Gambaran pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v20i1.2013

Authors

  • Try Yogi Damar Pamungkas Fakultas Kedokteran, Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Rose Indriyati Fakultas Kedokteran, Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Siti Maria Ulfah Fakultas Kedokteran, Universitas Swadaya Gunung Jati

Estimasi Laju Filtrasi Glomerulus (eLFG) Gagal Ginjal Kronis Hemodialisa Kadar Ureum Kreatinin

Abstract

Background: Chronic Kidney Disease (CKD) is a permanent and progressive decline in kidney function, causing the kidneys to lose their ability to regulate fluid balance, electrolytes, and body metabolism. In the final stages, CKD patients require renal replacement therapy such as hemodialysis to maintain quality of life and prevent complications. Hemodialysis works through the processes of diffusion, osmosis, and ultrafiltration to cleanse the blood of metabolic waste.

Purpose: To get an overview of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis.

Method: This retrospective descriptive study involved 65 respondents selected using total sampling technique from secondary medical record data at Arjawinangun Regional Hospital, Cirebon Regency in 2024, with research instruments including demographic variables, clinical conditions (body weight, comorbidities, duration of hemodialysis), and laboratory parameters in the form of urea levels, creatinine, and eGFR values.

Results: The majority of female patients who are at risk of kidney disease diagnosed with chronic failure, patients who will undergo hemodialysis treatment are late adult women with low education, most of whom have hypertension as a comorbidity, the highest serum urea levels in the category (100 - 200 mg / dL) and the highest serum creatinine levels in the category (5.00 - 10.00) and the average eLFG shows a decrease in kidney function in the category (< 6 mL / min).

Conclusion: Most chronic kidney failure patients are in the end-stage condition (stage 5) with a very significant decline in kidney function eGFR < 6 mL/min, whose profile is dominated by the productive age group and elderly women with low educational background and a history of hypertension as the main comorbidity.

Suggestion: Further researchers should examine the relationship between urea, creatinine, and eGFR levels with patient demographic and clinical factors and conduct long-term studies of hemodialysis therapy based on patient characteristics, weight gain, and quality of life.

 

Keywords: Chronic Kidney Failure; Creatinine; Estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR); Hemodialysis; Urea Levels.

 

Pendahuluan: Penurunan fungsi ginjal yang mengakibatkan progesif disebut dengan Gagal Ginjal Kronis (GGK), dan akan terjadi permanen, maka dalam penggunaan ginjal kehilangan kemampuan mengatur keseimbangan, antara lain merupakan cairan, juga elektrolit, serta metabolisme yang ada dalam tubuh. Akan ada terapi pergantian ginjal di masa tahap terakhir yang disebut sebagai hemodialisa. Itu merupakan cara   mempertahankan kualitas di hidup juga mencegah komplikasi. Hemodialisa bekerja dengan proses pemindahan partikel suatu zat yaitu difusi serta osmosis, dan ultrafiltrasi yang berperan untuk membersihkan darah dari sisa metabolisme.

Tujuan: Untuk mendapatkan gambaran pasien gagal ginjal kronis dalam menjalani hemodialisa.

Metode: Penelitian deskriptif retrospektif ini melibatkan 65 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling dari data sekunder rekam medis di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon tahun 2024, dengan instrumen penelitian mencakup variabel demografi, kondisi klinis (berat badan, komorbid, lama hemodialisa), serta parameter laboratorium berupa kadar ureum, kreatinin, dan nilai eLFG.

Hasil: Mayoritas penderita berjenis kelamin perempuan yang menjadi pasien beresiko ginjal yang didiagnosis gagal kronik, penderita akan menempuh pengobatan hemodialisa yakni perempuan usia dewasa akhir dengan pendidikan rendah, sebagian besar memiliki hipertensi sebagai komorbid, kadar ureum serum terbanyak pada kategori (100 – 200 mg/dL) dan kadar kreatinin serum terbanyak pada kategori (5.00 – 10.00) serta rata-rata eLFG menunjukkan penurunan fungsi ginjal pada kategori (< 6 mL/min).

Simpulan: Sebagian besar pasien gagal ginjal kronis berada pada kondisi stadium akhir (stadium 5) dengan penurunan fungsi ginjal yang sangat signifikan eLFG < 6 mL/min, yang profilnya didominasi oleh kelompok usia produktif dan lansia perempuan dengan latar belakang pendidikan rendah serta memiliki riwayat hipertensi sebagai penyakit penyerta utama.

