Inovasi biofon sebagai upaya pemanfaatan limbah lindi tempat pembuangan akhir (TPA) dan molase menjadi rehabilitator tanah
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i9.1986
Biofon Limbah Lindi Molase Rehabilitator Tanah Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
Abstract
Background: The problem of organic waste in landfills, particularly in Malang City, remains a serious challenge in maintaining environmental quality and public health. The volume of waste in Malang City reaches 778.38 tons per day, and it remains unprocessed. The decomposing organic waste produces leachate, which contains hazardous pollutants but also has the potential to be a source of nutrients.
Purpose: To develop biophones as an effort to utilize landfill leachate and molasses as a soil rehabilitator.
Method: A laboratory experiment was conducted by mixing leachate, molasses, and EM4, which were fermented for 21 days. The resulting fermentation was then tested for nutrient content in the laboratory.
Results: The organic carbon (0.89%), nitrogen (0.02%), potassium (0.10%), and pH (5.1) content did not meet the minimum standards for liquid organic fertilizer (POC), but they had considerable potential as soil amendments. The content of microelements, such as manganese (24 ppm), showed a contribution to soil quality.
Conclusion: Biofon has the potential to improve soil chemical properties, particularly pH. Further development is recommended, including the addition of carbon-, nitrogen-, and phosphorus-rich materials, as well as application testing on various soil types to ensure its effectiveness and safety.
Keywords: Biofon; Final Disposal Site; Leachate; Molasses; Soil Rehabilitation.
Pendahuluan: Permasalahan sampah organik di Tempat Pembuangan Sampah (TPS), khususnya di Kota Malang masih menjadi tantangan serius dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Jumlah sampah di Kota Malang mencapai 778.38 ton per hari dan tidak terolah setiap harinya. Sampah organik yang membusuk menghasilkan cairan lindi (leachate) yang mengandung bahan pencemar berbahaya, namun juga memiliki potensi sebagai sumber unsur hara.
Tujuan: Untuk mengembangkan biofon sebagai upaya pemanfaatan limbah lindi tempat pembuangan akhir (TPA) dan molase menjadi rehabilitator tanah.
Metode: Penelitian eksperimen laboratorium dengan mencampurkan lindi, molase, dan EM4, difermentasi selama 21 hari. Hasil fermentasi kemudian diuji kandungan unsur haranya di laboratorium.
Hasil: Kandungan C-organik (0.89%), nitrogen (0.02%), kalium (0.10%), dan pH (5.1) belum memenuhi standar minimal pupuk organik cair (POC), namun cukup potensial sebagai pembenah tanah. Kandungan unsur mikro seperti mangan (24 ppm) menunjukkan kontribusi terhadap kualitas tanah.
Simpulan: Biofon berpotensi memperbaiki sifat kimia tanah, khususnya pH. Pengembangan lanjutan disarankan dengan penambahan bahan kaya karbon, nitrogen, dan fosfor, serta uji aplikatif pada berbagai jenis tanah untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
Kata Kunci: Biofon; Limbah Lindi; Molase; Rehabilitator Tanah; Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Downloads
References
Amelya, A. Y. S., & Syarovy, M. (2024). Pemanfaatan Berbagai Jenis Bahan Pembenah Tanah Pada Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.). WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 29(3), 197-207.
Angrianto, N. L., Manusawai, J., & Sinery, A. S. (2021). Analisis kualitas air lindi dan permukaan pada areal TPA Sowi Gunung dan sekitarnya di Kabupaten Manokwari Papua Barat. Cassowary, 4(2), 221-233.
Anwar, C., Wonggo, D., Mongi, E., & Dotulong, V. (2025). Macro And Micro Nutrients in The Soil of The Mangrove Forest Area, Bunaken Marine Park. Jurnal Ilmiah Platax, 13(1), 174-181.
Arif, M. (2025). Status Bahan Organik Tanah Pada Area Tanaman Kelapa Sawit Di Desa Aek Kota Batu Kecamatan Na Ix X (Doctoral dissertation, Universitas Labuhanbatu).
Bahri, S., Ambarwati, Y., Rinawati, R., Widiarto, S., & Hardiyanto, C. (2025). Pembuatan Pupuk Organik Cair Pembenah Tanah dari Lindi dan Aplikasinya Pada Tanaman Cabai, Tomat, Terong. Jurnal Kartika Kimia, 8(1), 30-40.
Duryat, D., Bintoro, A., Asmarahman, C., Riniarti, M., & Imron, I. (2024). Biochar Sebagai Pembenah Tanah Untuk Pertanian Regeneratif Pada Lahan Gapoktanhut Pujo Makmur Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Tanggamus. Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan, 3(2), 129-143.
