Inovasi penggunaan jahe lokal Lampung untuk meringankan ketidaknyamanan pada ibu hamil selama trimester pertama
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i11.2217
Ibu Hamil Jahe Ketidaknyamanan Trimester Pertama
Abstract
Background: Increased Human Chorionic Gonadotropin (HCG) levels during early pregnancy often cause nausea and vomiting, affecting 60-80% of primigravidas and 40-60% of multigravidas. These symptoms can reduce quality of life, malnutrition, and disrupt pregnancy management. While anti-nausea medications like vitamin B6 are commonly used, they may cause side effects such as headaches and drowsiness. Ginger, rich in gingerol and shogaol, offers a safe, natural antiemetic alternative.
Purpose: To find out the benefits of using ginger to relieve discomfort in pregnant women during the first trimester.
Method: This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 60 first-trimester pregnant women were selected using consecutive sampling. Data were collected using the PUQE-24 questionnaire to assess the severity of nausea and vomiting. Univariate analysis was performed to calculate frequency distributions, while bivariate analysis utilized the paired sample t-test to examine changes in symptoms before and after the intervention
Results: The results of the study showed significant changes in the intensity of nausea and vomiting after the intervention, with 75% of the respondents experiencing a reduction in symptoms to the mild category, and no respondents remaining in the severe category. Statistical tests indicated a significant reduction with a p-value of 0.000 (p < 0.05), confirming the effectiveness of ginger as a safe non-pharmacological therapy for nausea and vomiting during pregnancy.
Conclusion: Ginger tea has been proven to be an effective and safe herbal therapy for alleviating nausea and vomiting during the first trimester of pregnancy. This natural alternative significantly reduces symptoms without side effects, offering a non-pharmacological treatment option that enhances the quality of life for pregnant women.
Keywords: Discomfort; First Trimester; Ginger; Pregnant Women.
Pendahuluan: Peningkatan kadar Human Chorionic Gonadotropin (HCG) selama kehamilan dini sering menyebabkan mual dan muntah, memengaruhi 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida. Gejala-gejala ini dapat menurunkan kualitas hidup, menyebabkan kekurangan gizi, dan mengganggu pengelolaan kehamilan. Meskipun obat anti-mual seperti vitamin B6 umum digunakan, obat tersebut dapat menyebabkan efek samping seperti sakit kepala dan kantuk. Jahe sebagai tanaman obat yang kaya akan gingerol dan shogaol, menawarkan alternatif antiemetik alami yang aman.
Tujuan: Untuk mengetahui manfaat penggunaan jahe untuk meringankan ketidaknyamanan pada ibu hamil selama trimester pertama.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok. Sebanyak 60 wanita hamil trimester pertama dipilih menggunakan pengambilan sampel berurutan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner PUQE-24 untuk menilai tingkat keparahan mual dan muntah. Analisis univariat dilakukan untuk menghitung distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji t sampel berpasangan untuk memeriksa perubahan gejala sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil: Perubahan signifikan pada intensitas mual dan muntah setelah intervensi, dengan 75% partisipan mengalami penurunan gejala ke kategori ringan, dan tidak ada partisipan yang tetap berada dalam kategori berat. Uji statistik menunjukkan penurunan yang signifikan dengan nilai p 0.000 (p < 0>05), yang menegaskan efektivitas jahe sebagai terapi non-farmakologis yang aman untuk mual dan muntah selama kehamilan.
Simpulan: Teh jahe telah terbukti sebagai terapi herbal yang efektif dan aman untuk meredakan mual dan muntah selama trimester pertama kehamilan. Alternatif alami ini secara signifikan mengurangi gejala tanpa efek samping, menawarkan pilihan pengobatan non-farmakologis yang meningkatkan kualitas hidup ibu hamil.
Kata Kunci: Ibu Hamil; Jahe; Ketidaknyamanan; Trimester Pertama.
Downloads
References
Abidah, S. N., Anggraini, F. D., Nisa, F., & Hasina, S. N. (2022). The effect of ginger herbal drink on hyperemesis gravidarum in the first trimester pregnant women. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(G), 64-68.
Ahmed Ahmed Shaheen, A. G., Wafa, Y. A. E. S., & El-Omda, F. A. E. A. (2021). Effect of high levels of human chorionic gonadotropin and estradiol on degree of hyperemesis gravidarum. Al-Azhar International Medical Journal, 2021(7), 17-23.
