Strategi percepatan penurunan stunting pada balita melalui intervensi gizi dan pendekatan komprehensif: Sebuah tinjauan literatur

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i4.2896

Authors

  • Arum Dwi Anjani Prodi S1 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Batam
  • Devy Lestari Nurul Aulia Prodi S1 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Batam
  • Nasya Aqeela Prodi S1 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Batam

Comprehensive Approach Nutrition Intervention Risk Factors Stunting Toddlers

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutritional problem that remains a major challenge in developing countries, including Indonesia, due to its impact on the quality of future human resources.

Purpose: To analyze risk factors and strategies for accelerating stunting reduction in toddlers through nutritional interventions and a comprehensive approach.

Method: This literature review employed a descriptive qualitative approach. Data were obtained from the Google Scholar database covering the years 2014–2026, using keywords related to stunting. The literature selection process was conducted using the PRISMA approach and yielded 20 articles that met the inclusion criteria.

Results: The study indicates that the main risk factors for stunting include low birth weight (LBW), low maternal education, nutritional deficiencies, suboptimal parenting patterns, and poor sanitation and environmental conditions. Stunting also impacts cognitive development and reduced learning ability in children. Specific nutritional interventions such as supplementary feeding and nutrition education have proven effective in improving the nutritional status of toddlers. Furthermore, a comprehensive approach through community empowerment, cross-sector collaboration, improved health services, and the use of technology also supports accelerated stunting reduction.

Conclusion: An effective strategy to accelerate stunting reduction requires an integrated approach involving specific and sensitive nutrition interventions, focusing on the First 1,000 Days of Life. Synergy between the government, health workers, and the community is key to sustainably reducing stunting prevalence.

 

Keywords: Comprehensive Approach; Nutrition Intervention; Risk Factors; Stunting; Toddlers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, C. E., & Watiningrum, R. Y. (2024). Pengaruh intervensi gizi spesifik terhadap kejadian stunting; study literatur review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga, 8(2), 66-75.

Apriluana, G., & Fikawati, S. (2018). Analisis faktor-faktor risiko terhadap kejadian stunting pada balita (0-59 bulan) di negara berkembang dan asia tenggara. Media penelitian dan pengembangan kesehatan, 28(4), 247-256.

Aridiyah, F. O., Rohmawati, N., & Ririanty, M. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak balita di wilayah pedesaan dan perkotaan (the factors affecting stunting on toddlers in rural and urban areas). Pustaka Kesehatan, 3(1), 163-170.

Bagaskara, J. (2025). Menakar Akar Dan Solusi Stunting Di Indonesia: Kajian Terpadu Gizi, Sanitasi, Dan Intervensi Kebijakan. Jurnal Dinamika Sosial dan Sains, 2(4), 645-650.

Dermawan, A., Mahanim, M., & Siregar, N. (2022). Upaya percepatan penurunan stunting di kabupaten asahan. Jurnal Bangun Abdimas, 1(2), 98-104.

Emilyana, R. (2025). Efektivitas program penurunan stunting pada upt puskesmas juai (studi kasus Desa Buntu Karau dan Hukai Kecamatan Juai Kabupaten Balangan). Al Iidara Balad, 6(2), 396-403.

Fadhlurrohman, H. (2025). Analisis Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting dalam Capaian SDGS di Indonesia: Studi Kasus di Kabupaten Karawang. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(3), 857-875.

Frederica, W., Al-Firdaus, L. K., & Fitriyah, F. (2024). Strategi Penurunan Angka Stunting dan Analisis Hambatan Kebijakan. Ethics and Law Journal: Business and Notary, 2(3), 55-65.

Kharisma, B., Wardhana, A., Batti, P., Yudistira, A. M. A., Rachmawati, R., Ramdhani, A. S., & Ulandari, F. D. (2026). Strategi Penurunan Stunting Terhadap Balita di Kabupaten Garut: Pendekatan Gap Analysis, SWOT dan Litmus Test. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(6), 1663-1681.

Kusumawati, E., Rahardjo, S., & Sari, H. P. (2015). Model pengendalian faktor risiko stunting pada anak bawah tiga tahun. Kesmas, 9(3), 249-256.

Maryati, I., Annisa, N., & Amira, I. (2023). Faktor dominan terhadap kejadian stunting balita. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2695-2707.

Meilasari, N., & Adisasmito, W. (2024). Upaya percepatan penurunan stunting melalui pemberian makanan tambahan (PMT) pangan lokal: Systematic review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(3), 630-636.

Mutmainah, F., Husaini, M., & Sugiannor, S. (2024). Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting Di Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan (Studi Kasus Desa Batu Merah dan Desa Lajar). Jurnal pelayanan publik, 1(1), 11-19.

Nursifa, A. F., Khoirunnisa, S., Hafiz, M. I., & Ridwan, H. (2025). Pemenuhan gizi pada seribu hari pertama kehidupan terhadap kejadian stunting di Indonesia: Literature review. Jurnal Kesehatan Indra Husada, 13(1), 82-89.

Pratama, R., Daulay, Z. Z., Tanjung, L. F. R., Aulia, S. N., Ramadhani, S., Mayasari, U., & Ridwan, M. (2024). Upaya peningkatan kesadaran masyarakat dalam penurunan stunting melalui sosialisasi menu makanan bergizi seimbang. MENARA RIAU, 18(2), 130-145.

Priyono, P. (2020). Strategi Percepatan Penurunan Stunting Perdesaan (Studi Kasus Pendampingan Aksi Cegah Stunting di Desa Banyumundu, Kabupaten Pandeglang). Jurnal Good Governance.

Rahmawati, S. A. (2023). Strategi Program Peningkatan Gizi Sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting. JMM (Jurnal Masy Mandiri). Published online.

Rahmayana, R., Ibrahim, I. A., & Damayati, D. S. (2014). Hubungan pola asuh ibu dengan kejadian stunting anak usia 24-59 bulan di Posyandu Asoka II wilayah pesisir Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate Kota Makassar tahun 2014. Al-Sihah: The Public Health Science Journal.

Supriyanto, H., & Rahman, A. (2023). Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting Di Kecamatan Salem Kabupaten Brebes. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(2), 241-254.

Turisna, Y., Siahaan, J. M., & Barus, E. (2023). Upaya percepatan penurunan stunting (gizi buruk dan pola asuh) pada balita yang beresiko stunting. Jurnal Abdimas Mutiara, 4(2), 131-140.

Widyaningsih, N. N., Kusnandar, K., & Anantanyu, S. (2018). Keragaman pangan, pola asuh makan dan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 7(1), 22-29.

Wulandari, E. C., Wijayanti, H. S., Widyastuti, N., Panunggal, B., Ayustaningwarno, F., & Syauqy, A. (2021). Hubungan stunting dengan keterlambatan perkembangan pada anak usia 6-24 bulan. Journal of Nutrition College, 10(4), 304-312.

Yudiana, T. (2022). Strategi penguatan sdm dalam percepatan penurunan stunting di provinsi kepulauan riau. Jurnal Good Governance.

Yulianto, E., Maghfiroh, A. M., Syaifudin, S., & Kashif, M. (2025). Pengembangan Sistem Telediagnosis untuk Deteksi Dini Stunting di Desa Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 405-416.

Downloads

Published

2026-07-11