Faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik pengelolaan limbah cair pada industri batik skala rumah tangga

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i4.3228

Authors

  • Liya Ni’matul Maula Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Mulia
  • Srimulti Srimulti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Mulia
  • Erna Nurochim Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Mulia
  • Gunawan Adi Prasetya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Mulia
  • Astri Yunita Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Mulia
  • Berna Detha Meilyana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Mulia

Batik Industry Household Scale Liquid Waste Management

Abstract

Background: Wastewater management practices in home-based batik industries still face various challenges, particularly in terms of human resources and supporting facilities. Many batik artisans lack understanding of the impacts of wastewater on health and the environment. Furthermore, most home-based batik industries still discharge waste directly into drains without prior treatment. This situation is influenced by limited knowledge, a lack of wastewater treatment technology, and a lack of environmental monitoring.

Purpose: To analyze factors related to wastewater management practices in home-based batik industries.

Method: This quantitative study used an observational analytical design with a cross-sectional approach. The study was conducted in February 2026 with home-based batik industry operators in Pekalongan City. A sample of 60 respondents was selected using purposive sampling. Data collection was conducted through a questionnaire that measured knowledge, attitudes, length of business, availability of treatment facilities, and support for environmental education related to wastewater management. Data were analyzed statistically using the Chi-Square test with a significance level of p < 0.05.

Results: The majority of respondents (38 respondents) had a good level of knowledge. Thirty-five respondents (58.3%) had a positive attitude toward waste management. Waste treatment facilities were available in 32 batik industries (53.3%). Good liquid waste management practices were found in 37 respondents (61.7%). The analysis showed a significant relationship between artisan knowledge (p-value = 0.001), artisan attitudes (p-value = 0.002), length of industry operation (p-value = 0.014), availability of waste treatment facilities (p-value = 0.000), and support for environmental education (p-value = 0.010) and liquid waste management practices in home-scale batik industries.

Conclusion: Most artisans have good liquid waste management practices, and there is a significant relationship between artisan knowledge, artisan attitudes, length of batik industry operation, availability of liquid waste treatment facilities, and support for environmental education and liquid waste management practices in home-scale batik industries.

Suggestion: Artisans are encouraged to increase their knowledge and awareness of the importance of safe and environmentally friendly liquid waste management. Relevant agencies must also provide regular and ongoing environmental education programs to improve good waste management practices among batik artisans.

 

Keywords: Batik Industry; Household Scale; Liquid Waste Management.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, A. A. L. (2021). Pengolahan Limbah Cair Industri Batik Kayu Dengan Metode Filtrasi Menggunakan Media Arang Aktif, Zeolit Dan Pasir (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).

Diyah, N., Ratuannisa, T., Ekawati, E., Yulia, E., Purwasasmita, B. S., & Nugraha, A. B. (2023). Studi pengolahan air limbah batik pada skala industri rumah tangga dan usaha kecil menengah di Cirebon, Indonesia. Dampak, 20(1), 8–15.

Fauzan, A. C., Saifudin, A., Nafisatuzzahro, N., & Hakim, M. H. (2026). Pendampingan pengolahan limbah cair menggunakan teknologi ipal berbasis iot sebagai upaya pengendalian lingkungan dan meningkatkan produktivitas kelompok pengrajin batik. Ganesha: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 450-456.

Indana, L., Prihatiningsih, B., Fitri, A. C. K., Anggraini, S. P. A., & Marcella, L. (2024). Pendampingan pengolahan limbah cair batik di UMKM Omah Batik Sukun, Kota Malang. Darmabakti: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 53–058.

Indrayani, L., & Rahmah, N. (2018). Nilai parameter kadar pencemar sebagai penentu tingkat efektivitas tahapan pengolahan limbah cair industri batik. Jurnal Rekayasa Proses, 12(1), 41-50.

Indrayani, L. (2019). Upaya strategis pengelolaan limbah industri batik dalam mewujudkan batik ramah lingkungan. In Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan dan Batik (Vol. 1, No. 1).

Jatmiko, B., Pratolo, S., Anwar, M., Ardhi, K. F., & Anjani, A. M. (2020). Penguatan Instalasi Pengolahan Air Limbah Untuk Umkm Batik Dan Handycraft. In Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat.

