Hubungan beban kerja dengan stres kerja pada pekerja usaha kain pantai

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i1.2766

Authors

  • Idha Kumala Sari Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Sheena Ramadhia Asmara Dhani Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Beban Kerja Karyawan Stres Kerja Usaha Kain Pantai

Abstract

Background: In the workplace, high workload is a common problem. Furthermore, the added pressure to complete a large amount of work can cause stress and anxiety among employees. Work-Related Stress (WRS) is a person's response when faced with work demands and pressures that are inconsistent with their abilities and knowledge and challenge their ability to cope. Work stress worsens when workers receive little support from superiors or coworkers and little control over their work processes.

Purpose: To determine the relationship between workload and job stress among workers in the coastal textile industry.

Method: This descriptive quantitative study used a total sampling technique. The study was conducted from November to December 2025 in the Coastal Textile Industry in Mojolaban District, Sukoharjo Regency. The population consisted of 62 coastal textile industry workers. The instruments used were the Job Stress Scale questionnaire and the NASA Task Load Index (TLX) questionnaire. Data were processed using SPSS version 26 software with bivariate analysis. Computerized bivariate analysis calculations, interpreted using a p-value of 0.05 with 5% precision, indicate an effect if the p-value is ≤ 0.05.

Results: The significance value obtained was 0.033 (significance < 0.05), proving a relationship between the variables. The two variables also had a correlation coefficient of 0.271, indicating a low-level relationship. This correlation coefficient also showed positive results. The higher the workload received by workers, the greater the perceived work stress. Conversely, the lower the workload, the lower the perceived work stress. This indicates that an appropriate workload impacts employee work stress.

Conclusion: There is a significant relationship between workload and work stress among workers in the beachwear business.

Suggestion: Future researchers are expected to add other variables that influence work stress, such as the work environment or leadership style.

 

Keywords: Beachwear Business; Employees; Workload; Work Stress.

 

Pendahuluan: Dalam dunia kerja, beban kerja yang tinggi merupakan permasalahan yang sering dijumpai. Selain itu, dengan ditambahnya tekanan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang banyak membuat para karyawan tertekan dan stres. Stres kerja (Work-Related Stress) merupakan respon yang dimiliki seseorang ketika dihadapkan dengan tuntutan dan tekanan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan pekerja serta menantang kemampuan pekerja untuk mengatasinya. Stres kerja menjadi lebih buruk ketika pekerja mendapat sedikit dukungan dari atasan atau teman kerja dan sedikit kontrol terhadap proses kerjanya

Tujuan: Untuk mengetahui adanya hubungan antara beban kerja dengan stress kerja pada pekerja usaha kain pantai.

Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan November–Desember 2025, di Usaha Kain Pantai Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 62 pekerja usaha kain pantai. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner The Workplace Stress Scale dan Beban Kerja menggunakan NASA Task Load Index (TLX). Pengolahan data menggunakan software SPSS Versi 26 dengan analisis bivariat. Perhitungan analisis bivariat secara komputerisasi dengan interpretasi menggunakan p-value 0.05 dengan presisi 5%, maka dikatakan berpengaruh jika p-value ≤ 0.05.

Hasil: Nilai sig yang didapat adalah 0.033 (sig < 0.05), membuktikan adanya hubungan antar variabel. Kedua variabel juga memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0.271, diasumsikan bahwa terdapat hubungan pada tingkat rendah. Koefisien korelasi tersebut juga menunjukkan hasil yang positif. Semakin tinggi beban kerja yang diterima pada pekerja, maka stres kerja yang dirasakan juga akan semakin meningkat, begitupun sebaliknya, jika beban kerja semakin rendah, maka stres kerja yang dialami juga akan semakin rendah pula. Hal ini menunjukkan bahwa kesesuaian beban kerja akan berdampak terhadap hadirnya stres kerja karyawan.

Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja terhadap stress kerja pada pekerja usaha kain pantai.

Saran: Peneliti selanjutnya, diharapkan untuk menambah variabel lain yang memengaruhi stres kerja, seperti lingkungan kerja atau gaya kepemimpinan.

 

Kata Kunci: Beban Kerja; Karyawan; Stres Kerja; Usaha Kain Pantai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ananda, M. S., Wadud, M., & Handayani, S. (2021). Pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap stres kerja pada karyawan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang. Jurnal Bisnis, Manajemen, Dan Ekonomi, 2(4), 186-195.

Annisa, R. N., Anwar, A., Kurniawan, A. W., Haeruddin, M. I. M., & Dipoatmodjo, T. S. (2024). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Stres Kerja Karyawan Pada UPDK PLTD Gunung Malang Balikpapan. MOTIVASI, 9(2), 108-116.

