Aktivitas fisik dan konsumsi zat tanin dengan kejadian anemia pada remaja putri

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i1.2125

Authors

  • Tiya Fitriana Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokero
  • Devita Elsanti Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokero

Aktivitas Fisik Anemia Hemoglobin Remaja Putri Zat Tanin

Abstract

Background: Anemia is a global health problem affecting more than a third of the world's population, particularly adolescent girls who are vulnerable due to increased iron requirements during puberty. Consumption of tannins found in tea and coffee, along with unbalanced physical activity levels, is known to affect iron absorption and hemoglobin status.

Purpose: To analyze the relationship between tannin consumption and physical activity levels with the incidence of anemia in adolescent girls.

Method: This quantitative study used a cross-sectional design with a descriptive correlational approach. A sample of 162 female adolescents in grades 7 and 8 of Baturraden 1 Public Junior High School was selected through a purposive sampling technique. Data were collected using a tea/coffee consumption frequency questionnaire (SQ-FFQ), a physical activity questionnaire (PAQ-A), and hemoglobin level measurements using a hemoglobinometer. Data analysis was performed using the Spearman Rank test.

Results: Most respondents engaged in light physical activity (45.7%), consumed tea (72.8%) and coffee (53.1%), and did not experience anemia (69.8%). There was a significant association between tannin consumption and the incidence of anemia (p = 0.015 for tea and p = 0.016 for coffee), as well as between physical activity and the incidence of anemia (p = 0.0001).

Conclusion: Consumption of drinks containing tannin and levels of physical activity contribute to the incidence of anemia in adolescent girls.

Suggestion: To expand the research variables, use a mixed methods or longitudinal design, and involve male respondents to obtain a more comprehensive picture of anemia risk factors.

 

Keywords: Adolescent Girls; Anemia; Hemoglobin; Physical activity; Tannin.

 

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan global yang berdampak pada lebih dari sepertiga populasi dunia, terutama pada remaja putri yang rentan akibat peningkatan kebutuhan zat besi selama masa pubertas. Konsumsi zat tanin yang terdapat dalam teh dan kopi serta tingkat aktivitas fisik yang tidak seimbang diketahui dapat memengaruhi penyerapan zat besi dan status hemoglobin.

Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara konsumsi zat tanin dan tingkat aktivitas fisik dengan kejadian anemia pada remaja putri.

Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan deskriptif korelasional. Sampel sebanyak 162 remaja putri kelas 7 dan 8 SMP N 1 Baturraden, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner frekuensi konsumsi teh/kopi (SQ-FFQ), kuesioner aktivitas fisik (PAQ-A), dan pengukuran kadar hemoglobin menggunakan hemoglobinometer. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank.

Hasil: Sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik ringan (45.7%), mengonsumsi teh (72.8%) dan kopi (53.1%), serta tidak mengalami anemia (69.8%). Terdapat hubungan signifikan antara konsumsi zat tanin dengan kejadian anemia (p = 0.015 untuk teh dan p = 0.016 untuk kopi), serta antara aktivitas fisik dengan kejadian anemia (p = 0.0001).

Simpulan: Konsumsi minuman berkadar tanin dan tingkat aktivitas fisik memiliki kontribusi terhadap kejadian anemia pada remaja putri.

Saran: Penelitian selanjutnya dapat memperluas variabel penelitian, menggunakan desain mixed methods atau longitudinal, serta melibatkan responden laki-laki guna mendapatkan gambaran faktor resiko anemia yang lebih komprehensif.

 

Kata Kunci: Aktivitas Fisik; Anemia; Hemoglobin; Remaja Putri; Zat Tanin.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alam, S., Syahrir, S., Adnan, Y., & Asis, A. (2021). Hubungan Status Gizi Dengan Usia Menarche Pada Remaja Putri. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(03), 200-207.

