Manajemen risiko dengan metode hazard identification risk assessment and determining control aspect impact (HIRADC-AI) pada pekerja pengepul dan pemulung
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i9.1987
Hazard Identification Risk Assessment And Determining Control Aspect Impact (HIRADC-AI) Manajemen Risiko Pemulung Pengepul
Abstract
Background: Pulosari Scavenger Village is a densely populated settlement located along the railway tracks. Most residents work as scavengers and scrap metal collectors in a scrap metal warehouse. Therefore, Pulosari Scavenger Village poses potential hazards for workers and the community.
Purpose: To identify hazards and control occupational health and safety risks.
Method: This was a descriptive observational study using a cross-sectional design, documentation, interviews, and analysis using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control - Aspect Impact (HIRADC-AI) method, conducted directly at each work stage in Pulosari Scavenger Village.
Results: The total number of hazards identified from eight work activities with potential hazards was 52, consisting of six high-risk, 36 medium-risk, and eight low-risk. The hierarchy of controls represents a potential hazard control strategy in Pulosari Scavenger Village, primarily through administrative controls and the use of personal protective equipment.
Conclusion: The main sources of hazards include chemical exposure, poor ergonomic practices, unorganized working conditions, lack of personal protective equipment (PPE), and inadequate infrastructure. The most feasible risk control measures are administrative controls and consistent use of PPE, while elimination and substitution are not feasible due to the nature of the work.
Keywords: Collectors; Hazard Identification Risk Assessment And Determining Control Aspect Impact (HIRADC-AI); Risk Management; Scavengers.
Pendahuluan: Kampung pemulung merupakan salah satu pemukiman padat penduduk yang terletak di bantaran rel kereta api. Masyarakat kampung pemulung rata-rata memiliki pekerjaan sebagai pemulung dan pengepul barang bekas pada gudang besi tua. Sehingga, kampung pemulung memiliki potensi bahaya untuk pekerja dan masyarakat pada kampung tersebut.
Tujuan: Untuk mengidentifikasi bahaya dan pengendalian risiko keselamatan dan kesehatan kerja.
Metode: Penelitian observasional deskriptif dengan desain cross sectional, dokumentasi, wawancara serta analisis menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control - Aspect Impact (HIRADC-AI) yang dilakukan secara langsung pada setiap tahapan pekerjaan pada kampung pemulung Pulosari.
Hasil: Jumlah risiko bahaya dari 8 aktivitas pekerjaan dengan potensi bahaya sebanyak 52, yang terdiri 6 potensi risiko tinggi, 36 potensi risiko sedang, dan 8 potensi risiko rendah. Hierarki kontrol merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan potensi bahaya pada Kampung Pemulung Pulosari, terutama pada upaya pengendalian administratif dan penggunaan alat pelindung diri.
Simpulan: Sumber utama bahaya meliputi paparan bahan kimia, praktik ergonomi yang buruk, kondisi kerja yang tidak tertata, kurangnya penggunaan alat pelindung diri (APD), serta infrastruktur yang tidak memadai. Upaya pengendalian risiko yang paling memungkinkan dilakukan adalah pengendalian administratif dan penggunaan APD secara konsisten, sementara eliminasi dan substitusi tidak dapat diterapkan karena sifat pekerjaan tersebut.
Kata Kunci: Hazard Identification Risk Assessment And Determining Control Aspect Impact (HIRADC-AI); Manajemen Risiko; Pemulung; Pengepul.
Downloads
References
Amalia, R., Herwanto, D., & Zahra, W. R. (2023). Analisis Potensi Bahaya Dan Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (Hirarc) Pada Pemotongan Kayu. Industri Inovatif: Jurnal Teknik Industri, 13(1), 13-19.
Anggraeni, M., & Fayasari, A. (2020). Asupan cairan dan aktivitas fisik dengan kejadian dehidrasi pada mahasiswa Universitas Nasional Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol, 2(2).
Aqbillah, M. F. (2022). Identifikasi Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pekerja Pengumpul Sampah di TPA Batu Layang Kecamatan Pontianak Utara. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 8(2).
Ardhiansah, A. D. (2025). Optimalisasi Program K3 di Area Gudang Penyimpanan Melalui Pendekatan HIRADC Pada PT XYZ. Jurnal Serambi Engineering, 10(1).
Bangonang, R. J., Joseph, W. B., & Langi, F. F. G. (2022). Analisis dan Prediksi Tren Kecelakaan Kerja di Indonesia. Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 3(2), 75-78.
Choirunnisa, P. Q., Naufal, R. M., Pratomo, S. A. D. T., & Nuripah, G. (2022).Systematic Review of Case Control Studies: Durasi Paparan, Jenis Serat Asbes, dan Jenis Pekerjaan Berhubungan dengan Keganasan Paru pada Pekerja di Tempat Kerja dan Industri.
