Pengaruh pendidikan kesehatan video animasi tentang personal hygiene terhadap pengetahuan pencegahan penyakit skabies

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i1.2313

Authors

  • Annisa Fathurahmi Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Padang
  • Tisnawati Tisnawati Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Padang
  • Metri Lidya Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Padang
  • Herwati Herwati Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Padang
  • Efitra Efitra Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Padang
  • Yosi Suryarinilsih Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Padang
  • Murniati Murniati Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Padang
  • Defiaroza Defiaroza Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Padang

Pengetahuan Penyakit Skabies Personal Hygiene Video Animasi

Abstract

Background: The prevalence of scabies in Indonesia has increased by 5.6-12.95%, ranking third among the 12 most common skin diseases. Scabies can cause local tissue infections and spread through the bloodstream into the lymph nodes, causing lymphadenitis and sepsis.

Purpose: To determine the effect of health education using animated videos about personal hygiene on increasing knowledge in preventing scabies.

Method: The pre-experimental research design used a one-group pre-posttest design. The study was conducted from December 2024 to June 2025 at the Sabbihisma Islamic Boarding School. The study population consisted of 107 junior high school students and the sample was selected using a stratified random sampling technique, resulting in a sample of84 participants. Data processing was carried out through editing, coding, entry, cleaning, transferring, and analyzed univariately and bivariately using the wilcoxon test.

Results: Participants knowledge during the pre-test obtained an average value of 21.52 with a standard deviation (SD) of 4.674 in the range of 8-29 with a median value of 22.00 (sig. 0.019). Meanwhile, during the post-test, the average value became 29.05 with a standard deviation (SD) of 0.981 in the range of 27-30 and a median value of 29.00 (sig. 0.000), meaning there was a difference between the pre-test and post-test of 7.53. This shows that there is an effect of health education using animated videos on knowledge of scabies prevention.

Conclusion: There was an increase in knowledge before and after being given an animated video about personal hygiene in preventing scabies (p=0.000 <0.05).

Suggestion: Personal hygiene can be used as a school health program that is carried out periodically and continuously, so that students are able to improve their personal hygiene to prevent scabies in the Islamic boarding school environment.

 

Keywords: Animated Video; Knowledge; Personal Hygiene; Scabies Disease.

 

Pendahuluan: Terjadinya peningkatan prevelensi penyakit skabies di Indonesia sebesar 5.6-12.95% dan menduduki peringkat ketiga dari 12 penyakit kulit terbanyak. Skabies dapat menyebabkan infeksi lokal pada jaringan dan bisa menyebar melalui aliran darah masuk ke dalam limfa terjadi limfadenitis dan sepsis.

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi tentang personal hygiene terhadap peningkatan pengetahuan dalam pencegahan penyakit skabies.

Metode: Desain penelitian pre eksperiment menggunakan one group pre-post test design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024-Juni 2025 di Pondok Pesantren Sabbihisma. Populasi penelitian merupakan murid SMP berjumlah 107 partisipan dan sampel dipilih menggunakan teknik stratified random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 84 partisipan. Pengolahan data melalui editing, coding, entri, cleaning, transfering, dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon.

Hasil: Pengetahuan partisipan ketika pre-test, didapatkan nilai rata-rata sebesar 21.52 dengan standar deviasi (SD) sebesar 4.674 pada rentang 8-29 dengan nilai median sebesar 22.00 (sig. 0.019). Sementara ketika post-test, nilai rata-rata menjadi 29.05 dengan standar deviasi (SD) sebesar 0.981 pada rentang 27-30 dan nilai median sebesar 29.00 (sig. 0.000), artinya terdapat selisih antara pre-test dan post-test sebesar 7.53. Hal ini menunjukkan, bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap pengetahuan pencegahan penyakit skabies.

Simpulan: Terdapat peningkatan antara pengetahuan sebelum dan setelah diberikan video animasi tentang personal hygiene dalam pencegahan penyakit skabies (p=0.000 <0.05).

Saran: Personal hygiene dapat dijadikan salah satu program kesehatan sekolah yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan, agar para murid mampu meningkatkan personal hygiene guna mencegah penyakit skabies di lingkungan pondok pesantren.

 

Kata Kunci: Pengetahuan; Penyakit Skabies; Personal Hygiene; Video Animasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisah, S., Ismail, S., & Margawati, A. (2021). Edukasi kesehatan dengan media video animasi: Scoping review. Jurnal Perawat Indonesia, 5(1), 641-655.