Asaloei, S. I., Jim, E. L., Dien, F. H. J., & Werang, B. R. (2023). Workload, work-related stress, and emotional exhaustion in the healthcare sector. Journal of Southwest Jiaotong University, 58(4).

Bell, S. W., Kong, J. C., Clark, D. A., Carne, P., Skinner, S., Pillinger, S., & Brown, W. (2022). The National Aeronautics and Space Administration‐task load index: NASA‐TLX: evaluation of its use in surgery. ANZ journal of surgery, 92(11), 3022-3028.

Chenarboo, F. J., Hekmatshoar, R., & Fallahi, M. (2022). The influence of physical and mental workload on the safe behavior of employees in the automobile industry. Heliyon, 8(10).

Christy, N. A., & Amalia, S. (2017). Pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Riset Bisnis Dan Investasi, 3(2), 74-83.

Dihartawan, D., Ariyanto, J., Latifah, N., A'la Al Maududi, A., & Odang, M. S. (2024). Hubungan Beban Kerja dengan Stres Kerja pada Pekerja Konstruksi Pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 20(1), 42-48.

Health and Safety Executive. (2020). Work-related stress, anxiety or depression statistics in Great Britain. Diakses dari: http://www.hse.gov.uk/statistics/lfs/index.htm

Indra, S., Aprilyanti, S., & Suryani, F. (2022). Analisis Beban Kerja Mental Karyawan Divisi Pembaca Meteran Dengan Metode Nasa TLX. PROFISIENSI: Jurnal Program Studi Teknik Industri, 10(2), 154-162.

International Labour Organization. (2016). Workplace Stress: a collective challenge. Diakses dari: https://www.ilo.org/meetings-and-events/workplace-stress-collective-challenge

Jayman, M. (2026). The Enemy Within: Work-Related Stress and the Education Crisis. Encyclopedia, 6(1), 10.

Katilahe, M. O., Kawatu, P. A. T., & Pinontoan, O. R. (2020). Hubungan Antara Beban Dan Stres Kerja Dengan Perasaan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Transportasi Laut. Journal of Public Health and Community Medicine, 1(2), 16–20. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/ijphcm/article/view/28663

Lawalata, O. E. J., Ayu, I. M., Handayani, P., Handayani, R., & Situngkir, D. (2024). Beban kerja dan hubungan kerja berkaitan dengan stres kerja pada pekerja lapangan perusahaan bongkar muat kapal laut di pt. x. Jurnal Kesmas Jambi, 8(1), 28-37.

Manullang, W. T. A., Sinaga, R. V., & Silalahi, E. (2022). Pengaruh disiplin kerja, fasilitas kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan pada pt. hilon sumatera. KUKIMA: Kumpulan Karya Ilmiah Manajemen, 10-21.

Muslih, M., & Damanik, F. A. (2022). Effect of work environment and workload on employee performance. International Journal of Economics, Social Science, Entrepreneurship and Technology (IJESET), 1(1), 23-35.

Natanael, K., Kalis, M. C. I., Daud, I., Rosnani, T., & Fahruna, Y. (2023). Workload and working hours effect on employees work-life balance mediated by work stress. Enrichment: Journal of Management, 13(5), 3110-3122.

Riznanda, W. M., & Kusumadewi, D. (2023). Hubungan beban kerja dengan stres kerja pada karyawan divisi produksi PT. X. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(3), 792-804.

Saedpanah, K., Ghasemi, M., Akbari, H., Adibzadeh, A., & Akbari, H. (2022). Effects of workload and job stress on the shift work disorders among nurses: PLS SEM modeling. European Journal of Translational Myology, 33(1), 10909.

Simanungkalit, A. B.,Daulay, I. N, & Siregar, P. A. (2023). Analisis Beban Kerja Mental, Stres Kerja, Dan Tingkat Kelelahan Kerja Secara Ergonomis Pada Karyawan Bagian Operasional Pabrik Kelapa. Jurnal Bahtera Inovasi, 7(1), 95-106.

Siregar, N. S., Salianto, S., & Indriani, F. (2025). Hubungan beban kerja terhadap stres kerja di PT X. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(9), 2713-2721.

Sumanta, J., Indah, M. F., & Hadi, Z. (2022). Analisis stress kerja pada karyawan ditinjau dari beban kerja, masa kerja dan peran organisasi di pt. X Kab. Tapin Kalimantan Selatan. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 9(1), 102-107.

Downloads

Published

2026-04-10