Faktor-faktor yang berhubungan dengan diabetes melitus pada pasien
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i1.2457
Aktivitas Fisik Diabetes Melitus (DM) Riwayat Keluarga
Abstract
Background: Diabetes is a disease caused by a decrease in the hormone insulin produced by the pancreas, or insulin resistance. This results in the body's inability to properly process glucose, leading to elevated blood glucose levels (hyperglycemia). Physical activity is a modifiable risk factor for diabetes, while family history/genetic factors are non-modifiable risk factors.
Purpose: To analyze the relationship between physical activity and family history with diabetes mellitus in patients.
Method: This quantitative study used an observational analytical approach with a cross-sectional study design. The study was conducted from June to August 2025 with a sample of 100 respondents selected using a purposive sampling technique. Data collection used medical records, questionnaires, and rapid tests (blood sugar measurements).
Results: The chi-square test yielded a p-value for the association between physical activity and family history of diabetes mellitus of 0.001. This indicates that both variables have a significant association with the incidence of diabetes mellitus.
Conclusion: There is a significant association between physical activity and family history with the incidence of diabetes mellitus.
Keywords: Diabetes Mellitus; Family History; Physical Activity.
Pendahuluan: Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh penurunan hormon Insulin yang diproduksi oleh pankreas atau terjadinya resistensi insulin, kemudian menyebabkan glukosa tubuh tidak dapat diproses secara sempurna, sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia). Aktifitas fisik merupakan salah satu faktor risiko diabetes yang dapat diubah, sementara riwayat keluarga/faktor genetik adalah faktor risiko yang tidak dapat diubah.
Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dan riwayat keluarga dengan diabetes melitus pada pasien.
Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2025 dengan sampel berjumlah 100 responden, dipilih melalui teknik purposive sampling. Sementara pengumpulan data menggunakan buku rekam medik, kuesioner, dan rapid tests (pengukuran kadar gula darah).
Hasil: Uji chi square diperoleh p-value untuk hubungan antara aktivitas fisik dan riwayat keluarga terhadap diabetes melitus adalah 0.001. Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian diabetes melitus.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan riwayat keluarga dengan kejadian diabetes melitus.
Kata Kunci: Aktivitas Fisik; Diabetes Melitus (DM); Riwayat Keluarga.
Downloads
References
Ahmad, F., & Bialangi, S. (2021). Relationship of family history and sedentary behavior to the incidence of diabetes mellitus. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 3(1), 103–114.
Angriani, S. (2020). Hubungan tingkat kecemasan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(2), 102-106.
Anita, D. C. (2020). Distress pada pasien diabetes mellitus dan factor biologi yang mempengaruhinya. Yogyakarta: Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta.
Arania, R., Triwahyuni, T., Prasetya, T., & Cahyani, S. D. (2021). Hubungan antara pekerjaan dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes mellitus di Klinik Mardi Waluyo Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati, 5(3), 163-169.
Arnida, A., Priyatno, A. D., & Harokan, A. (2024). Risk factor of the incidence of diabetes melitus in the productive age. Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Maarif Baturaja, 9(2), 414-424.
Astutisari, I. D. A. E. C., Darmini, A. Y. D. A. Y., Ayu, I. A. P. W. I., & Wulandari, P. (2022). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Manggis I. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 79-87.
Badrujamaludin, A., Santoso, M. B., & Nastrya, D. (2021). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian neuropati diabetik pada penderita diabetes mellitus Tipe 2. Holistik Jurnal Kesehatan, 15(2), 176-186.
Dinas Kesehatan Kota Manado. (2024). Laporan bulanan surveilans PTM 2024 [Microsoft Excel]. Diakses dari: https://dinkes.sulutprov.go.id/l-content/uploads/KINERJA_DINKES/Kinerja_2024/RENCANA_KERJA_DINKESDA_2024.pdf
Dolongseda, F. V., Massie, G., & Bataha, Y. (2017). Hubungan Pola Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Pancaran Kasih Gmim Manado. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 5(1), 105542.
Etika, A. N., & Monalisa, V. (2016). Riwayat penyakit keluarga dengan kejadian diabetes mellitus. Jurnal Care, 4(1).
Faswita, W. (2024). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Binjai Estate. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 10(1), 110-116.
Fatria, I., & Maidar, V. N. A. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Diabetes Melitus Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sukakarya Kota Sabang Tahun 2022. Journal of Health and Medical Science, 29-40.