Bastari, W. R. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Personal Hygiene Dengan Kejadian Penyakit Scabies Pada Santri (Doctoral dissertation, Universitas dr. Soebandi).

Bolon, C. M. T. (2021). Pendidikan dan Promosi Kesehatan. Medan: UIM Press.

Dinas Kesehatan Padang. (2012). Laporan Tahunan 2011. dari: https://dinkeskotapadang1.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/laporan-tahunan-2011-top-12bgt.pdf

Engelman, D., Yoshizumi, J., Hay, J., Osti, M., Micali, G., Norton, S., & Fuller, L. C. (2020). The 2020 international alliance for the control of scabies consensus criteria for the diagnosis of scabies. British Journal of Dermatology, 183(5), 808-820.

Farizi, A. S. (2026). Hubungan Karakteristik Penderita Skabies Dengan Personal Hygiene Pada Santriwan Dan Santriwati Mts Dayah Arraudah Tahfizh Kota Lhokseumawe Tahun 2025 (Doctoral Dissertation, Universitas Malikussaleh).

Irfan, A., Sayuti, S., & Sari, P. (2022). Penggunaan Video Animasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Santri Tentang Pencegahan Penyakit Skabies Di Asrama Pondok Pesantren Darul Ikhwan Kabupaten Batang Hari. Ahmar Metastasis Health Journal, 2(1), 41-45.

Irwan, D. I. (2017). Etika Dan Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: CV. Absolute Media.

Maulida, S., & Mellaratna, M. (2025). Pengaruh Media Promosi Kesehatan Mokhsha Patamu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pencegahan Skabies Pada MTS Ulumuddin Kota Lhokseumawe. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(4), 4812-4823.

Pagarra, H., Syawaluddin, A., & Krismanto, W. (2022). Media pembelajaran. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Prabowo, M., & Kurniawan, B. (2016). Pengaruh pengetahuan dengan pencegahan penyebaran penyakit skabies. Medical Journal of Lampung University [Majority], 5(2), 63-68.

Purnamasari, P. M., & Megatsari, H. (2017). Determinan Yang Berhubungan Dengan Tindakan Kebersihan Diri Santriwati Di Pondok Pesantren X Jombang. Jurnal Promkes, 3(2), 146.

Raniwati, L., Lestari, Y., & Ernawati, E. (2020). Analisis Kinerja Kader Dalam Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 6(2).

Rofifah, T. N., Lagiono, L., & Utomo, B. (2019). Hubungan Sanitasi Asrama Dan Personal Hygiene Santri Dengan Kejadian Scabies Di Pondok Pesantren Al Ikhsan Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas Tahun 2018. Buletin Keslingmas, 38(1), 102-110.

Sarma, A. S., Mona, L., & Zainun, Z. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Dar El Iman Kota Padang. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika, 6(2), 9-19.

Sulistyaningsih, N. (2025). Analisis Faktor Risiko Kejadian Skabies Pada Santriwati Di Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin Makassar Tahun 2024 (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Tokan, P. K., Owa, K., Robert, D., Fankari, F., Sulastiawati, M. K., Wisanti, E., & Maramis, J. (2024). Media Promosi Kesehatan. Jawa Tengah: PT Media Pustaka Indo.

Trisnaini, I., Putri, D. A., Pratiningsih, W. A., Wulandari, K. C., Kusuma, L. A. P., Damayanti, K., & Miagoni, V. (2025). Analysis of Factors Associated with the Incidence of Skin Diseases in the Community of Indralaya District. Jurnal Kesehatan, 84-98.

United Nations International Children's Emergency Fund. (2021). Towards A Future In Indonesia Without Child Undernutrition. Managing Child Wasting and Reducing the Prevalence of Child Stunting. UNICEF. Diakses dari: https://www. unicef. org/indonesia/media/20436/file/TowardsafutureinIndonesiawithoutchildundernutrition. pdf.

World Health Organization. (2020). WHO informal consultation on a framework for scabies control, World Health Organization Regional Office for the Western Pacific, Manila, Philippines, 19–21 February 2019: meeting report. Diakses dari: https://www.who.int/publications/i/item/9789240008069.

Downloads

Published

2026-03-26