Atiqoh, R. N., & Keb, S. T. (2020). Kupas Tuntas Hiperemesis Gravidarum (Mual Muntah Berlebih Dalam Kehamilan). One Peach Media.
Azizah, F. D., Nur, A. N., & Putra, A. H. P. K. (2022). Impulsive buying behavior: Implementation of IT on technology acceptance model on E-Commerce purchase decisions. Golden Ratio of Marketing and Applied Psychology of Business, 2(1), 58-72.
Crichton, M., Marshall, S., Marx, W., Isenring, E., & Lohning, A. (2023). Therapeutic health effects of ginger (Zingiber officinale): updated narrative review exploring the mechanisms of action. Nutrition Reviews, 81(9), 1213-1224.
Davis, E. P., & Narayan, A. J. (2020). Pregnancy as a period of risk, adaptation, and resilience for mothers and infants. Development and psychopathology, 32(5), 1625-1639.
Elba, F., & Putri, V. R. (2019). Gambaran Kebiasaan Ibu Hamil Dalam Mengatasi Ketidaknyamanan Selama Kehamilan di RSUd R. Syamsudin, Sh. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 4(2), 22-28.
Hackley, B., Kriebs, J. M., & Rousseau, M. E. (2007). Primary care of women: a guide for midwives and women's health providers. Jones & Bartlett Learning.
Harahap, R. F., Alamanda, L. D. R., & Harefa, I. L. (2020). Pengaruh pemberian air rebusan jahe terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(1), 84-95.
Hariadini, A. L., Mukti, A. W., Rahayu, A., & Sari, D. P. (2022). Narrative review: pengaruh jahe (Zingiber Officianale) terhadap penurunan frekuensi mual muntah pada ibu hamil. FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi, 3(1), 38-49.
Hasna, A., Nurunnisa, S., Syami, D., Izzati, O. N., Aristya, D. A., Wibowo, A. D. S., & Wahyudin, W. (2024). The Effectiveness Of Ginger (Zingiber officinale) As An Antiemetic On Pregnant Women. Med Heal J, 3(2), 196.
Hayati, S., Gustina, R., & Irawan, E. (2022). Relationship Between Pregnant Women's Knowledge in the Third Trimester About Childbirth and Readiness to Face Labor in Gumuruh Public Health Center. KnE Medicine, 308-317.
Heckroth, M., Luckett, R. T., Moser, C., Parajuli, D., & Abell, T. L. (2021). Nausea and vomiting in 2021: a comprehensive update. Journal of clinical gastroenterology, 55(4), 279-299.
Irawan, D. F., Dewi, S. K., Irmayanti, P. A., Wijayanti, W., Fiany, A., Gusriani, G., & Retnowati, Y. (2024). The Effect of Ginger on Nausea and Vomiting in Pregnant Women. Jurnal Kesehatan, Rekam Medis dan Farmasi (JUK-Medifa), 2(02), 99-105.
Karo, M. B., Isnaini, F., Fatmawati, I., Hidayati, N., Ummiyati, M., Dewi, P. D. P. K, & Hurin'in, N. M. (2022). Ketidaknyamanan dan komplikasi yang sering terjadi selama kehamilan. Rena Cipta Mandiri.
Kasmiati, K., Dian, P., Ernawati, E., Juwita, J., Salina, S., Puspita, W. D., & Makmum, K, S. (2023). Asuhan kehamilan. Malang: PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.
Khorasani, F., Aryan, H., Sobhi, A., Aryan, R., Abavi-Sani, A., Ghazanfarpour, M., & Rajab Dizavandi, F. (2020). A systematic review of the efficacy of alternative medicine in the treatment of nausea and vomiting of pregnancy. Journal of Obstetrics and Gynaecology, 40(1), 10-19.
Krisniyawati, T., Norhapifah, H., Hadiningsih, E. F., & Wahyuni, R. (2023). Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Mual Muntah. Voice of Midwifery, 13(1), 19-30.
Lete, I., & Alluέ, J. (2016). The effectiveness of ginger in the prevention of nausea and vomiting during pregnancy and chemotherapy. Integrative medicine insights, 11, IMI-S36273.
Liu, C., Zhao, G., Qiao, D., Wang, L., He, Y., Zhao, M., & Jiang, E. (2022). Emerging progress in nausea and vomiting of pregnancy and hyperemesis gravidarum: challenges and opportunities. Frontiers in Medicine, 8, 809270.
