Peran status gizi, konsumsi tablet tambah darah, dan siklus menstruasi terhadap kejadian anemia remaja putri
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i11.2012
Anemia Status Gizi Tablet Tambah Darah Siklus Menstruasi
Abstract
Background: Anemia is a health problem that significantly impacts adolescent girls. Adolescent girls are particularly vulnerable to anemia due to their rapid growth, requiring optimal nutritional intake. Islamic boarding schools (pesantren) serve not only as places of learning but also as residences for female students, posing challenges in maintaining their nutritional status and health. Common causes of anemia include nutritional status, iron supplement tablet consumption, and menstrual cycles.
Purpose: To analyze the role of nutritional status, consumption of iron tablets, and menstrual cycle on the incidence of anemia in adolescent girls.
Method: This quantitative study, using a cross-sectional design, was conducted in November 2025 at the Raudhatul Ulum Islamic Boarding School in Ogan Ilir Regency. A sample of 75 female students was selected using purposive sampling. Data were obtained through hemoglobin (Hb) examinations, weight and height measurements, and questionnaire interviews regarding iron supplement tablet consumption and menstrual cycles. The chi-square test was used for analysis.
Results: This study found that 8.0% of participants had anemia. The chi-square test results showed a relationship between nutritional status (p-value = 0.049) and menstrual cycle (p-value = 0.017) with the incidence of anemia. Meanwhile, there was no relationship between iron supplement tablet consumption and anemia (p-value = 0.626).
Conclusion: Nutritional status and menstrual cycle were significantly associated with the incidence of anemia, but iron supplement tablet consumption was not. Therefore, it is important to improve education about nutrition and reproductive health by involving peers, teachers, dormitory heads, and families.
Suggestion: Islamic boarding schools can improve education about nutrition and reproductive health through outreach programs involving teachers, families, and dormitory heads. Improving compliance with iron supplement consumption is also necessary by establishing a policy of weekly joint iron supplement consumption.
Keywords: Anemia; Iron Supplement Tablets; Menstrual Cycle; Nutritional Status.
Pendahuluan: Anemia menjadi masalah kesehatan yang memiliki dampak besar pada remaja putri. Kelompok remaja putri merupakan kelompok rentan anemia karena sedang masa pertumbuhan pesat yang membutuhkan asupan gizi optimal. Pesantren tidak hanya sebagai tempat belajar tetapi juga sebagai tempat bermukin bagi santriwati memiliki tantangan agar dapat menjaga status gizi dan kesehatan santriwati. Faktor penyebab anemia yang sering terjadi adalah status gizi, konsumsi tablet tambah darah dan siklus menstruasi.
Tujuan: Untuk menganalisis peran status gizi, konsumsi tablet tambah darah, dan siklus menstruasi terhadap kejadian anemia remaja putri.
Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional, dilakukan pada bulan November 2025 di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum di Kabupaten Ogan Ilir dengan jumlah sampel 75 santriwati. Sampel dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh dengan melakukan pemeriksaan Hb, pengukuran berat badan dan tinggi badan, serta wawancara menggunakan kuesioner tentang konsumsi tablet tambah darah dan siklus menstruasi. Analisis yang digunakan adalah uji chi-square.
Hasil: Temuan pada penelitian ini adalah sebanyak 8.0% partisipan mengalami anemia. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan status gizi (p-value = 0.049) dan siklus menstruasi (p-value = 0.017) dengan kejadian anemia. Sementara itu, tidak terdapat hubungan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia (p-value = 0.626).
Simpulan: Status gizi dan siklus menstruasi memiliki hubungan signifikan dengan kejadian anemia, namun konsumsi tablet tambah darah tidak berkorelasi. Oleh karena itu, pentingnya melakukan peningkatan edukasi tentang gizi dan kesehatan reproduksi dengan melibatkan teman sebaya, guru, kepala asrama, dan keluarga.
Saran: Pihak pesantren dapat meningkatkan edukasi tentang gizi dan kesehatan reproduksi dengan penyuluhan melibatkan guru, keluarga, dan kepala asrama. Peningkatan kepatuhan konsumsi TTD juga diperlukan dengan membuat kebijakan minum TTD bersama setiap pekan.
Kata Kunci: Anemia; Status Gizi; Tablet tambah darah; Siklus Menstruasi.
Downloads
References
Alfyan, M. T., Kasim, F., & Widyaningsih, F. (2025). Effort to Reduce The Incidence of Anemia in Grade XII Students of SMAN 1 Sei Rampah Using The Action Research Approach. JURNAL FARMASIMED (JFM), 7(2), 342-349.