Ardiansyah, M., Muniroh, L., & Maharani, F. P. (2024). Kebiasaan Konsumsi Kopi Dan Tingkat Kecukupan Zat Besi Dengan Anemia Pada Remaja Putri. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 34(3), 504-512.

Ayuningtyas, I. N., Tsani, A. F. A., Candra, A., & Dieny, F. F. (2022). Analisis Asupan Zat Besi Heme Dan Non-Heme, Vitamin B12 Dan Folat Serta Asupan Enhancer Dan Inhibitor Zat Besi Berdasarkan Status Anemia Pada Santriwati. Journal of Nutrition College, 11(2), 171-181.

Dipietro, L., Bingenheimer, J., Talegawkar, S. A., Sedlander, E., Yilma, H., Pradhan, P., & Rimal, R. N. (2024). The Effects of The RANI Project On 6-Month Physical Activity Among Women Living in Rural India: A Randomized-Controlled Trial. Women's Health Reports, 5(1), Whr-2023.

Eli-Cophie, D., Annan, R. A., & Apprey, C. (2024). Nutritional Status, Hemoglobin Levels, and Cardiorespiratory Endurance of Male Football Players in Ghana. Journal of Preventive, Diagnostic and Treatment Strategies in Medicine, 3(1), 56-64.

Ernyasih, E., & Handari, S. R. T. (2019). Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dan Konsumsi Zat Besi Dengan Status Gizi Pada Remaja Putri Di SMP Yayasan Pendidikan Islam Bintaro Jakarta Selatan Tahun 2017. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 15(1), 15-26.

Haryani, H. (2024). Determinan Indeks Massa Tubuh Pada Remaja. Jawa Tengah: NEM.

He, Y., & Chen, J. (2024). Severe Iron-Deficiency Anemia After Short-Term Moderate Consumption of Green Tea in Woman: A Rare Case Report. Heliyon, 10(17).

Hermanto, R. A., Kandarina, B. I., & Latifah, L. (2020). Hubungan Antara Status Anemia, Tingkat Aktivitas Fisik, Kebiasaan Sarapan Dan Depresi Pada Remaja Putri Di Kota Yogyakarta. Media Gizi Mikro Indonesia, 11(2), 141-152.

Jaelani, M., Simanjuntak, B. Y., & Yuliantini, E. (2017). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan, 8(3), 358-368.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Aksi Bergizi: Gerakan Sehat Untuk Remaja Masa Kini. Diakses dari https://ayosehat.kemkes.go.id/aksi-bergizi--gerakan-sehat-untuk-remaja-masa-kini

Kurniasih, N. I. D., Kartikasari, A., Russiska, R., & Nurlelasari, N. (2021). Hubungan Pola Aktivitas Fisik Dan Riwayat Penyakit Dengan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di Sman 1 Luragung Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan. Journal of Nursing Practice and Education, 1(2), 83-90.

Kusumawati, A. D., Nurhayati, N., & Hardiansyah, A. (2024). Asupan Fe, Kebiasaan Minum Teh, Dan Status Gizi Berkaitan Dengan Kejadian Anemia Pada Santri Putri. Journal 0f Nutrition College, 13(3), 294-303.

Lail, N. H. (2019). Hubungan Status Gizi, Usia Menarche Dengan Dismenorea Pada Remaja Putri Di Smk K Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 9(02), 88-95.

Latifah, U., Arsita, R. H., Mutiarawati, M., & Andari, I.D. (2023). Peningkatan Pengetahuan Tentang Remaja Sehat Dan Cerdas Untuk Menciptakan Generasi Antilowbatt Di SMK. Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM), 7(2).

Lestari, A. S., Fatimah, F., & Indriyati, T. (2024). Hubungan Tingkat Stres Dan Kualitas Tidur Dengan Kejadian Dismenorea Primer Pada Remaja Putri. Jurnal Menara Medika, 6(2), 207-213.

