Hubungan antara masa kerja dan postur kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani daun bawang
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i2.2371
Keluhan Muskuloskeletal Masa Kerja Petani Postur Kerja
Abstract
Background: Musculoskeletal disorders are a major global occupational health problem, characterized by pain and limited mobility, which can potentially lead to disability and reduced productivity. Working hours and work posture are among the occupational risk factors that cause musculoskeletal complaints. Long working hours cause cumulative exposure, while non-ergonomic work postures increase body load imbalance. Onion leaf farmers work in a bent posture, perform repetitive movements, and carry heavy loads, which put them at risk of musculoskeletal complaints.
Purpose: To analyze the relationship between work duration and work posture with musculoskeletal complaints among onion leaf farmers.
Method: A quantitative study using a cross-sectional approach was conducted in January 2026 in Makaaroyen Village, South Minahasa. The sampling technique employed non-probability sampling, with a sample size of 58 respondents. The independent variables in this study were length of service and work posture, while the dependent variable was musculoskeletal complaints. Data analysis was performed using univariate analysis in the form of frequency distributions and bivariate analysis using Spearman’s rank correlation.
Results: The results showed that the majority of respondents had worked for more than 10 years (86.2%), had high-risk work postures (58.6%), and had high levels of musculoskeletal complaints (77.6%). Spearman's rank test showed a significant relationship between length of service and musculoskeletal complaints (p=0.002; r=0.402) with a moderate strength of relationship, and a highly significant relationship between work posture and musculoskeletal complaints (p<0.001; r=0.640) with a strong strength of relationship.
Conclusion: There is a significant relationship between length of service and work posture with musculoskeletal complaints among spring onion farmers.
Keywords: Farmers; Musculoskeletal Disorders; Work Duration; Work Posture.
Pendahuluan: Gangguan muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan kerja utama secara global, ditandai dengan nyeri dan keterbatasan mobilitas, yang berpotensi menyebabkan kecacatan dan penurunan produktivitas. Masa kerja dan postur kerja merupakan salah satu faktor risiko pekerjaan yang menyebabkan terjadinya keluhan muskuloskeletal. Masa kerja yang panjang menyebabkan paparan kumulatif, sedangkan postur kerja tidak ergonomis meningkatkan ketidakseimbangan beban tubuh. Petani daun bawang bekerja dengan postur membungkuk, gerakan repetitif, dan beban kerja berat yang berisiko menimbulkan keluhan muskuloskeletal.
Tujuan: Untuk menganalisis hubungan masa kerja dan postur kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani daun bawang.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dilaksanakan bulan Januari 2026 di Desa Makaaroyen, Minahasa Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 58 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah masa kerja dan postur kerja, sedangkan variabel dependen adalah yaitu keluhan muskuloskeletal. Analisis data yang digunakan univariate dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariate menggunakan Spearman Rank.
Hasil: Mayoritas responden memiliki masa kerja >10 tahun (86.2%), postur kerja pada kategori risiko tinggi (58.6%), dan kategori keluhan muskuloskeletal yang tinggi (77.6%). Uji Spearman Rank menunjukkan, hubungan signifikan antara masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal (p=0.002; r=.402) dengan kekuatan hubungan sedang, dan hubungan sangat signifikan antara postur kerja dengan keluhan muskuloskeletal (p<0.001; r=0.640) dengan kekuatan hubungan kuat.
Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara masa kerja dan postur kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani daun bawang.
Kata Kunci: Keluhan Muskuloskeletal; Masa Kerja; Petani; Postur Kerja.
Downloads
References
Amalia, A. C., Kurniawan, A. Y., & Salawati, U. (2024). Analisis Usahatani Daun Bawang (Allium Fistulosum L.) Dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Petani Di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang. Frontier Agribisnis, 8(1), 185-193.
Ardhi, M. N., Kristanto, A., & Hariyono, W. (2023). Analisis Postur Tubuh Petani Pada Aktivitas Penanaman Padi Menggunakan Metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Jurnal Teknik Industri, 13(1), 45-53.
Bausad, A. A. P., & Allo, A. A. (2023). Analisis Pengaruh Postur Kerja Dan Beban Kerja Dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders Petani Kecamatan Marioriawa. Journal Of Health Education And Literacy, 5(2), 128-134.
Cieza, A., Causey, K., Kamenov, K., Hanson, S. W., Chatterji, S., & Vos, T. (2020). Global Estimates Of The Need For Rehabilitation Based On The Global Burden Of Disease Study 2019: A Systematic Analysis For The Global Burden Of Disease Study 2019. The Lancet, 396(10267), 2006-2017.
