Hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan pemeriksaan voluntary counseling and testing (VCT) pada ibu hamil

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i2.2290

Authors

  • Nining Laiya Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi
  • Afnal Asrifuddin Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi
  • Jeini Ester Nelwan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi

Ibu Hamil Pengetahuan HIV/AIDS Voluntary Counseling and Testing (VCT)

Abstract

Background: Voluntary counseling and testing (VCT) is a confidential, voluntary process of pre-testing and post-testing for HIV/AIDS that helps individuals learn their HIV status early, which is crucial for prevention and treatment. VCT is crucial for pregnant women because it aims to prevent mother-to-child transmission of HIV, and to prevent and manage HIV-related illnesses.

Purpose: To examine the relationship between knowledge about HIV/AIDS and voluntary counseling and testing (VCT).

Method: This was a quantitative cross-sectional study. The sampling technique used purposive sampling, with 72 pregnant women as the sample. Data analysis used Fisher's exact test.

Results: 55 participants (76.4%) had good knowledge and 17 participants (23.6%) had poor knowledge. 62 participants (86.1%) had received VCT, while 10 (13.9%) had not.

Conclusion: There is a significant relationship between knowledge about HIV/AIDS and voluntary counseling and testing (VCT) with p-value = 0.020.

 

Keywords: Knowledge about HIV/AIDS; Pregnant Women; Voluntary Counseling and Testing (VCT).

 

Pendahuluan: Voluntary counseling and testing (VCT) adalah proses konseling pre testing, konseling post testing HIV/AIDS secara sukarela yang bersifat rahasia dan secara lebih dini membantu orang mengetahui status HIV yang penting untuk pencegahan dan perawatannya. VCT penting bagi ibu hamil karena bertujuan pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, pencegahan dan manajemen klinis penyakit-penyakit yang berhubungan dengan HIV.

Tujuan: Untuk melihat hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan pemeriksaan voluntary counseling and testing (VCT).

Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, yang terdiri 72 ibu hamil sebagai sampel. Analisis data menggunakan fisher’s exact test.

Hasil: Pengetahuan tentang HIV/AIDS yaitu sebanyak 55 responden (76.4%) yang berpengetahuan baik dan sebanyak 17 responden (23.6%) yang berpengetahuan buruk. Responden sebanyak 62 (86.1%) sudah melakukan pemeriksaan VCT dan sebanyak 10 (13.9%) tidak melakukan pemeriksaan VCT.

Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan pemeriksaan voluntary counseling and testing (VCT) dengan p-value= 0.020.

 

Kata Kunci: Ibu Hamil; Pengetahuan HIV/AIDS; Voluntary Counseling and Testing (VCT).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara. (2025) Statistik Daerah Provinsi Sulawesi Utara 2025. Diakses Dari: https://sulut.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/f438569f75b095460e743237/statistik-daerah-provinsi-sulawesi-utara-2025.html

Dalimunthe, J. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemeriksaan HIV/AIDS Di Wilayah Puskesmas Padangmatinggi Kecamatan Padangsidimpuanan Selatan Tahun 2019. (Universitas Aufa Royhan)

Damanik, Y., & Sembiring, R. N. S. (2021). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Di Puskesmas Tapaian Dolok. Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Lingkungan Hidup, 6(1), 49-63.

Darmini. Y.A., & Bely, N.V.J. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang HIV/AIDS dengan Stigma Terhadap ODHA di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Selatan. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 4(2), 67 72.

Istiqomah, D., & Suesti, S. (2017). Hubungan Gravida Dengan Keteraturan Pemeriksaan Antenatal Care (Anc) Di Puskesmas Sewon Ii Bantul (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Peringatan Hari AIDS Sedunia. https://kemkes.go.id/id/peringatan-hari-aids-sedunia-2018-menkes-perhatikan-warga-binaan-pemasyarakatan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 23 Tahun 2022 Tentang Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus, Acquired Immuno-Deficiency Syndrome, dan Inkubasi Menular Seksual. Diakses Dari: https://peraturan.bpk.go.id/Details/245543/permenkes-no-23-tahun-2022

Kristiono, N., & Astuti, I. (2019). Mengenal Hiv & Aids. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Lie, H., & Marianto, M. (2019). Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dalam Kehamilan. Cermin Dunia Kedokteran, 46(5), 399360.

Lubis, E. (2019). Hubungan tingkat pendidikan dan usia ibu hamil terhadap kepatuhan kunjungan antenatal care. Binawan Student Journal, 1(3), 113-117.

Muslihin, M., Danismaya, I., & Utami, T. (2023). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap status pemeriksaan HIV di UPTD Puskesmas Buniwangi Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi. Journal of Public Health Innovation, 4(1), 25-33.

Palancoi, N. A., & Nurdin, A. (2021). Hubungan Usia, Lama Pendidikan, Pekerjaan, dan Paritas Ibu Dengan Tingkat Kepatuhan ANC di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2018. UMI Medical Journal, 6(1), 54-61.

Parni, P. (2017). Faktor internal dan eksternal pembelajaran. Tarbiya Islamica, 5(1), 17-30.

Pertiwi, M. Y., Wardani, I. S., & Wedayani, A. A. A. N. (2020). Profil efek samping penggunaan antiretroviral pada penderita HIV/AIDS di poliklinik VCT di kota Mataram tahun 2019. Jurnal Kedokteran (Unram Medical Journal), 9(4), 292-299.

Sakman, S., Abdulkarim, A., Komalasari, K., & Masyitoh, I. S. (2024). VCT Model Based on Local Wisdom Values in Pancasila and Citizenship Education to Strengthen Students' Social Awareness. IJORER: International Journal of Recent Educational Research, 5(5), 1228-1238.

Setianingsih, A., & Khafidhoh, N. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Terhadap Perilaku Voluntary Councelling Test (Vct). Midwifery Care Journal, 2(1), 27-36.

Talumewo, O. C., Mantjoro, E. M., & Kalesaran, A. F. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ODHA dalam menjalani terapi antiretroviral di Puskesmas Tikala Baru Kota Manado tahun 2019. Jurnal Kesmas, 8(7), 100-107.

Wahyu, A. (2020). Hubungan usia dengan pengetahuan dan perilaku penggunaan suplemen pada mahasiswa institut teknologi sepuluh nopember. Jurnal Farmasi Komunitas.

Wahyuni, I. S., Riyanti, R., & Rohkmah, D. (2025). Exploring the Role of Self-Efficacy in Antiretroviral Therapy Adherence Among HIV Patients in Regional General Hospital. International Journal, 2(3), 365-380.

Wardhani, Y., Wijayanti, I., & Fitriani, F. (2022). Differences in Knowledge About HIV/AIDS In Adolescents Before And After Being Given Health Education. Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research, 4(1), 30-33.

World Health Organization. (2024). HIV Data and Statistic: Globals. Diakses Dari: https://www.who.int/teams/global-hiv-hepatitis-and-stis-programmes/hiv/strategic-information/hiv-data-and-statistics

Downloads

Published

2026-04-30