Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan kejadian wasting pada balita
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i3.2420
Gizi Seimbang Kejadian Wasting Pengetahuan Ibu
Abstract
Background: Wasting is a form of acute malnutrition in toddlers that occurs when a child experiences rapid weight loss due to inadequate food intake, suboptimal parenting practices, infectious diseases, or health conditions that interfere with nutrient absorption. Maternal knowledge about balanced nutrition is crucial because it directly influences the quality of feeding, from food selection, portion size, frequency, to safe and nutritious preparation methods.
Purpose: To determine the relationship between maternal knowledge about balanced nutrition and wasting in toddlers.
Method: This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. Data were collected through a nutritional knowledge questionnaire and nutritional status measurements based on weight/height indicators. The study was conducted in the Tateli Community Health Center area, Minahasa Regency, from September 20th to November 1th, 2025. The study sample included 90 mothers and toddlers, who were then analyzed using the Fisher Exact test.
Results: Based on maternal data, the majority of respondents were aged 26-35 years (41 respondents); 67 respondents had a high school education (74.5%), and the majority were housewives (79 respondents) (87.8%). The majority of mothers had good knowledge (85%), and the majority of toddlers were in normal condition/not malnourished (95.6%). Statistical tests showed a significant association between maternal knowledge and malnutrition (p = 0.000), indicating that mothers with poor knowledge are at higher risk of having malnourished toddlers.
Conclusion: There is a significant association between maternal knowledge and malnutrition (p = 0.000). This indicates that maternal knowledge significantly contributes to the nutritional status of toddlers. Mothers with better nutritional knowledge tend to implement more appropriate parenting and feeding practices, thereby reducing the risk of malnutrition in toddlers.
Keywords: Balanced Nutrition; Malnutrition; Maternal Knowledge.
Pendahuluan: Wasting merupakan salah satu bentuk kekurangan gizi akut pada balita yang terjadi ketika anak mengalami penurunan berat badan secara cepat akibat asupan makanan yang tidak adekuat, pola pengasuhan yang kurang optimal, penyakit infeksi, atau kondisi kesehatan yang mengganggu penyerapan nutrisi. Faktor pengetahuan ibu tentang gizi seimbang menjadi sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap kualitas pemberian makan, mulai dari pemilihan jenis makanan, porsi, frekuensi, hingga cara pengolahan yang aman dan bergizi.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan kejadian wasting pada balita.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan gizi dan pengukuran status gizi berdasarkan indikator BB/TB. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Tateli Kabupaten Minahasa, pada 20 September – 1 November 2025. Sampel penelitian melibatkan 90 ibu dan balita yang kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher Exact.
Hasil: Berdasarkan data ibu, sebagian besar responden berusia pada rentang 26-35 tahun sebanyak 41 responden (45.6%), ibu memiiki tingkat pendidikan SMA/Sederajat sebanyak 67 responden (74.5%), dan sebagian besar adalah ibu rumah tangga sebanyak 79 responden (87.8%). Mayoritas ibu memiliki pengetahuan yang baik (85%) dan mayoritas balita berada dalam kondisi normal/tidak wasting (95.6%). Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan kejadian wasting (p = 0.000), mengindikasikan bahwa ibu dengan pengetahuan buruk lebih berisiko memiliki balita wasting.
Simpulan: Adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan kejadian wasting dengan p-value = 0.000. Hal ini menunjukkan, bahwa pengetahuan ibu berkontribusi penting terhadap status gizi balita. Ibu dengan pengetahuan gizi yang lebih baik, cenderung menerapkan praktik pengasuhan dan pemberian makan yang lebih tepat, sehingga menurunkan risiko wasting pada balita.
Kata Kunci: Gizi Seimbang; Kejadian Wasting; Pengetahuan Ibu.
Downloads
References
Ardila, D., Ermi, N., Dhanny, D. R., & Paizer, D. (2025). Relationship Between Knowledge Level and Mother's Education Level Regarding Wasting in Posyandu Kasih Bunda. ICoBITS, 1, 986-991.
Ertiana, D., & Zain, S. (2023). Pendidikan dan pengetahuan ibu tentang gizi berhubungan dengan status gizi balita. Jurnal Ilkes (Ilmu Kesehatan), 14(1), 3.
Ginting, W. M., & Hutabarat, F. B. (2025). The Relationship Between Maternal Nutritional Knowledge and Maternal Behavior on the Nutritional Status of Children Under Five at the Blangkejeren City Health Center. Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG), 8(1), 561-566.
Haq, F., Novridho, M. H., Mukaromah, F. N. I., Qulub, R., & Kholilah, M. N. (2024). Implementasi Edukasi Gizi Seimbang Untuk Orang Tua Dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak di Padukuhan Teganing 1, Kulon Progo. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 259-269.
Hartati, Y., Podojoyo, P., Nilawati, N. S., & Sadiq, A. (2024). Risk factors for undernutrition in children under five (6-59) months based on child and parents characteristics. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 5(3A), 693-701.
