Persepsi masyarakat terhadap kinerja BPBD dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana banjir

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i1.2322

Authors

  • Lina Dwi Cahyowardhani Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Salsabila Purnamasari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Sri Indra Kurnia Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana Persepsi Masyarakat

Abstract

Background: Floods frequently occur in Kadipiro Village, Banjarsari District, Surakarta City, necessitating a strong level of community preparedness supported by the effective performance of the regional disaster management agency. Public perception of the performance of the regional disaster management agency is a critical factor in determining the extent to which the community is prepared to face flood risks.

Purpose: To analyze public perceptions of the performance of the regional disaster management agency in improving community preparedness for flooding.

Method: This quantitative cross-sectional study was conducted. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression. The selected population was 536 neighborhood units affected by flooding in Kadipiro Village. The data were then calculated using the Lemeshow formula, resulting in a sample size of 110 respondents.

Results: There was a positive and significant influence between the performance of the Regional Disaster Management Agency and community preparedness. The regression test yielded an F-value of 78.043 with a p-value of 0.000, indicating a statistically significant effect. The coefficient of determination (R²) value of 0.419 indicates that the performance of the regional disaster management agency explains 41.9% of the variation in community preparedness, while the remaining 58.1% is influenced by other factors.

Conclusion: Public perception of the performance of the regional disaster management agency plays a crucial role in improving flood preparedness. Efforts to improve service quality, strengthen outreach activities, and expand cross-sector coordination are necessary to build a more resilient and prepared community in a sustainable manner.

 

Keywords: Disaster Mitigation; Flood; Preparedness; Public Perception; Regional Disaster Management Agency.

 

Pendahuluan: Banjir sering terjadi di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, sehingga diperlukan tingkat kesiapsiagaan masyarakat yang kuat dan didukung oleh kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang efektif. Persepsi masyarakat terhadap kinerja BPBD menjadi faktor penting yang menentukan sejauh mana masyarakat siap menghadapi risiko banjir.

Tujuan: Untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap kinerja BPBD dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana banjir.

Metode: Penelitian kuantitatif pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Populasi yang dipilih adalah RT yang terdampak banjir di Kelurahan Kadipiro, dengan jumlah total populasi sebanyak 536 orang, selanjutnya dihitung dengan rumus Lemeshow, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 110 responden.

Hasil: Terdapat pengaruh positif dan signifikan kinerja BPBD dan kesiapsiagaan masyarakat. Uji regresi menghasilkan nilai F sebesar 78.043 dengan nilai p sebesar 0.000, menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan secara statistik. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0.419, menunjukkan bahwa kinerja BPBD menjelaskan 41.9% variasi kesiapsiagaan masyarakat, sedangkan 58.1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.

Simpulan: Persepsi masyarakat terhadap kinerja BPBD memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir. Upaya peningkatan kualitas layanan, memperkuat kegiatan sosialisasi, dan memperluas koordinasi lintas sektor diperlukan untuk membangun masyarakat yang lebih tangguh dan siap secara berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Banjir; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Kesiapsiagaan; Mitigasi Bencana; Persepsi Masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriliawan, F. W., Siddha, A., & Irawaty, T. (2024). Efektivitas Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dalam Rangka Penanggulangan Bencana Banjir Di Kabupaten Bandung Barat. Praxis Idealist: Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 1(1).

Ma'sum, M. A. (2021). Penentuan Penampungan Korban Banjir Di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta Berbasis Sistem Informasi Geografis. SATESI: Jurnal Sains Teknologi Dan Sistem Informasi, 1(2), 55–60.

Appleby-Arnold, S., Brockdorff, N., & Callus, C. (2021). Developing a “culture of disaster preparedness”: The citizens’ view. International Journal of Disaster Risk Reduction, 56, 102133.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). Indeks Risiko Bencana Indonesia (Vol. 02). Diakses dari: https://inarisk.bnpb.go.id/irbi

Candraningtyas, C. F., Syahrani, L. P. W., & Luthfia, L. (2023). Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan di Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo terhadap Fungsi Pengendalian Banjir Surakarta 2023. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 8(2), 2481–2496.

Devi, A. S., & Hermawati, H.. (2025). Gambaran Tingkat Kecemasan Warga di Daerah Rawan Bencana Banjir Desa Laban Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Medika Nusantara, 3(3), 110–123.

Fatwa, W. N. (2024). Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Dalam Kedaruratan Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kabupaten Sumedang. JRPA-Journal of Regional Public Administration, 9(2), 89–98.