Maframi, R. (2022). The effectiveness of ginging ginger candy towards nausea and vomiting in pregnant women in air teluk ki village in 2022. Science Midwifery, 10(2), 636-641.
Manuaba, I., & Evareny, L. (2012). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB, Jakarta: EGC. Moore Hacker. Esensial Obstetri dan Genekologi. Edisi, 11.
Pebrianthy, L., & Sitonga, N. (2021). Efektivitas Seduhan Zingiber Offcinale (Jahe) Dalam Mengatasi Mual Muntah Pada Kehamilan Trimester 1. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(1), 176-181.
Pratiwi, L., Ambarsari, N., & Nuraeni, A. (2024). Pengaruh konsumsi air serai (cymbopogon citratu), jahe (zingiber officinale), jeruk nipis (citrus aurantiifolia) dan madu hangat dalam mengatasi hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester i. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga, 9(1), 69-74.
Rahmawati, W. R., Ridwan, M., & Widiastuti, A. (2023). Pemberian Air Rebusan Jahe Menurunkan Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Sains Kebidanan, 5(1), 30-36.
Retnaningtyas, E., Hastuti, T., Elma, Y., Kililily, H., Purwaningsih, D., Winoto, I., & Sihombing, E. (2024). Optimization of Pregnant Women's Knowledge about Nausea, Vomiting and the Use of Ginger Honey Drink to Reduce Nausea, Vomiting. Journal of Community Engagement in Health, 7(1), 76-83.
Retni, A., & Damansyah, H. (2023). The Effect Of Giving Ginger Aromatherapy On Reducing Hyperemesis Gravidarum In First-Trimester Pregnant Women In The Work Area Limboto Health Center. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(1), 10-18.
Royani, I., Afiska, I., Syahruddin, F. I., & Ananda, F. (2024). Effectiveness of giving warm ginger in reducing the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women. Jurnal EduHealth, 15(01), 438-442.
Sari, W. I. P. E., Kurniyati, K., & Esmianti, F. (2023). Peningkatkan potensi diri enterpreneurship alumni prodi kebidanan curup dalam penerapan asuhan komplementer. Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 173-184.
Siregar, E. L. A., Nasution, Z., & Lumbanraja, S. (2022). The Effect of Ginger Booking and the Aroma of Lemon Inhalation Therapy Towards Gerdadian Emesis Gravidarum for Pregnant Mothers in Trimester I. Science Midwifery, 10(4), 3256-3266.
Tan, M.-Y., Shu, S.-H., Liu, R.-L., & Zhao, Q. (2023). Efektivitas dan keamanan pengobatan komplementer dan alternatif dalam pengobatan mual dan muntah selama kehamilan: Tinjauan sistematis dan meta-analisis. Frontiers in Public Health , 11 , 1108756.
Wulandari, D. A., Kustriyanti, D., & Aisyah, R. (2019). Minuman jahe hangat untuk mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil di puskesmas nalumsari jepara. Jurnal SMART Kebidanan, 6(1), 42-47.
Wulandari, R. C. L., & Mulia, M. C. (2021). Literature review: the effectiveness of giving ginger (zingiber officinale roscoe) to pregnant women nausea vomiting 1st trimester pregnancy.
Wulandari, R., Nainggolan, R., Harahap, R. Y., & Harahap, I. F. (2022). The Effectiveness of Oxytoxin Massage Towards Increasing Breast Milk Production in Aek Haruaya Village, Portibi District. International Journal of Public Health Excellence (IJPHE), 1(2), 174-178.
Yanuaringsih, G. P., Nasution, A. S., & Aminah, S. (2020). Efek seduhan jahe sebagai anti muntah pada perempuan hamil trimester pertama. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 151-158.
Yuliantie, P., Febrianti, M., Maisyarah, N., Dewi, A. S., Sari, A. S., Darman, A. S., & Izhariaqi, M. (2024). Penatalaksanaan Penyakit Hipertensi Dengan Terapi Komplementer Rendam Kaki Menggunakan “Jamer” Pada Masyarakat Di Desa Lokbaintan Dalam. Majalah Cendekia Mengabdi, 2(3), 169-175.
Yulviana, R., Andriyani, R., & Ristica, O. D. (2024). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Pranikah Dan Prakonsepsi: Untuk Mahasiswa S1 Kebidanan. Penerbit NEM.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.