Hawazen, H., & Anwar, R. (2024). Hubungan pengetahuan ibu, pola asuh dan sanitasi lingkungan dengan kejadian wasting pada balita. Jurnal Riset Pangan dan Gizi, 6(1), 48-56.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022a). ASI dan Manfaatnya. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1460/asi-dan-manfaatnya
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022b). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Diakses dari: https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2022
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2023). Kajian Sektor Kesehatan Pembangunan Gizi di Indonesia, Kementerian PPN/Bappenas. Diakses dari: https://www.bappenas.go.id/unit-kerja/0101
Khasanah, P. W. Z., & Sumarmi, S. (2024). Faktor Sosial Budaya Yang Mempengaruhi Keragaman Konsumsi Pangan Pada Balita. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3).
Kusuma, S. D., Ramadhan, F., Sari, R. M., Putra, D. P., Nurhayati, L., Gunawan, H., & Puspitasari, W. (2026). Penyuluhan Integratif Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga di Bogor. Bakti Masyarakat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 47-64.
Lamid, A., & Triwinarto, A. (2020). Bunga Rampai Wasting Bencana Bagi Sumber Daya Manusia: Tantangan Indonesia Maju Tahun 2045.
Muskananfola, I. L., & Goa, M. Y. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Status Gizi dengan Perawatan Balita Kurus (Wasting) di Puskesmas Oepoi Kota Kupang. CHMK Nursing Scientific Journal, 6(1), 41-48.
Muzarofatus, D. (2021). Peningkatan Pengetahun Ibu Mengenai Gizi Pada Anak Sekolah Melalui Media Whattsapp Group. Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH), 1(02), 14-21.
Naim, H., Mahendika, D., Afifah Harahap, N., Prabu Aji, S., Batubara, A., Yunita, L., & Pannyiwi, R. (2023). The Relationship between Maternal Knowledge of Complementary Foods with the Nutritional Status of Toddlers. International Journal of Health Sciences, 1(1), 20-25.
Nata, M. M. W., & Setiadi, Y. (2023). Determinan kejadian wasting pada balita di provinsi aceh tahun 2021. In Seminar Nasional Official Statistics (Vol. 2023, No. 1, pp. 321-330).
Nur, R. F., Kurniawan, I., & Hakim, A. (2024). Pengaruh faktor lingkungan keluarga, karakteristik orang tua dan dukungan sosial masyarakat terhadap stunting pada anak balita. Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO), 6(02), 800-809.
Oktariana, M., Hariyanti, R., Riya, R., & Sulastri, S. (2023). Hubungan status gizi dan status imunisasi dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 4(2), 198-206.
Prasetyo, Y. B., Permatasari, P., & Susanti, H. D. (2023). The effect of mothers’ nutritional education and knowledge on children’s nutritional status: a systematic review. International Journal of Child Care and Education Policy, 17(1), 11.
Putri, A. S., Indria, D. M., & Sulistyowati, E. (2021). Pengaruh pengetahuan ibu dan pola pemberian makanan pendamping asi terhadap status gizi bayi usia 6-12 bulan di kecamatan pujon kabupaten malang. Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine), 9(1).
Safitriana, E., Hasbiah, H., & Amalia, R. (2022). Hubungan Pengetahuan Sikap Ibu dan Dukungan Suami dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Implan. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 364-369.
Sanggelorang, Y., Rumary, A. A., & Mariana, D. (2022). Faktor yang berhubungan dengan stunting pada balita di wilayah pesisir Kota Bitung. Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia, 4(1).
Sunanti, F., & Nurasih, N. (2016). Karakteristik orang tua dan perkembangan balita usia 12-59 bulan. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 4(3), 50-61.
Syabila, R., Laila, F., Aini, N., & Marniati, M. (2025). Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita melalui Edukasi Gizi Berbasis Pangan Lokal dalam Pencegahan Wasting di Desa Lapang, Aceh Barat. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 434-441.
Tadale, D. L., Ramadhan, K., & Nurfatimah, N. (2021). Peningkatan pengetahuan ibu balita terkait gizi seimbang balita untuk mencegah stunting melalui penyuluhan. Community Empowerment, 6(1), 48-53.
United Nations Children's Fund. (2020) Nutrition Overview: Child Wasting and Acute Malnutrition. Diakses dari: https://www.unicef.org/nutrition/child-wasting
World Health Organization. (2021). Levels and trends in child malnutrition: Key findings of the 2021 edition. Diakses dari: https://www.who.int/publications/i/item/9789240025257
Wulandari, D. T., Azizah, N., Rahmawati, V. E., & Annuchasari, H. (2025). Community-based insights on maternal nutrition knowledge and its role in preventing stunting and wasting in rural Indonesian children. Journal of Current Health Sciences, 5(3), 145-154.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.