Fattah, M. N. (2025). Sifat Fisik dan Kimia Feses Ternak Sapi Yang Diberi Campuran EM4 (Effective Microorganism-4) dan Molase. JSTT (Jurnal Sains Ternak Tropis), 3(1), 14-28.
Geubrina, P. P., & Sidauruk, T. (2024). Pengelolaan Sampah Organik Pasar Raya MMTC Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024. JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKANMOTIVASI dan Bahasa Harapan, 2(2).
Hidayati, M., Sapalian, K. D., Febriana, I., & Bow, Y. (2022). Pengaruh pH dan waktu fermentasi molase menjadi bioetanol menggunakan bakteri EM4. Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan, 5(1), 33-40.
Huda, M. S., Suheri, H., & Nufus, N. H. (2023). Pengaruh Perbedaan Ph Larutan Hara Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy Dalam Sistem Hidroponik Nutrient Film Technique (NFT). AGROTEKSOS, 33(1), 108-116.
Jannahdita, D. U., & Mirwan, M. (2025). Pengaruh Penambahan Lindi dan Mikroorganisme Lokal (MOL) Rebung Terhadap Proses Pengomposan Sampah Organik Pasar Tradisional. Jurnal Serambi Engineering, 10(3).
Malihah, L., Karimah, H., Anwar, M. K., Sa'da Hayati, S. N., & Nurliana, M. (2023). Pemanfataan Sampah Rumah Tangga Melalui Konsep Ekonomi Sirkular Di Desa Tambak Baru Ilir Martapura. Bakti Banua: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 5-10.
Mendrofa, M. T., & Gulo, D. (2024). Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Perbaikan Struktur dan Stabilitas Tanah. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, 1(1), 105-110.
Ningsih, S. (2021). Potensi Consortium Microba Dengan Bahan Pembenah Tanah Untuk Restorasi Lahan Gambut: Percobaan Skala Rumah Kaca.
Nurkomariyah, S., & Rachmanto, T. A. (2023). Pemanfaatan Lindi Menjadi Kompos Melalui Budidaya Larva Black Soldier Fly (BSF). INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 2(4), 736-744.
Okalia, D., & Ezward, C. (2020). Uji C-organik, Nitrogen dan C/N pupuk organik (tritankos) yang diperkaya kotoran sapi. Green Swarnadwipa: Jurnal Pengembangan Ilmu Pertanian, 9(1), 110-117.
Permono, H., Mustain, A., & Pratiwi, M. K. (2024). Pemanfaatan Air Lindi Untuk Pupuk Organik Cair (Poc) Dengan Bioaktivator Em4 Dan Pseudomonas Fluorescens Pada Tpa Supit Urang. DistilaT: Jurnal Teknologi Separasi, 10(2), 498-504.
Ramadhani, R., Nurhangesti, M., Nasiha, S. S. M., Purwaningsih, A., Zaidan, M., Arifah, N. R., & Alfin, E. (2025). Dampak Aktivitas TPA Terhadap Lingkungan: Pendekatan Kualitatif Deskriptif di Kawasan Cipayung Depok. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 3(6).
Rizqian, D. R., & Mutahir, A. (2025). Environmentally Sound Community Empowerment. Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial, 9(1), 29-55.
Sari, C. N., Al-illahiyah, L. H., Kaban, L. B., Hasibuan, M. R., Nasution, R. H., & Sari, W. F. (2023). Keterbatasan Fasilitas Tempat Pembuangan Sampah Dan Tantangan Kesadaran Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah (Studi Kasus Di Desa Jandi Meriah Kec. Tiganderket Kab. Karo). Journal Of Human And Education (JAHE), 3(2), 268-276.
Setyaningrum, D., Kasanah, U., & Anisa, Z. (2024). Analisis Ph dan kadar nitrogen total menggunakan metode Kjeldah pada pupuk organik padat. CHEMVIRO: Jurnal Kimia dan Ilmu Lingkungan, 2(2), 123-128.
Soekamto, M. H., Wulandari, D. K., Tabara, R., Sangadji, I. M., Atin, B. K., & Rosdiana, E. (2025). Penerapan Teknologi Pembenah Tanah Untuk Meningkatkan Kualitas dan Produktivitas Lahan dalam Budidaya Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Sorong. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 3(4), 354-360.
Tobing, L., & Lucky, M. (2024). Studi Kualitas Pupuk Nitrogen (N), Fosfor (P) Dan Kalium (K) Yang Dijual Di Beberapa Toko Pertanian Di Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan, 22(2), 48-54.
Widyastuti, S., & Arfa, R. S. (2021). Pupuk Organik Padat dari Eceng Gondok, Kotoran Sapi, dan Dedak Padi dengan Effective Microorganisme 4 (EM4). Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan, 7(1), 25-32.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.