin remaja putri. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas' Aisyiyah Yogyakarta (Vol. 1, pp. 210-217).

Pemayun, C. I. M., Winangsih, R., & Ariyanti, K. S. (2023). Gambaran perilaku konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di Tabanan. Jurnal Medika Usada, 6(1), 64-73.

Utami, S. (2024). Korelasi antara gaya belajar kinestetik dengan hasil belajar kognitif siswa pada pembelajaran biologi materi kingdom animalia.

World Health Organization. (2024). Guideline on haemoglobin cut-offs to define anaemia in individuals and populations. Diakses dari: https://www.who.int/publications/i/item/9789240088542

Downloads

Published

2026-08-28