Saran: Peneliti selanjutnya agar meneliti mengenai hubungan antara kadar ureum, kreatinin, dan eLFG dengan faktor demografis dan klinis pasien serta melakukan penelitian jangka panjang terapi hemodialisa berdasarkan karakteristik pasien, peningkatan berat badan dan kualitas hidup.

 

Kata Kunci: Estimasi Laju Filtrasi Glomerulus (eLFG); Gagal Ginjal Kronis; Hemodialisa; Kadar Ureum; Kreatinin.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhiatma, A. T., Wahab, Z., & Widyantara, I. F. E. (2017). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gagal ginjal kronik pada pasien hemodialisis di RSUD Tugurejo Semarang. Jurnal Kedokteran Muhammadiyah, 5(2).

Adnani, N. B., & Pardede, S. O. (2020). Laju Filtrasi Glomerulus pada Anak: Metode Apa yang Digunakan?. Majalah Kedokteran, 36(1), 33-41.

Afriansya, R. R., Sofyanita, E. N., & Suwarsi, S. (2020). Overview of ureum and creatinine levels in hemodialysis patients with chronic kidney disease. Jaringan Laboratorium Medis, 2(1), 6-11.

Andika, R., Hutajulu, D. M. M., & Nelwan, E. J. (2023). Perbandingan Hemodialisis dan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis terhadap Kualitas Hidup. eJournal Kedokteran Indonesia, 281-281.

Anita, D. C., & Novitasari, D. (2017). Kepatuhan Pembatasan Asupan Cairan terhadap lama menjalani hemodialisa. In Prosiding Seminar Nasional & Internasional, (1), 1.

Arifa, S. I., Azam, M., & Handayani, O. W. K. (2018). Faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit ginjal kronik pada penderita hipertensi di Indonesia. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13(4), 319-328.

Arifah, S., Putri, M. N., & Zubad, M. (2022). Penambahan berat badan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Journal of Midwifery and Health Administration Research, 2(2), 79-88.

Arriyani, F., & Wahyono, T. Y. M. (2023). Faktor risiko penyakit ginjal kronis pada kelompok usia dewasa: literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(5), 788-797.

Ayuditiawati, M., Kumala, S., & Sarnianto, P. (2020). Biaya Pengeluaran Sendiri dan Pengaruhnya Terhadap Kesulitan Ekonomi Pasien Hemodialisis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Cirebon. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(4), 137-151.

Carrero, J. J., Hecking, M., Chesnaye, N. C., & Jager, K. J. (2018). Sex and gender disparities in the epidemiology and outcomes of chronic kidney disease. Nature Reviews Nephrology, 14(3), 151-164.

Darsini, D., & Cahyono, E. A. (2023). Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis Selama Pandemi Covid-19; Studi Klinis Di Ruang Hemodialisa, Rumah Sakit Gatoel Kota Mojokerto. Jurnal Keperawatan, 16(1), 26-46.

Fairuz, N., Wahyuningsih, S., Irmarahayu, A., & Nugrohowati, N. (2024). Determinan penyakit ginjal kronik di Tangerang Indonesia: Studi Cross-sectional. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 16(2), 63-70.

Fink, T., Paitazoglou, C., Bergmann, M. W., Sano, M., Keelani, A., Sciacca, V., & Eitel, I. (2023). Left atrial appendage closure in end‐stage renal disease and hemodialysis: Data from a German multicenter registry. Catheterization and Cardiovascular Interventions, 101(3), 610-619.

Hakim, L. N. (2020). Urgensi revisi undang-undang tentang kesejahteraan lanjut usia. Sumber, 17(6), 43-55.

Harun, L. (2024). A Analisis Penderita Hipertensi Terhadap Laju Filtrasi Glumerolus (LFG) Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis di RS Banjarmasin. Journal of Nursing Invention, 5(1), 42-52.

Khairidina, S., Hasan, M., Amirsyah, M., Syukri, M., & Lubis, R. H. (2020). Gambaran tingkat depresi terhadap kejadian peningkatan interdialytic weight gain pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Umum Dr. Zainal Abidin, Banda Aceh. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 20(2).

