Evaluasi sistem informasi kesehatan di Puskesmas Kabupaten Konawe: A literartur review
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i2.2253
Evaluasi Puskesmas Sistem Informasi Kesehatan
Abstract
Background: The implementation of health information systems in community health centers aims to improve the efficiency of healthcare services. however, limited trained human resources, inadequate infrastructure, and suboptimal data management remain major obstacles to implementation.
Purpose: To analyze the challenges faced in health information systems implementation in community health centers.
Method: This literature review used a systematic approach and narrative synthesis. A literature search was conducted through electronic databases such as Google Scholar, Garuda, PubMed, and ScienceDirect, focusing on articles published between 2021 and 2025. Relevant articles were selected based on predetermined inclusion and exclusion criteria.
Results: The literature review indicates that although health information systems implementation can improve healthcare efficiency, many community health centers still face significant obstacles, including a shortage of trained personnel, infrastructure issues, and the system's inability to support comprehensive health management. Limitations in data management, duplicate input, and lack of integration between applications are key challenges in health information systems implementation in community health centers. The implementation of the health information system in community health centers shows significant potential to improve the efficiency of healthcare services, but remains hampered by various issues related to human resources, infrastructure, and systems that are not yet integrated.
Conclusion: The implementation of the health information system in various community health centers in Indonesia and other countries shows significant potential to improve the efficiency of healthcare services, although it still faces various challenges. The main obstacles identified include limited trained personnel, lack of adequate training, inadequate infrastructure, and problems with data management and connectivity. Despite various efforts, such as training and system development, these obstacles still hinder the optimal implementation of the information system.
Keywords: Community Health Center; Evaluation; Health Information System.
Pendahuluan: Implementasi Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di puskesmas bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan. Namun, keterbatasan sumber daya manusia terlatih, infrastruktur yang tidak memadai, serta pengelolaan data yang kurang optimal masih menjadi kendala utama dalam penerapan sistem ini. Tujuan: Untuk menganalisis tantangan yang dihadapi dalam implementasi SIK di puskesmas.
Metode: Penelitian literatur review dengan pendekatan sistematis dan sintesis naratif. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data elektronik, seperti Google Scholar, Garuda, PubMed, dan ScienceDirect, dengan fokus pada artikel yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025. Artikel yang relevan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan.
Hasil: Literatur review menunjukkan bahwa meskipun implementasi SIK dapat meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, banyak puskesmas yang masih menghadapi kendala signifikan, termasuk kekurangan tenaga kerja terlatih, masalah infrastruktur, serta ketidakmampuan sistem dalam mendukung manajemen kesehatan yang komprehensif. Keterbatasan dalam pengelolaan data, penginputan ganda, serta kurangnya integrasi antar aplikasi menjadi tantangan utama dalam pengoperasian SIK di puskesmas. Penerapan SIK di puskesmas menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, namun masih terhalang oleh berbagai masalah terkait sumber daya manusia, infrastruktur, dan sistem yang belum terintegrasi.
Simpulan: Penerapan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di berbagai puskesmas di Indonesia dan negara lain menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan tenaga kerja yang terlatih, kurangnya pelatihan yang memadai, infrastruktur yang tidak memadai, serta masalah dalam pengelolaan data dan konektivitas. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, seperti pelatihan dan pengembangan sistem, hambatan-hambatan tersebut masih menghalangi implementasi sistem informasi yang optimal.
Kata Kunci: Evaluasi; Puskesmas; Sistem Informasi Kesehatan.
Downloads
References
Cahyani, A. P. P., Hakam, F., & Nurbaya, F. (2020). Evaluasi penerapan sistem informasi manajemen puskesmas (SIMPUS) dengan metode hot-fit di puskesmas gatak. Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan, 3(2).
De Crystal, I., Farlinda, S., Nuraini, N., & Wicaksono, A. P. (2020). Evaluasi Implementasi Aplikasi Primary Care (P-Care) dengan Menggunakan Metode Task Technology Fit di Puskesmas Patrang Kabupaten Jember Tahun 2019. J-REMI: Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(4), 502-510.
Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe. (2024). Laporan Tahunan. Diakses dari: https://www.scribd.com/document/583126027/KAK-SIK
Hakam, F. (2024). Implementasi Sistem Informasi Puskesmas (SIP) di Puskesmas Baki Sukoharjo. Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan, 7(1), 23-30.
Hanafi, S. T., Panjaitan, W. U., Ramadhan, A. R., & Purba, S. H. (2025). Tinjauan literatur: Penerapan sistem informasi kesehatan di Puskesmas di Indonesia. Sagita Academia Journal, 3(1), 19-23.
Harfah, N. (2024). Pelaksanaan Sistem Informasi Kesehatan Di Puskesmas Usa Kecamatan Palakka Kabupaten Bone Tahun 2024. Jurnal Administrasi Kesehatan Uniasman, 1(1).
Hidayat, A. S., Lestari, P., Hasibuan, N., Nazuha, S., Suprianto, Y. N., & Purba, S. H. (2025). Pengaruh Sistem Informasi Kesehatan terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Medis di Puskesmas. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management, 10 (1), 1–10.
Kebede, M., Adeba, E., & Chego, M. (2020). Evaluation of quality and use of health management information system in primary health care units of east Wollega zone, Oromia regional state, Ethiopia. BMC medical informatics and decision making, 20(1), 107.
Kurniastuti, A. A. K. I., Wirajaya, M. K. M., & Tunas, I. K. (2024). Evaluasi Implementasi Aplikasi P-Care Dengan Menggunakan Metode Hot-Fit Di Puskesmas Kabupaten Jembrana. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 12(01), 50-57.
Latif, M. S., Mulyadi, D., & Sungkono, S. (2024). Implementasi Program Motivasi Kerja Upaya Meningkatkan Kinerja Pegawai. Journal Sains Student Research, 2(4), 755-765.
Maraj, A., Hossain, A., Islam, S., & Arif, N. (2024). Information systems in health management: Innovations and challenges in the digital area. Int. J. Health Med, 1, 14-25.
Mutmainnah, N. (2018). Evaluasi implementasi sistem informasi kesehatan daerah (sikda) generik di puskesmas wilayah kabupaten brebes. Journal of Information Systems for Public Health, 3(2), 38-47.
Rokim, A., Putra, D. H., Rumana, N. A., & Indawati, L. (2024). Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) Dengan Metode Hot-Fit Di Puskesmas Kecamatan Cakung. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 12(1).
Rusmana, R., & Sari, I. (2023). Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik Guna Menunjang Efektivitas Rekam Medis Elektronik di UPTD Puskesmas Campaka. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 4(4), 203-212.
Sando, W., Dedem, D., & Yana, S. B. (2020). Analisis Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik Di Unit Rekam Medis Puskesmas Langsat Tahun 2020. Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan, 11(1), 60-67.
Saputra, H., Salamun, S. A., & Nurhayati, T. (2025). Evaluation of the Implementation of the Generic Regional Health Information System (SIKDA) Using the HOT-Fit Model Approach at Waihoka Community Health Center, Ambon City. JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG), 8(1), 394-403.
Sihole, P. O., Lesmana, A. E., & Wasir, R. (2024). Strategi dan evaluasi sistem informasi kesehatan di Indonesia: tinjauan literatur. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 4811-4819.
Sirait, B., & Aprianto, H. (2025). Studi Deskriptif Penggunaan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) Berbasis Aplikasi Healthical di Puskesmas Talang Betutu Kecamatan Sukarami Kota Palembang. Science: Indonesian Journal of Science, 1(6), 1263-1267.
Tonga, K. O., & Oliver, B. G. (2023). Effectiveness of pulmonary rehabilitation for chronic obstructive pulmonary disease therapy: focusing on traditional medical practices. Journal of Clinical Medicine, 12(14), 4815.
Trisna, W. V., Daniati, S. E., & Sari, T. P. (2020). Evaluasi Penggunaan Aplikasi Primary Care (P-Care) BPJS Terhadap Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Se-Kota Pekanbaru dengan Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM). INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science, 3(2), 152-161.
Widyaningsih, W., Suryani, L., & Heriziana, H. (2022). Evaluasi Sistem Informasi Kesehatan dengan Pendekatan Health Metrics Network di Dinas Kesehatan Kota Pagar Alam. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 5(1), 97-103.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.