Gufron, A. (2025). Analisis Penerapan Metode HIRADC Sebagai Upaya Pengendalian Risiko Bahaya Pada Laboratorium Kalibrasi PT XYZ. Jurnal Serambi Engineering, 10(1).
Hauzan, F. R., Tunafiah, H., Jayady, A., & Natadipura, R. K. (2025). Penerapan hiradc dalam reduksi risiko konstruksi mrt: pembelajaran dari stasiun mangga besar. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains dan Teknologi, 9(1), 36-46.
Irpan, A., Ginanjar, R., & Fathimah, A. (2019). Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Home Industry Pembuatan Tempe Kelurahan Kedung Badak Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor Tahun 2019. PROMOTOR, 2(6), 425-432.
Jayanti, N. E., Putri, T. A., & Hermanda, M. (2024). Edukasi Dan Pemberian Exercise Sebagai Program Pencegahan Keluhan Kelelahan Kerja Pada Pengemudi Taksi Samarinda. Journal of Scientech Research and Development, 6(2), 184-189.
Kasenube, V. H. E., Setyobudi, A., & Takaeb, A. E. (2022). Factors Affecting The Occurrence of Work Accidents on Garbage Collectors at Landfill in TTU District. Lontar: Journal of Community Health, 4(4), 299-307.
Kurniawidjadja, L. M., & Ramdhan, D. (2019). Buku ajar penyakit akibat kerja dan surveilans. Universitas Indonesia Publishing.
Larasati, V., Arroyantri, P., Maritska, Z., Parisa, N., & Syauki, I. D. (2020). Edukasi Pencegahan Sindrom Kelelahan (Burnout) Pada Karyawan Pertamina Mor Ii Palembang. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity And Medicine Учредители: Universitas Sriwijaya (Relawan), 1(3), 139-148.
Lumansik, E. P., Riogilang, H., & Riogilang, H. (2024). Analisis Risiko Dan Optimasi Pengelolaan Limbah B3 Dengan Metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, And Risk Control) Di RSUD Anugerah Tomohon. TEKNO, 22(87), 463-477.
Marwah, D. S., Naufal, M., Zata, K. N., & Amri, M. F. (2024). HIRADC dan HIRADC dalam proses industri dan manajemen risiko K3. Journal of Disaster Management and Community Resilience, 1(1), 19-27.
Mawardani, A., & Herbawani, C. K. (2022). Analisa penerapan HIRADC di tempat kerja sebagai upaya pengendalian risiko: A literature review. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 316-322.
Negarawan, D. R., & Prastawa, H. (2023). Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko K3 Pada Pabrik Tahu di Kelurahan Kalibata. Industrial Engineering Online Journal, 12(3).
Ones, M., Sahdan, M., & Tira, D. S. (2021). Faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) pada penenun di Desa Letneo Selatan Kecamatan Insana Barat Kabupaten Timor Tengah Utara. Media Kesehatan Masyarakat, 3(1), 72-80.
Pertiwi, P., Tarwaka, P. S., & Sri Darnoto, S. K. M. (2016). Hubungan Antara Perilaku Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja di PT Aneka Adhilogam Karya, Ceper, Klaten (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Ramdan, I. M. (2012). Memperbaiki kondisi kesehatan dan keselamatan kerja sektor informal melalui program corporate social responsibility perusahaan. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 15(1), 2-6.
Ramli, S. (2010). Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja OHSAS 18001. Jakarta: Dian Rakyat.
Runtuwarow, N. Y., Kawatu, P. A., & Maddusa, S. S. (2020). Hubungan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 1(2), 021-026.
Sahani, W., & Sartika, S. (2024). Identifikasi Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan Kecelakaan Akibat Kerja Pada Pemulung di TPA Tamangapa Raya. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 24(1), 120-125.
Saputra, R. F., & Nugroho, A. J. (2024). Analisis Resiko Bahaya Limbah B3 Menggunakan Metode Hirarc Pada Instalasi Pembuangan Air Limbah. Jurnal Ilmiah Teknik Industri Dan Inovasi, 2(4), 46-58.
Sari, M. P. (2017). Iklim Kerja Panas dan Konsumsi Air Minum Saat Kerja Terhadap Dehidrasi. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 1(2), 108-118.
Shaumarda, G., & Suyono, A. M. (2025). Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Metode Hiradc (Hazard Identification, Risk Assessment & Determining Control). Journal of Industrial Science and Mechanical Engineering, 1(1), 55-71.
Soares, C. O., Pereira, B. F., Gomes, M. V. P., Marcondes, L. P., Gomes, F. D. C., & Melo-Neto, J. S. D. (2019). Fatores de prevenção de distúrbios osteomusculares relacionados ao trabalho: revisão narrativa. Revista brasileira de Medicina do trabalho, 17(3), 415-430.
Syahril, A., & Zetli, S. (2022). Perancangan Fasilitas Kerja Untuk Pengangkatan Barang Box Minuman di CV. Cahaya Baru Gemilang. Computer and Science Industrial Engineering (COMASIE), 6(4), 59-68.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.