Pengembangan mobile apps ner receptive therapy berbasis game untuk meningkatkan bahasa reseptif anak dini

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i1.2549

Authors

  • Sami Nur Shabri Terapi Wicara, Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Dian Atnantomi Wiliyanto Terapi Wicara, Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Roy Romey Daulas Mangunsong Terapi Wicara, Poltekkes Kemenkes Surakarta

Aplikasi Mobile Anak Usia Dini Bahasa Reseptif Pengembangan Aplikasi Terapi Wicara

Abstract

Background: Receptive language disorders in early childhood can hinder the ability to understand instructions, recognize objects, and interact in learning, thus requiring engaging and developmentally appropriate intervention media.

Purpose: To develop a game-based receptive therapy application as an intervention medium to improve receptive language skills in early childhood.

Method: Research and Development (R&D) was conducted through preliminary stages, product development, and expert and practitioner validation. This study involved four experts and 20 practitioners, with data collection using questionnaires and structured interviews. Data were analyzed quantitatively and qualitatively.

Results: The study showed the application received an average score of 4.36 from the experts and 4.27 from the practitioners, categorized as very good. Overall, the receptive therapy application was deemed feasible and ready for use as a receptive language intervention medium. The final product, a receptive therapy application, underwent expert validation, prospective user validation, and initial and final product revisions. Therefore, its appearance and functionality were tailored to user needs and ready for implementation in the field.

Conclusion: The use of a game-based receptive language therapy application is feasible as a receptive language intervention medium and has the potential to support the therapy and learning process in early childhood.

Suggestion: Further research is recommended to experimentally test the application's effectiveness, develop adaptive features tailored to children's abilities, and expand the application's implementation across various platforms and service settings.

 

Keywords: Application Development; Early Childhood; Mobile Application; Receptive Language; Speech Therapy.

 

Pendahuluan: Gangguan bahasa reseptif pada anak usia dini dapat menghambat kemampuan memahami instruksi, mengenali objek, dan berinteraksi dalam pembelajaran sehingga diperlukan media intervensi yang menarik dan sesuai perkembangan anak..

Tujuan: Untuk mengembangkan aplikasi ner receptive therapy berbasis game sebagai media intervensi untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak usia dini.

Metode: Penelitian pengembangan (Research and Development) yang dilakukan melalui tahap pendahuluan, pengembangan produk, serta validasi ahli dan praktisi. Subjek penelitian melibatkan 4 ahli dan 20 praktisi, dengan pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara terstruktur. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.

Hasil: Penelitian menunjukkan aplikasi memperoleh skor rata-rata 4,36 dari ahli dan 4,27 dari praktisi dengan kategori sangat baik. Secara keseluruhan, aplikasi ner receptive therapy dinilai layak dan siap digunakan sebagai media intervensi bahasa reseptif. Produk akhir yang dihasilkan merupakan aplikasi ner receptive therapy yang telah melalui tahapan validasi ahli, validasi calon pengguna, serta revisi produk awal dan akhir, sehingga tampilan dan fungsinya telah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dan siap diimplementasikan di lapangan.

Simpulan: Penggunaan aplikasi ner receptive therapy berbasis game layak digunakan sebagai media intervensi bahasa reseptif dan berpotensi mendukung proses terapi serta pembelajaran anak usia dini.

Saran: Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji efektivitas aplikasi secara eksperimental, mengembangkan fitur adaptif sesuai tingkat kemampuan anak, serta memperluas implementasi aplikasi pada berbagai platform dan setting layanan.

 

Kata Kunci: Aplikasi Mobile; Anak Usia Dini; Bahasa Reseptif; Pengembangan Aplikasi; Terapi Wicara.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albishi, O. A., & Alqiawi, D. A. (2022). The Role of Digital Storytelling in the Improvement of Vocabulary Acquisition. Journal of Curriculum and Teaching Methodology, 1(10), 132-142.

Ariska, K. (2025). Penggunaan Gadget dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun. Journal of Islamic Education for Early Childhood, 7(1), 77-84.

Cara, C., Canini, M., Oprandi, C., Pecco, N., Cavoretto, P. I., Candiani, M., & Rosa, P. A. D. (2025). Prenatal brain connectivity and postnatal language: how familial risk and prenatal speech exposure shape early language skills. Scientific Reports, 15(1), 33281.

Fitriani, N. (2022). Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekpresif (Berbicara) Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Bercerita dengan Media Wayang Kartun di TK Anak Sholeh Muslimat NU Tuban. AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 1(2), 72-82.