Gaudiel, A. (2023). Implementation of disaster risk reduction management activities in flood-prone communities of a highly urbanized city in Central Visayas. Technium Social Sciences Journal, 43, 593–631.

Hashim, H. M., Ng, Y. G., Talib, O., & Tamrin, S. B. M. (2021). Factors influencing flood disaster preparedness initiatives among small and medium enterprises located at flood-prone area. International Journal of Disaster Risk Reduction, 60, 102302.

Johnston, K. A., Taylor, M., & Ryan, B. (2022). Engaging communities to prepare for natural hazards : a conceptual model. Natural Hazards, 112(3), 2831–2851.

Mason, A., & Bhati, S. (2023). Ready. gov: Who’s ready, really? Examining principles of inclusivity and universal design in emergency management and disaster preparedness public information websites. Journal of Emergency Management and Disaster Communications, 4(1), 77–97.

Noveles, A. I., Muryani, C., & Nugraha, S. (2023). Vulnerability , susceptibility and community preparedness for flood disaster in Banyumas, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1180, 012022.

Nugrahani, P. S., & Imamah, I. N. (2024). Studi Korelasi Persepsi Risiko Bencana dengan Kesiapsiagaan Banjir pada Masyarakat di Bantaran Sungai Bengawan Solo. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal Of Nursing, 5(1), 17–25.

Prajatama, G. I., & Syamsiyah, N. R. (2023). Analisis Spasial Penggunaan Lahan pada Sempadan Sungai di Kelurahan Kadipiro Kota Surakarta. Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan Dan Industri, 234–241.

Prayoga, W. B., & Manullang, N. A. (2023). Analisis Efektivitas Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Semarang. Jurnal Tana Mana, 4(2), 239–248.

Putra, S. A., Rusba, K., Ramdan, M., Fuadi, Y., & Ananta, E. (2024). Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dalam Penanggulangan Bencana Tanah Longsor Di Kota Balikpapan. Identifikasi, 10(1), 49–56.

Rahayu, P. (2023). Mapping Vulnerability to Flood in Urbanizing Watershed : The Case of Surakarta Urban Region Mapping Vulnerability to Flood in Urbanizing Watershed : The Case of Surakarta Urban Region. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1264, 012013.

Ryan, B., Johnston, K. A., Taylor, M., & McAndrew, R. (2020). Community engagement for disaster preparedness : A systematic literature review. International Journal of Disaster Risk Reduction, 49(101655), 0–29.

Samosir, R., Mujahidin, M., & Murdhani, L. A. (2024). Regional Disaster Management Agency Strategy In Flood Disaster Mitigation In Bontang City, East Kalimantan Province, International Journal of Scientific Research, 1(02), 46-54.

Sandaran, S., & Selvaraj, S. (2021). Government Agencies and their Discourses of Flood Disaster Preparedness: Impact on Response, Action and Community Empowerment. GEMA Online Journal of Language Studies, 21(4), 294-313.

Sari, G. N., Khasanah, A. N., Ariyani, F. P., Novianti, F., & Arrizky, F. (2025). Rehabilitasi Dan Rekontruksi Pasca Bencana Banjir Di Kawasan Jembatan Joglo, Surakarta: Pendekatan Terpadu Berbasis Partisipasi Masyarakat. Jurnal Pengabdian Cendekia, 1(2), 165–169.

Setyaningsih, D., & Gati, N. W. (2023). Gambaran Tingkat Stress Pasca Bencana Banjir Di Kelurahan Semanggi Kecamatan Pasar Kliwon. Indonesian Journal of Public Health, 1(3), 201–206.

Widayati, R. S. (2020). Studi Kajian Peran BPBD dan Aisyiyah Disaster Action dalam Upaya Pengurangan Resiko Bencana di Surakarta. Gaster, 18(1), 108–118.

Wikandhani, R. N., & Anggraheni, D. (2025). Pemodelan banjir pada sistem saluran drainase Kecamatan Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah dengan aplikasi EPA SWMM 5.2. Proceeding Civil Engineering Research Forum, 4(2), 424-434.

Xiang, T. (2021). Understanding emergency preparedness in public agencies: The key role of managerial perceptions. Sage Journals, 54(3), 424–450.

Zhai, L, & Lee, J. E. (2023). Analyzing the disaster preparedness capability of local government using AHP: Zhengzhou 7.20 rainstorm disaster. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(2), 952.

Downloads

Published

2026-03-30