Astikasari, N. D., Wahyuni, C., Ripursari, T., & Mandasari, D. (2025). Factor Analysis of Menstrual Duration, Level of Knowledge, and Compliance with the Consumption of Blood Supplement Tablets on the Prevalence of Anemia in Adolescents with Prostate. Journal Of Nursing Practice, 8(3), 601-614.
Djogo, H. M. A., & Letor, Y. M. (2022). The association between nutritional status and anemia in adolescent girls in Kupang city: A cross-sectional study. KnE Life Sciences, 909-919.
Effendy, D. S., Sawitri, P. A., & Herawati, S. (2025). Risk Factors of Anemia in Coastal Communities in Indonesia: A Review. Journal of Epidemiology and Health Science, 2(1), 155-161.
Farinendya, A., Muniroh, L., & Buanasita, A. (2019). Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Gizi Dan Siklus Menstruasi Dengan Anemia Pada Remaja Putri The Correlation of Nutrition Adequacy Level and Menstrual Cycle with Anemia Among Adolescent Girls. Amerta Nutrition, 3(4), 298-304.
Fita, A., Fatmawati, T. Y., & Putri, S. K. (2025). Hubungan Status Gizi dan Siklus Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 14(1), 166-173.
Fitriyanti, N., & Achadi, A. (2024). Factors Associated to the Incidence of Anemia Among Adolescent Girls in Muaragembong District Bekasi Regency. Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region, 7(3), 256-266.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). SKI 2023 dalam angka. Diakases dari: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/
Listiarini, U. D., Sari, I. D., Chaniago, A. D., & Nadeak, E. (2021). The Relationship of Menstrual Pattern With The Incidence of Anemia in Adolescent Girls at SMA PAB 5 Klumpang, Deli Serdang in 2021. International Archives of Medical Sciences and Public Health, 2(2), 134-145.
Muhayati, A., & Ratnawati, D. (2019). Hubungan antara status gizi dan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(01), 563-570.
Putri, F., Suyanto, S., Restila, R., Laksono, A. D., & Sundjaya, T. (2025). Exploring the role of nutritional status and anthropometric factors in anemia among adolescent girls in Pekanbaru, Indonesia. SAGE Open Medicine, 13, 20503121251355406.
Putri, M. P., Dary, D., & Mangalik, G. (2022). Asupan protein, ZAT besi dan status gizi pada remaja PUTRI. Journal of Nutrition College, 11(1), 6-17.
Putri, S. K., Jeki, A. G., & Fatmawati, T. Y. (2024). Status Gizi, Tingkat Konsumsi Zat Gizi Besi (Fe) dan Siklus Menstruasi Dengan Kejadian Anemia Remaja Putri: Nutritional Status, Iron (Fe) Consumption Level And Menstrual Cycle With The Incidence Of Anemia Of Adolescent Girls. Jurnal Diskursus Ilmiah Kesehatan, 2(1), 9-15.
Sari, P., Herawati, D. M. D., Dhamayanti, M., & Hilmanto, D. (2022). Anemia among adolescent girls in west java, Indonesia: related factors and consequences on the quality of life. Nutrients, 14(18), 3777.
Sigit, F. S., Ilmi, F. B., Desfiandi, P., Saputri, D., Fajarini, N. D., Susianti, A., & Faras, A. (2024). Factors influencing the prevalence of anaemia in female adolescents: A population-based study of rural setting in Karanganyar, Indonesia. Clinical Epidemiology and Global Health, 25, 101500.
Sodik, M. A., Yudhana, A., & Dwianggimawati, M. S. (2018). Nutritional status and anemia in islamic boarding school adolescent in Kediri City East Java Indonesia. Indonesian Journal of Nutritional Epidemiology and Reproductive, 1(3), 92-96.
Utami, A., Margawati, A., Pramono, D., & Wulandari, D. R. (2022). Prevalence of anemia and correlation with knowledge, nutritional status, dietary habits among adolescent girls at Islamic Boarding School. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 10(2), 114-121.
Winda, F., Nurhudhariani, R., Sulistyowati, D., & Puteri, V. T. A. (2024). Simulasi Makanan Per Hari Tinggi Zat Besi Remaja Putri Peduli Stunting Kelurahan Sendangmulyo. Kelompok Studi Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 121-124.
World Health Organization. (2025). Anaemia in women and children. Diakses dari: https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/anaemia_in_women_and_children
Yulianti, A., Aisyah, S., & Handayani, S. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Anemia pada Remaja Putri. Lentera Perawat, 5(1), 10-17.
Zahra, N. A., Fatmawati, I., Simanungkalit, S. F., & Wahyuningsih, U. (2024). Kejadian Anemia pada Santriwati Pondok Pesantren Al-Hidayah Kota Depok dan Faktor yang Mempengaruhinya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 16(3), 118-125.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.