Kartika, A., Febriawati, H., Oktavidiati, E., Wati, N., & Angraini, W. (2025). Analisis Pengolahan Limbah Cair Pada Pengrajin Batik Besurek Di Kelurahan Betungan Kota Bengkulu. Avicenna: Jurnal Ilmiah Учредители: Universitas Muhammadiyah Bengkulu, 19(3), 168-178.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. JDIH KLHK. Diakses dari: https://jdih.kemenlh.go.id/admin/storage/dokumen_hukum/68d3f18d1b3d7.pdf

Khasna, S. (2021). Evaluasi kebijakan pengelolaan limbah batik di Kota Pekalongan. Transparansi J. Ilm. Ilmu Adm., 4(1), 28-36.

Kurniawan, W. M., Purwanto, P., & Sudarno, S. (2013). Wastewater Management Strategy for Sustainable Batik MSME Centers in the District Sukoharjo. Journal Knowledge Neighborhood, 11(2), 62-72.

Melfazen, O., Rozikin, M. K., Sakinah, N. L., & Febriantoro, S. D. (2022). Pengolahan Limbah Cair Batik Menggunakan Metode Presipitasi Dan Filtrasi Untuk Umkm Batik. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 3(4), 333-338.

Mukadar, L. A., Joko, T., & Setiani, O. (2021). Liquid waste pollution load analysis home industry batik and the impact on the quality of river water in the sub-district of Pekalongan Selatan, Pekalongan city. International Journal of Health, Education & Social (IJHES), 4(11), 47-60.

Purnata, H., Rahmat, S., Ilahi, N. A., Triwuri, N. A., & Pratiwi, A. F. (2025). Pengolahan Limbah Cair Batik dengan Elektrokoagulasi dan Filtrasi-Adsorbsi untuk Keberlanjutan. Room of Civil Society Development, 4(1), 197-210.

Purwaningrum, S. I., & Yuliani, F. (2024). Persepsi Pengrajin dalam Pengelolaan Limbah Cair Batik Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(2), 1368-1375.

Purwaningrum, S. I. (2024). Analisis pengelolaan air limbah batik sebagai upaya penerapan produksi bersih Kota Jambi. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 7(2), 45-55.

Qonitah, F., Ariastuti, R., Dewi, A. O. T., Suwardi, S., Yuliyanti, A. D., & Azizah, R. N. (2025). Pendampingan pengolahan limbah cair batik di UMKM Batik Cahaya Baru, Semarang. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 6(1), 63-69.

Rachmi, I. S., & Muzayanah, M. (2018). Tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku pemilik industri batik dalam mengolah limbah produksi batik di Kampung Batik Jetis Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo (Studi kasus di Kampung Batik Jetis Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo). Swara Bhumi, 5(6).

Rafidah, M. Y. (2023). Analisis Industri Batik dalam Pengelolaan Limbah dalam Upaya Sustainable Development Goals (SDGS) di provinsi Jambi. Media Bina Ilmiah, 17(8), 2041-2054.

Ragil, A. W., Saifudin, A. G., Gunawan, A., & Misidawati, D. N. (2023). Analisis strategi pengelolaan air limbah industri batik yang berkelanjutan di kota pekalongan. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 1-9.

Sari, M. M., Hartini, S., & Sudarno, S. (2015). Pemilihan Desain Instalasi Pengelolaan Air Limbah Batik yang Efektif dan Efisien dengan Menggunakan Metode Life Cycle Cost (Studi Kasus di Kampung Batik Semarang). J@ Ti Undip: Jurnal Teknik Industri, 10(1), 27-32.

Safamaura, R. S., & Afany, M. R. (2025). Pengaruh Limbah Cair Industri Batik Terhadap Kualitas Air Sungai Loji di Pekalongan. JTSL (Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan), 12(1), 153-158.

Sukismanto, Rukmana, R., Khambali, Kandari, A. M., Syamsuddin S., Hermiyanti, P., Marpaung, D. R. A. K., Suparyati, Rokhmalia, F., Karimuna, S. R., Aryani, D., Anggraeni, V. J., & Kadir, L. (2024). Pengelolaan limbah. Eureka Media Aksara.

Sulthonuddin, I., & Herdiansyah, H. (2021). Sustainability of Batik wastewater quality management strategies: analytical hierarchy process. Applied Water Science, 11(2), 31.

Utami, W., & Indah, M. (2024). A Pengolahan Limbah Zat Warna Batik di Perairan: SLR: Pengolahan Limbah Zat Warna. JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan, 2(2).

Downloads

Published

2026-07-08