Hajesmaeel‐Gohari, S., Goharinejad, S., Shafiei, E., & Bahaadinbeigy, K. (2023). Digital games for rehabilitation of speech disorders: A scoping review. Health Science Reports, 6(6), e1308.

Hakim, A. N. M., Handayani, A., & Rakhmawati, D. (2023). Pengembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Pembelajaran Berbasis Loosepart. Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 1(4), 232-238.

Hasiana, I. (2020). Studi kasus anak dengan gangguan bahasa reseptif dan ekspresif. Special and Inclusive Education Journal (SPECIAL), 1(1), 59-67.

Humaida, R. T., & Suyadi, S. (2021). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini melalui Penggunaan Media Game Edukasi Digital Berbasis ICT. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(2), 78–87.

Jauza, N. A., & Albina, M. (2025). Penggunaan media pembelajaran kreatif dan inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 15-23.

Juwitami, N. P. C., & Kristiantari, M. G. R. (2024). Media Pembelajaran E-Flash Card dalam Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Dengan Tema Diriku Sub Tema Anggota Tubuh Pada Anak Usia Dini. Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan, 4(3), 440-451.

Khosibah, S. A., & Dimyati, D. (2021). Bahasa reseptif anak usia 3-6 tahun di indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1860-1869.

Kim, S. Y., Song, M., Jo, Y., Jung, Y., You, H., Ko, M. H., & Kim, G. W. (2023). Effect of voice and articulation parameters of a home-based serious game for speech therapy in children with articulation disorder: prospective single-arm clinical trial. JMIR Serious Games, 11, e49216.

Maghfiroh, M., Putriyanti, L., & Sulianto, J. (2024). Permasalahan perkembangan bahasa pada anak PAUD. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(2), 258-265.

Magta, M., Risnawati, E., Amini, M., Pramitasari, M., & Mustapa, N. (2024). Kelayakan dan Kepraktisan Media Game Virtual Reality Pengelolaan Kelas Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan, 4(4).

Muftakim, H., & Hardini, A. T. (2021). Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Sosial Aspek Kerja Sama Pembelajaran Tematik Kelas IV SD. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(4), 248-256.

Mukarromah, T. T., & Agustina, P. (2021). Gamifikasi Berbasis Aplikasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini. Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 18(1), 18–27.

Roifah, M., Hendratno, H., Subrata, H., & Istiqfaroh, N. (2024). Problematika Penerapan Kegiatan Literasi di Era Pembelajaran Abad 21: Tinjauan Literatur Sistematis. Jurnal Perseda: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(3), 301-310.

Santoso, E. S., Subawa, I. G. B., & Pascima, I. B. N. (2024). Pengembangan augmented reality pengenalan perlengkapan sekolah dalam penerapan flahscard dengan metode PECS (picture exchange communication system) untuk anak autisme di yayasan Bali Permata Hati. KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika), 13(3), 129-139.

Santoso, F. A. (2020). Dampak Penggunaan Gawai terhadap Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 49–54.

Savitri, I. G. A. P., Tegeh, I. M., & Asril, N. M. (2021). Menstimulasi Perilaku Sopan Santun Pada Anak Usia Dini Melalui Media Permainan Ular Tangga. Jurnal Media Dan Teknologi Pendidikan, 1(2), 48-56.

Siburian, D. A. N. B., Lestari, D. A., Fahmi, D., & Fatmawati, F. (2023). Kemampuan Reseptif Anak Terlambat Bicara Pasca Terapi: Tinjauan Psikolinguistik. Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 2(2), 191-195.

Tika, D. D. (2021). Permainan bahasa untuk stimulasi kemampuan bahasa reseptif anak usia dini. Tematik, 7(1), 1-7.

Yuliana, R., Asih V. Y, I., Andriana, E., Multifah, S., & Wulandari, W. (2022). pengembangan media pembelajaran rara storytelling berbasis multiliterasi untuk melatih keterampilan berbahasa reseptif di SD. DWIJA CENDEKIA Jurnal Riset Pedagogik, 6(3), 664.

Yuliani, W., & Banjarnahor, N. (2021). Metode penelitian pengembangan (RND) dalam bimbingan dan konseling. QUANTA: Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 5(3), 111–118.

Yusup, N. A., & Muryanti, M. (2022). Hubungan intervensi terapi wicara dengan kemampuan bahasa anak gangguan pendengaran di Boyolali. Jurnal Terapi Wicara Dan Bahasa, 1(1), 25-32.

Downloads

Published

2026-03-25