Imelda, S. I. (2019) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya diabetes Melitus di Puskesmas Harapan Raya Tahun 2018’, Scientia Journal, 8(1), pp. 28–39.
International Diabetes Federation. (2021). Fakta & Angka, Interntional Diabetes Federation. Diakses dari: https://idf-org.translate.goog/about-diabetes/diabetes-facts-figures/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc&_x_tr_hist=true
Irayani, S. P. (2024). Hubungan riwayat keluarga, aktivitas fisik, dan pola makan terhadap kejadian diabetes melitus. Journal of Public Health Education, 3(4), 145-152.
Irayani, S. P. (2024). Hubungan riwayat keluarga, aktivitas fisik, dan pola makan terhadap kejadian Diabetes Melitus di Puskesmas Tanah Sareal, Bogor City. Journal of Public Health Education, 3(4).
Kandou, G. D., Ratag, B. T., Kalesaran, A. F., & Kandou, P. C. (2019). Obesity and Lifestyle Factors as Determinants of Type 2 Diabetes Mellitus in Manado City, Indonesia. Malaysian Journal of Public Health Medicine, 19(2), 54-60.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 [Laporan]. Diakses dari: https://www.kemkes.go.id/id/survei-kesehatan-indonesia-ski-2023.
Kekenusa, J. S., Ratag, B. T., & Wuwungan, G. (2018). Analisis hubungan antara umur dan riwayat keluarga menderita DM dengan kejadian penyakit DM tipe 2 pada pasien rawat jalan di Poliklinik Penyakit Dalam BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado (dokumen PDF). Universitas Sam Ratulangi Manado.
Kolb, H., Kempf, K., & Martin, S. (2023). Insulin and aging–a disappointing relationship. Frontiers in endocrinology, 14, 1261298.
Lumi, C., Kaunang, W. P., & Langi, F. L. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Diabetes Mellitus pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bitung. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 7 (5).
Nora, P., Gultom, N., Harahap, F., Edi, S., & Sipahutar, H. (2025). Hubungan Antara Jenis Kelamin dan Usia pada Penyakit Diabetes Melitus di Puskemas Kota Medan Tahun 2024-2025. Jurnal Bioshell, 14(1), 142-150.
Nuraini, H. Y., & Supriatna, R. (2016). Hubungan pola makan, aktivitas fisik dan riwayat penyakit keluarga terhadap diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 5(1), 5-14.
Ramadhani, A. A., & Khotami, R. (2023). Hubungan Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, Usia dan Riwayat Keluarga DM dengan Perilaku Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Usia Dewasa Muda. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(1), 137-147.
Rif’at, I. D., Hasneli, Y., & Indriati, G. (2023). Gambaran komplikasi diabetes melitus pada penderita diabetes melitus. Jurnal Keperawatan Profesional, 11(1), 52-69.
Rohmatulloh, V. R., Riskiyah, R., Pardjianto, B., & Kinasih, L. S. (2024). Hubungan usia dan jenis kelamin terhadap angka kejadian diabetes melitus tipe 2 berdasarkan 4 kriteria diagnosis di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Karsa Husada Kota Batu. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 2528-2543.
Sasombo, F., Nelwan, J. E., & Mantjoro, E. M. (2024). Hubungan antara aktivitas fisik dan riwayat keluarga dengan hipertensi pada pasien di Puskesmas Tuminting Kota Manado. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 6560–6567.
Shaluhiyah, Z., Kusumawati, A., Indraswari, R., Widjanarko, B., & Husodo, B. T. (2020). Pengetahuan, sikap dan praktik ibu dalam pemberian makanan sehat keluarga di Kota Semarang. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 8(2), 92-101.
Siagian, F. N. R., Kalesaran, A. F. C., & Kaunang, W. P. J. (2025). Hubungan riwayat penyakit keluarga dan kebiasaan makan dengan kejadian Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Bahu. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 4982–4988.
Sondang, F. T., Kaunang, W. P. J., & Ratag, B. T. (2024). Faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian Diabetes Mellitus tipe II pada pasien di RSU Pancaran Kasih Manado. Jurnal Kesehatan Terkini, 5(4), 6560–6567.
Trisnadewi, N. W., Widarsih, N. L., & Pramesti, T. A. (2019). Hubungan Obesitas Sentral Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas III Denpasar Utara. Bali Medika Jurnal, 6(2), 119-129.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.