Lertdumrongluk, P., Tantisattamo, E., Obi, Y., Nguyen, H. A., Kovesdy, C. P., Rhee, C. M., & Streja, E. (2020). Estimated glomerular filtration rate at dialysis initiation and subsequent decline in residual kidney function among incident hemodialysis patients. Nephrology Dialysis Transplantation, 35(10), 1786-1793.

Lestari, W., Asyrofi, A., & Prasetya, H. A. (2018). Manajemen cairan pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 2(2), 20-29.

Nova, N., Sartika, F., & Suratno, S. (2022). Profil Klirens Kreatinin pada Pasien Penyakit Ginjal di RSUD Dr. Doris Sylvanus Kota Palangka Raya: Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 4(2), 302-308.

Peraupan, I. P. R. S., Pramana, K. D., Santosa, H., & Adiwibawa, D. N. (2023). Hubungan Insomnia Dengan Lama Pasien Menjalani Hemodialisis Reguler Di RSUD Kabupaten Lombok Utara Bulan Januari-Juni Tahun 2022. Nusantara Hasana Journal, 2(10), 115-121.

Prasetyo, A. (2018). Karakteristik pasien gagal ginjal yang menjalani terapi hemodialisa di rsud cilacap. In Prosiding Seminar Nasional dan Penelitian Kesehatan 2018 (Vol. 1, No. 1).

Putra, I. G. S. S., & Islamiah, A. (2023). Gambaran klinis dan laboratoris penderita penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah. Intisari Sains Medis, 14(1), 538-542.

Ratnasari, D. (2020). Hubungan Lama Hemodialisa Dengan Status Nutrisi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruang Hemodialisa. Jurnal Skolastik Keperawatan, 6(1), 16-23.

Ringgani, F. G., Krisnasary, A., & Kamsiah, K. (2024). Length of hemodialysis, fluid intake, and quality of life in patients with chronic kidney disease. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 457-463.

Suarni, L., Wahyuni, S., & Faswita, W. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Delia Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 7(2), 122-130.

Satti, Y. C., Mistika, S. R., & Imelda, L. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 4(1), 1-8.

Sinurat, L. R. E., Barus, D., Simamora, M., & Syapitri, H. (2022). Self management berhubungan dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronis di unit hemodialisa. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(1), 173-184.

Simbolon, N., & S. (2019). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pasien PGK menjalani hemodialisa di unit rawat hemodialisa Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Journal of Midwifery and Nursing, 1(2).

Usn, T. I. S., Sulistiawan, A., & Subandi, A. (2023). Perubahan tekanan darah dan berat badan pada pasien gagal ginjal kronik yang terpasang cimino setelah menjalani tindakan hemodialisa di ruang hemodialisa RSUD Raden Mattaher Jambi 2023 (Doctoral dissertation, Univeritas Jambi).

Utami, I. A. A., Santhi, D. G. D. D., & Lestari, A. A. W. (2020). Prevalensi dan komplikasi pada penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar tahun 2018. Intisari Sains Medis, 11(3), 1216-1221.

Utami, I. T. (2022). Hubungan self efficacy terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan, 17(4), 168-172.

Utami, N., Lalusu, E. Y., Monoarfa, Y., Otoluwa, A. S., & Handayani, L. (2023). Gambaran Hipertensi, Obesitas, Diabetes, Asam Urat, Lama Hemodialisis pada Penderita Gagal Ginjal di RSUD Kabupaten Banggai. Buletin Kesehatan Mahasiswa, 2(1), 70-77.

Wijayanti, W., Isro'in, L., & Purwanti, L. E. (2017). Analisis perilaku pasien hemodialisis dalam pengontrolan cairan tubuh. Indonesian Journal for Health Sciences, 1(1), 10-16.

Wiliyanarti, P. F., & Muhith, A. (2019). Life Experience of chronic kidney diseases undergoing hemodialysis therapy. NurseLine Journal, 4(1), 54-60.

Yuliawati, A. N., Ratnasari, P. M. D., & Pratiwi, I. G. A. (2022). Hubungan kepatuhan pengobatan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik disertai hipertensi dan menjalani hemodialisis. JMPF, (12)1, 28-39

Yuliandi, N. E., Hikmah, A. M., & Yusup, E. M. (2021). Gambaran kadar ureum dan kreatinin serum pada pasien gagal ginjal kronis setelah terapi hemodialisis di Rumah Sakit Patria IKKT Jakarta. Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO), 3(2), 68-77.

Downloads

Published

2026-04-07