Fadhillah, E. R., Harahap, R. A., & Nanda, M. (2024). Hubungan Masa Kerja Dan Durasi Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Pemanen Sawit PT Abdi Budi Mulia Teluk Panji Labuhanbatu Selatan. Health Information: Jurnal Penelitian, 16(2), 196-204.
Fahmiawati, N. A., Fathimah, A., & Listyandini, R. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorder (Msds) Pada Petani Padi Desa Neglasari Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi Tahun 2019. Promotor, 4(5), 412-422.
Ivada, B., Palilingan, R. A., & Berhimpong, M. W. (2022, October). Hubungan Umur Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Pada Petani Hortikultura Di Desa Palelon Kecamatan Modoinding. In Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone.
Juniarti, D. A. (2025). Karakteristik Sosial Ekonomi Rumah Tangga Petani Bawang Merah Di Kecamatan Cibitung Kabupaten Sukabumi. Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 10(2).
Junila, C. C., Silaban, G., & Mahyuni, E. L. (2024). The Influence Of Working Posture On Musculoskeletal Disorders Among Dentists Of Public Health In The Deli Serdang. International Journal Of Health, Education & Social (IJHES), 7(6), 1-12.
Kapahang, A. G., Kawatu, P. A., & Kapantow, N. H. (2022). Hubungan Antara Sikap Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Petani Di Desa Rasi Satu Kecamatan Ratahan. Jurnal Lentera: Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(2), 57-61.
Latief, A. W. L., Maharja, R., Bahar, S. N., & Wandi, W. (2024). Studi Ergonomi: Musculoskeletal Disorders Pada Petani Padi. Journal Of Health Education And Literacy, 6(2), 65-69.
Meliana, R., Wardoyo, E., Ulfa, H. Z., Wahyudi, D. A., & Susanto, G. (2024). Hubungan Masa Dan Beban Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorder (Msds) Pada Petani Di Wilayah Upt Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 6(2), 31-39.
Mulyani, P. (2025). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Petani Dalam Budidaya Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Blangpegayon. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(4), 7576-7592.
Nurcahyani, A. D., Ekawati, E., & Jayanti, S. (2024). Hubungan Usia, Masa Kerja, Waktu Kerja, Sikap Kerja Dan Aktivitas Pekerjaan Dengan Kejadian Nyeri Punggung Bawah Pada Petani Padi Desa Semen. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 180-188.
Pasaribu, S., Tanjung, L. F., Girsang, R., & Alwi, F. (2025). Hubungan Jenis Kelamin, Masa Kerja, Dan Posisi Kerja Dengan Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja Pada Petani Di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2022. Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis, 14(1), 1-7.
Pramana, A. N., & Cahyani, M. T. (2022). Analisis Postur Kerja Dengan Metode Rapid Entire Body Assessment (Reba) Dan Keluhan Subjektif Muskuloskeletal Pada Petani Bawang Merah Di Probolinggo. Indonesian Journal Of Health Community, 3(1), 30-38.
Purnawinadi, I. G., Jacob, N., Lotulung, C. V., & Sepang, L. (2022). Evaluasi Postur Kerja Petani Berdasarkan Foto Digital Rapid Entire Body Assessment (REBA) Dan Usia Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah. Cogito Smart Journal, 8(2), 398-410.
Ramadhani, T. A. N. (2025). Hubungan Sikap Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Petani Bawang Merah Di Nganjuk. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 4(1), 1-10.
Rifai, A., Lubis, B., Widyaningsih, F., & Panjaitan, D. (2023). Hubungan Posisi Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Petani. Jurnal Kesmas Prima Indonesia, 7(1), 7-10.
Salcha, M. A., & Juliani, A. (2021). Relationship Between Work Posture And Symptoms Of Musculoskeletal Disorders In Rice Farmers. Miracle Journal Of Public Health, 4(2), 195-201.
Seroy, M., Kawatu, P. A., & Kalesaran, A. F. (2020). Hubungan Antara Sikap Dan Beban Kerja Dengan Keluhan Musculoslkeletal Pada Buruh Tani Di Desa Pinabetengan Selatan Kecamatan Tompaso Barat. J Kesmas, 9(4), 188-194.
Umur, M. K. (2022). Hubungan Antara Umur Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Petani Di Desa Tambelang Minahasa Selatan. Jurnal Kesmas, 11(2).
Utami, L., & Siregar, P. J. (2021). Hubungan Antara Umur, Masa Kerja Dan Posisi Kerja Berdiri Dengan Keluhan Nyeri Kaki Pada Karyawan Di Department Xiaomi Pt Sat Nusapersada Tbk Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-Kis), 2(02), 30-41.
Yova, D. F. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Petani Padi Di Nagari Tabek Kecamatan Pariangan Tahun 2022 (Doctoral Dissertation, Universitas Andalas).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.