Hubungan persepsi beban kerja, motivasi, dan iklim kerja dengan kinerja tenaga kesehatan

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i11.2078

Authors

  • Fauziah Fauziah Universitas Islam Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA)
  • Sastrawan Sastrawan Universitas Islam Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA)
  • Sabar Setiawan Universitas Islam Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA)

Beban Kerja Iklim Kerja Kinerja Motivasi Tenaga Kesehatan

Abstract

Background: Healthcare worker performance is a key factor in ensuring optimal quality healthcare services. Performance is influenced by various internal and external factors, including perceived workload, motivation, and work climate. Understanding the relationship between these three factors is necessary to support increased healthcare worker effectiveness in primary care facilities.

Purpose: To determine the relationship between perceived workload, motivation, and work climate with healthcare worker performance.

Method: This quantitative study employed a survey design. Data were collected through a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using Spearman Rank bivariate correlation and multiple regression with robust standard errors. The study sample was obtained purposively from healthcare workers at the Batukliang Utara District Community Health Center.

Results: Bivariate analysis showed that work climate variables had a positive and significant correlation with performance, while perceived workload was not significant. Motivation had a strong and significant relationship with performance in both bivariate and multivariate tests. However, in multiple regression, work climate did not significantly affect performance.

Conclusion: Motivation was the dominant factor influencing healthcare worker performance, followed by a supportive work climate. Perception of workload does not directly affect performance.

 

Keywords: Healthcare Workers; Motivation; Performance; Workload; Work Climate.

 

Pendahuluan: Kinerja tenaga kesehatan merupakan faktor kunci dalam memastikan mutu pelayanan kesehatan yang optimal. Kinerja dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, di antaranya persepsi terhadap beban kerja, motivasi, dan iklim kerja. Pemahaman mengenai hubungan ketiga faktor tersebut diperlukan untuk mendukung peningkatan efektivitas tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan dasar.

Tujuan:  Untuk mengetahui hubungan antara persepsi beban kerja, motivasi, dan iklim kerja dengan kinerja tenaga kesehatan.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji korelasi bivariat Spearman Rank serta regresi berganda dengan robust standard errors. Sampel penelitian diperoleh secara purposif dari tenaga kesehatan di Puskesmas Wilayah Kecamatan Batukliang Utara.

Hasil: Analisis bivariat menunjukkan variabel iklim kerja memiliki korelasi positif dan signifikan dengan kinerja, sedangkan persepsi beban kerja tidak signifikan. Motivasi memiliki hubungan kuat dan signifikan terhadap kinerja baik pada uji bivariat maupun multivariat. Namun, pada regresi berganda, iklim kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja.

Simpulan: Motivasi merupakan faktor dominan yang memengaruhi kinerja tenaga kesehatan, diikuti dengan peran iklim kerja yang mendukung. Persepsi beban kerja tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja.

 

Kata Kunci: Beban Kerja; Iklim Kerja; Kinerja; Motivasi; Tenaga Kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adyana, W. N. A., Kumalasari, F., & Astaginy, N. (2023). Pengaruh Iklim Organisasi Dan Beban Kerja Terhadap Stres Kerja Perawat Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton Tengah. Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Bisnis, 1(2), 233-239.

Agusti, C. P., Riauwanto, S., & Chasanah, U. (2019). Pengaruh Persepsi Beban Kerja, Stres Kerja, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bpjs Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun (Doctoral Dissertation, Stie Widya Wiwaha).

Ahmed, Z. (2021). Employee engagement and supportive work environment in the relationship between HRM practices, work-life balance and doctors’ retention [PhD Thesis]. Universiti Utara Malaysia.

Ajiwahyu, R. R. (2024). Pengaruh motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap efektivitas kinerja Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemerintah Kota dan Kabupaten Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Basalamah, F. F., Ahri, R. A., & Arman, A. (2021). Pengaruh Kelelahan Kerja, Stress Kerja, Motivasi Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di RSUD Kota Makassar. An Idea Health Journal, 1(02), 67-80.

Budiawan, I. N., Suarjana, K., & Wijaya, I. P. G. (2025). Hubungan kompetensi, motivasi dan beban kerja perawat pelaksana dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Propinsi Bali. Keperawatan (e-Kp), 1-10.

Cesilia, R., & Kosasih, K. (2024). Pengaruh beban kerja dan kelelahan kerja terhadap kinerja perawat. Jurnal Sosial Teknologi, 4(10), 909-922.

Damanik, H. (2016). Hubungan Persepsi Behan Kerja dan Iklim Organisasi dengan Loyalitas Member Multi Level Marketing PT. Immunotec Profarmasia Regional 01 Medan (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area).

Diana, S. S., Jati, S. P., & Fatmasari, E. Y. (2023). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Tercapainya Spm Kesehatan Pada Pelayanan Penderita Hipertensi Di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI, 12(01).

Dwipraharsini, N. M. I. (2024). Pengaruh Iklim Kerja, Kepemimpinan, dan Beban Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan pada Koperasi Kredit Tritunggal Badung (Doctoral dissertation, Universitas Mahasaraswati Denpasar).

Faiz, A. (2023). Pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja dan pengembangan karir di mediasi oleh motivasi pegawai pada Dinas Pendidikan Kota Pekalongan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Hackman, J. R., & Oldham, G. R. (2016). Motivation through the design of work: Test of a theory. Organizational behavior and human performance, 16(2), 250-279.

Hutagaol, E. K., & Setianingsih, L. E. (2023). Analisis Beban Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Puskesmas Cikarang Menghadapi Hidrometeorologi Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 8686-8695.

Karasek Jr, R. A. (2019). Job demands, job decision latitude, and mental strain: Implications for job redesign. Administrative science quarterly, 285-308.

Khamid, A., & Pogo, T. (2019). Pengaruh Beban Kerja, Iklim Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Prajurit Koramil 02/Batu Ceper Tangerang. Indikator, 3(2), 353517.

Natalia, D. (2021). Analisis Hubungan Persepsi Beban Kerja Dan Stres Kerja Dengan Kinerja Perawat Era Pandemi Covid-19 Di Ruang Isolasi Covid Rumah Sakit Di Kota Mojokerto (Doctoral dissertation, STIKES BINA SEHAT PPNI).

Pamungkas, A., Wahyono, G. B., & Kurniawan, M. Y. (2022). Pengaruh Perilaku Inovatif, Iklim Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Bri Cabang Mojokerto. Jurnal Riset Mahasiswa Manajemen, 10(1).

Siswanto, A. A. (2025). Pengaruh Kompetensi Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Bagian Back Office Pt. Sumber Alfaria Trijaya Cabang Sidoarjo (Doctoral Dissertation, Universitas Pembangunan Negeri" Veteran" Jawa Timur).

Sugiharto, D., & Handayani, N. (2024). Kontribusi Beban Kerja, Stres Kerja dan Iklim Kerja terhadap Kinerja Perawat di RS Bhakti Asih Brebes. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 4(1), 2723-2738.

Tarwaka, E. I. (2019). Dasar-dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja, edisi 2 dengan revisi.

Widyawaty, N., Supriyantoro, S., & Hasyim, H. (2022). Pengaruh Iklim Organisasi dan Beban Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Perawat dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening. Jurnal Health Sains, 3(4), 628-638.

Downloads

Published

2026-01-21