Moni, R., & Iqroni, D. F. (2022). Pengaruh Konsumsi Kafein Sebelum Latihan Terhadap Daya Tahan Cardiovascular Pemain PB. Siguntung Kabupaten Tebo. Indonesion Journal of Sport Science and Coaching, 4(1), 79-90.

Nabilla, F. S., Muniroh, L., & Rifqi, M. A. (2022). Hubungan Pola Konsumsi Sumber Zat Besi, Inhibitor Dan Enhancer Zat Besi Dengan Kejadian Anemia Pada Santriwati Pondok Pesantren Al-Mizan Muhammadiyah Lamongan. National Nutrition Journal/Media Gizi Indonesia, 17(1).

Napitupulu, V. B., Hubaybah, H., & Halim, R. (2018). Hubungan Status Gizi Dan Aktivitas Fisik Terhadap Usia Menarche Pada Siswi Di SDN 47/IV Kota Jambi Tahun 2018. Jurnal Kesmas Jambi, 2(1), 71-80.

Nugroho, R. F., & Wardani, E. M. (2022). Habit of Consumption of Tea, Coffee and Fe Tablets with The Incidence of Anemia in Pregnant Women in Sidoarjo. Pancasakti Journal of Public Health Science and Research (PJPHSR), 2(1), 51-56.

Nurjanah, F. W. (2023). Edukasi Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Terapi Farmakologi Dan Non Farmakologi. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2).

Nursilaputri, H. P., Subiastutik, E., & Setyarini, D. I. (2022). Literature Review Konsumsi Teh Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja: A Literature Review: Tea Consumption with Anemia Incidence in Adolescents. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 8(2), 283-290.

Pian, W. A., Safitri, D. E., & Dhanny, D. R. (2021). Relationship Between Knowledge, Nutritional Adequacy Level, Tea Drinking Habits and Nutritional Status with Anemia Among Adolescent Girls in Smk Pratama Mulya Karawang. Jurnal Mitra Kesehatan, 4(IAHSC), 33-45.

Putriwati, A. K., Purwaningtyas, D. R., & Iswahyudi, I. (2024). Hubungan Asupan Gizi Dan Konsumsi Pangan Inhibitor Zat Besi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMAN 6 Tambun Selatan. Ilmu Gizi Indonesia, 7(2), 137-148.

Sari, S. E., Kartasurya, M. I., & Pangestuti, D. R. (2018). Anemia Dan Aktivitas Fisik Yang Ringan Mempengaruhi Faktor Risiko Dismenore Pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(5), 437-444.

Setyandari, R., & Margawati, A. (2017). Hubungan Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Dan Kadar Hemoglobin Pada Pekerja Perempuan. Journal of Nutrition College, 6(1), 61-68.

Sudrajat, A., Lestari, C. R., & Istarofah, L. (2022). Hubungan Kadar Hemoglobin Dengan Ketahanan Kardiorespirasi Pada Anak Sekolah Dasar. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 51-57.

Sulistyowati, E., Sukmawati, S., Handayani, A., Nadia, N., Rara’Panggalo, H., & Sampe, J. (2023). Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Bagi Remaja Putri di SMA Negeri 8 Makassar. Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan, 1(4), 135-141.

Sumarlan, E. S., Windiastuti, E., & Gunardi, H. (2018). Iron Status, Prevalence and Risk Factors of Iron Deficiency Anemia Among 12-To 15-Year-Old Adolescent Girls from Different Socioeconomic Status in Indonesia. Makara Journal of Health Research, 22(1), 8.

Waelan, R., Fitriani, S., & Husna, A. (2019). Hubungan antara aktivitas fisik dan kecukupan zat gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 8 Kendari. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 94–101.

World Health Organization. (2017). Nutritional Anaemias: Tools for Effective Prevention and Control. Diakses dari https://iris.who.int/Handle/10665/259425

Yulita, E., Hamid, M. N. S., & Dhilon, D. A. (2022). Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih Kecamatan Kampar Utara Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Terpadu, 1(1), 43–60

Downloads

Published

2026-04-05