Perbandingan keuntungan dan hambatan rekam medis elektronik dalam optimalisasi pendapatan rumah sakit: A literature review
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i2.2765
Keuntungan dan Hambatan Pendapatan Rumah Sakit Rekam Medis Elektronik (RME)
Abstract
Background: The development of digital technology in the healthcare sector has encouraged the use of Electronic Medical Records (EMR) to improve service quality and operational efficiency in healthcare institutions. Beyond clinical benefits, these systems are expected to maximize hospital revenue by accelerating claims submission and strengthening data management. However, EMR implementation still faces various challenges that can impact the effectiveness of revenue enhancement.
Purpose: To compare the benefits and barriers to EMR implementation to optimize hospital revenue.
Method: This systematic literature review (SLR) study follows the PRISMA 2020 diagram. A literature search was conducted in Google Scholar and Web of Science repositories for scientific papers published between 2020 and 2025. The material selection process included initial identification, title and abstract screening, and eligibility testing based on predetermined inclusion and exclusion parameters. Ten selected articles were then analyzed through thematic synthesis.
Results: The benefits of EMR implementation include increased administrative efficiency, accelerated claims processing, improved data accuracy and completeness, and reduced recording errors. Identified barriers include limited information technology infrastructure, low human resource readiness, system implementation and maintenance costs, and interoperability issues. Revenue optimization is more effective in hospitals that integrate EMR with a structured claims management system.
Conclusion: EMR implementation has the potential to support hospital revenue optimization by improving the efficiency and quality of claims management. However, successful implementation depends heavily on infrastructure readiness, human resource capacity, and adequate organizational governance support.
Keywords: Benefits and Barriers; Electronic Medical Records (EMR); Hospital Revenue.
Pendahuluan: Perkembangan teknologi digital di bidang kesehatan telah mendorong pemanfaatan Rekam Medis Elektronik (RME) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan serta efisiensi operasional di institusi kesehatan. Di luar keuntungan dalam aspek klinis, sistem ini diantisipasi dapat memaksimalkan pendapatan rumah sakit dengan mempercepat pengajuan klaim serta memperkuat pengelolaan data. Meskipun demikian, penerapan RME masih menghadapi berbagai tantangan yang mungkin berdampak pada efektivitas peningkatan pendapatan.
Tujuan: Untuk membandingkan keuntungan dan hambatan implementasi RME dalam optimalisasi pendapatan rumah sakit.
Metode: Penelitian systematic literature review (SLR) sesuai ketentuan diagram PRISMA 2020. Eksplorasi pustaka dilakukan pada repositori Google Scholar dan Web of Science untuk karya ilmiah yang terbit antara tahun 202-2025. Proses pemilihan materi mencakup pengenalan awal, penyaringan judul dan abstrak, serta pengujian kelayakan berdasarkan parameter inklusi dan eksklusi yang ditetapkan. Sepuluh artikel yang lolos seleksi selanjutnya ditelusuri melalui sintesis tematik.
Hasil: Keuntungan implementasi RME meliputi peningkatan efisiensi administrasi, percepatan proses klaim, peningkatan akurasi dan kelengkapan data, serta pengurangan kesalahan pencatatan. Hambatan yang teridentifikasi mencakup keterbatasan pada infrastruktur teknologi informasi, rendahnya kesiapan tenaga manusia, biaya yang diperlukan untuk penerapan serta pemeliharaan sistem, serta permasalahan interoperabilitas. Optimalisasi pendapatan lebih efektif pada rumah sakit yang mampu mengintegrasikan RME dengan sistem manajemen klaim secara terstruktur.
Simpulan: Implementasi RME berpotensi mendukung optimalisasi pendapatan rumah sakit melalui peningkatan efisiensi dan kualitas pengelolaan klaim. Namun, keberhasilan implementasinya sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, kapasitas SDM, serta dukungan tata kelola organisasi yang memadai.
Kata Kunci: Keuntungan dan Hambatan; Pendapatan Rumah Sakit; Rekam Medis Elektronik (RME).
Downloads
References
Amran, R. (2023). Prosedur BPJS dan Klaim BPJS oleh Rumah Sakit. Health and Medical Journal, 5(2), 147-154.
Bisrat, A., Minda, D., Assamnew, B., Abebe, B., & Abegaz, T. (2021). Implementation challenges and perception of care providers on Electronic Medical Records at St. Paul’s and Ayder Hospitals, Ethiopia. BMC medical informatics and decision making, 21(1), 306.
Boonstra, A., & Broekhuis, M. (2010). Barriers to the acceptance of electronic medical records by physicians from systematic review to taxonomy and interventions. BMC health services research, 10(1), 231.
Corbett, S., Maruthu, R., Saab, M. M., & Lehane, E. (2025). Nurses' Perceptions of Facilitators and Barriers to Their Acceptance of Electronic Health Records: A Mixed‐Method Systematic Review. Journal of Clinical Nursing, 34(8), 3085-3100.
Dewi, T. S., & Silva, A. A. (2023). Hambatan implementasi rekam medis elektronik dari perspektif perekam medis dengan metode PIECES. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 11(2).
Indina, F. (2023). Kajian yuridis persetujuan tindakan medis (informed consent) dalam perspektif Undang-Undang No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. JURNAL CAHAYA MANDALIKA Учредители: Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat-LITPAM, 3(1), 633-638.
Izza, A. A., & Lailiyah, S. (2024). Literature review: Overview of the implementation of electronic medical records in indonesian hospitals based on Minister of Health Regulation (Permenkes) Number 24 of 2022 concerning Medical Records. Media Gizi Kesmas, 13(1), 549-562.
Kavandi, H., Al Awar, Z., & Jaana, M. (2024). Benefits, facilitators, and barriers of electronic medical records implementation in outpatient settings: A scoping review. In Healthcare Management Forum (Vol. 37, No. 4, pp. 215-225). Sage CA: Los Angeles, CA: SAGE Publications.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Permenkes RI No 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022, 151(2), 10–17. Diakses dari: https://keslan.kemkes.go.id/unduhan/fileunduhan_1662611251_882318.pdf
Kurniawan, A., Saryadi, S., & Arini, L. D. D. (2025). Dampak Implementasi Rekam Medis Elektronik terhadap Mutu Pelayanan Rumah Sakit. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4(2), 596-610.
Nguyen, K. H., Wright, C., Simpson, D., Woods, L., Comans, T., & Sullivan, C. (2022). Economic evaluation and analyses of hospital-based electronic medical records (EMRs): a scoping review of international literature. NPJ Digital Medicine, 5(1), 29.
Putri, Y. W., Saragih, T. R., & Purba, S. H. (2024). Implementasi dan dampak penggunaan sistem rekam medis elektronik (RME) pada pelayanan kesehatan. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(4), 255-264.
Quintary, T. A., Dewiyani, A. A. I. C., Puspitasari, S., & Afrida, E. (2025). Analisis Hambatan Implementasi Rekam Medis Elektronik Berbasis Utaut dari Perspektif Perawat dan Bidan di Unit Rawat Inap RSUD Bangil. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(2), 1847-1856.
Saleh, H., Lundborg, C. S., & Sharma, M. (2025). Perceived benefits and barriers of medical doctors regarding electronic medical record systems in an Indian private-sector healthcare facility. BMC Health Services Research, 25(1), 719.
Salsabila, A., & Wahab, S. (2024). Tinjauan Implementasi Rekam Medis Elektronik Guna Menunjang Efektifitas Pendaftaran Rawat Inap Di Rsud Kota Bandung. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Учредители: Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 8(2), 2859-2865.
Santoso, F. S., Ramadhani, P. A., Amnamuchlisah, D., & Purba, S. H. (2025). Transformasi Digital Dalam Sektor Kesehatan Kajian Literatur Untuk Mendukung Inovasi dan Efisiensi Layanan Kesehatan. Cindoku: Jurnal Keperawatan dan Ilmu Kesehatan, 2(1), 1-12.
Sari, R. I., Fitrah, F., & Anggereni, K. (2025). Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Di Puskesmas: Tantangan Dan Strategi Melalui Systematic Literature Review. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(4), 3057-3068.
Septalita, A., Putri, N. A., Khofifah, N., Somadinata, N. I., Yolanda, O., Sativa, O., & Novthalia, P. (2025). Tinjauan Literatur Kepuasan Tenaga Medis terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit. Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia, 2(3), 87-94.
Tutak, W., Jamrozik, A., & Grab-Rogaliński, K. (2023). Co-combustion of hydrogen with diesel and biodiesel (RME) in a dual-fuel compression-ignition engine. Energies, 16(13), 4892.
Wahyuni, I., Heryawan, L., Sanjaya, G. Y., & Prabowo, T. (2024). Tantangan Interoperabilitas Rekam Medis: Studi Kasus di Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 12(3), 229-238.
Zakarya, D., Cahyono, T. N. H., & Ghewa, G. J. P. (2024). Analisis Pengaruh Penambahan Shear Wall Terhadap Periode Getar Awal dan Akhir Struktur Berdasarkan SNI (Rumah Sakit X). G-SMART, 8(1), 39-49.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.