Hubungan kepatuhan diet dan pengetahuan perawatan kaki diabetik dengan perilaku pencegahan komplikasi diabetes mellitus tipe II

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i11.1762

Authors

  • Fatma Rini Sinaga Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Arina Maliya Universitas Muhammadiyah Surakarta

Diabetes Melitus Pencegahan Pengetahuan Perilaku

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a chronic non-communicable disease characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin secretion or action. The prevalence of this disease continues to increase both globally and nationally, leading to serious complications that reduce quality of life. One of the key factors in preventing complications is adherence to dietary management and knowledge of diabetic foot care, which remain low among many patients.

Purpose: To determine the relationship between dietary adherence and knowledge of diabetic foot care with preventive behavior against complications among patients with type II diabetes mellitus.

Method: Quantitative research with a cross-sectional correlational design was conducted to determine the relationship between dietary adherence and knowledge of diabetic foot care with preventive behavior toward complications in patients with type II diabetes mellitus. The study was carried out at Pajang Health Center, Surakarta, from August to September 2025, with a sample of 84 participants  with a Likert scale as an assessment instrument.

Results: Most participants were aged 61–70 years (44.0%) and female (60.7%). Dietary compliance was mostly in the moderate category (52.4%), foot care knowledge was high (53.6%), and preventive behavior was moderate (51.2%). Spearman’s test showed a significant correlation between dietary compliance and preventive behavior (r = 0.350, p = 0.001), and between foot care knowledge and preventive behavior (r = 0.364, p = 0.001).

Conclusion: There is a significant relationship between dietary adherence and preventive behavior, as well as between diabetic foot care knowledge and preventive behavior among patients with type II diabetes mellitus.

Suggestion: Further research can develop variables such as family support, medication adherence, or physical activity to prevent diabetes complications.

 

Keywords: Behavior; Diabetes Mellitus; Knowledge; Prevention.

 

Pendahuluan: Diabetes melitus adalah penyakit kronis tidak menular yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Prevalensi penyakit ini terus meningkat, baik secara global maupun nasional, yang menyebabkan komplikasi serius yang menurunkan kualitas hidup. Salah satu faktor kunci dalam mencegah komplikasi adalah kepatuhan terhadap manajemen diet dan pengetahuan tentang perawatan kaki diabetik, yang masih rendah pada banyak pasien.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan diet dan pengetahuan perawatan kaki diabetik dengan perilaku pencegahan komplikasi pada pasien diabetes melitus tipe II.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dan studi korelasi. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Pajang, Surakarta, pada bulan Agustus sampai September 2025 dengan sampel sebanyak 84 responden dan pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala likert sebagai instrumen penilaian.

Hasil: Sebagian besar responden berusia 61–70 tahun (44.0%) dan berjenis kelamin perempuan (60.7%). Kepatuhan diet sebagian besar kategori cukup (52.4%), pengetahuan perawatan kaki tinggi (53.6%), dan perilaku pencegahan komplikasi cukup (51.2%). Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan diet dengan perilaku pencegahan komplikasi (r= 0.350; p= 0.001) dan antara pengetahuan perawatan kaki dengan perilaku pencegahan komplikasi (r= 0.364; p= 0.001)

Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet dengan perilaku pencegahan komplikasi diabetes melitus tipe II dan juga terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawatan kaki diabetik dengan perilaku pencegahan komplikasi diabetes melitus tipe II.

Saran: Penelitian lebih lanjut dapat mengembangkan variabel seperti dukungan keluarga, kepatuhan pengobatan, atau aktivitas fisik untuk mencegah komplikasi diabetes.

 

Kata Kunci: Diabetes Melitus; Pencegahan; Pengetahuan; Perilaku.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriani, P. M. A., Susila, I. M. D. P., Darmawan, A. A. K. N., & Wardana, G. H. (2024). Hubungan pengetahuan perawatan kaki terhadap perilaku pencegahan ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Skolastik Keperawatan, 10(2), 377–385.

Arania, R., Triwahyuni, T., Prasetya, T., & Cahyani, S. D. (2021). Hubungan Antara Pekerjaan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Di Klinik Mardi Waluyo Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati, 5(3), 163-169.

Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan medikal bedah: manajemen klinis untuk hasil yang diharapkan. Elsevier (Singapore).

Brunner, L. S. (2010). Brunner & Suddarth's textbook of medical-surgical nursing (Vol. 1). Lippincott Williams & Wilkins.

Dinas Kesehatan Kota Surakarta. (2022). Profil kesehatan Kota Surakarta Tahun 2022. Diakses Dari: https://dinkes.surakarta.go.id/2022/

Dinas Kesehatan Sukoharjo. (2022). Profil kesehatan Kabupaten Sukoharjo. Diakses dari https://dkk.sukoharjokab.go.id/pages/profil-tahun-2022.

Drastistiana, D., & Mulyaningsih, M. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Perawatan Kaki Dan Risiko Ulkus Kaki Dm Tipe Ii Di Puskesmas Kartasura. Indonesian Journal of Public Health, 2(3), 413-425.

International Diabetes Federation. (2025). IDF Diabetes Atlas 2025. Diakses dari: https://diabetesatlas.org/resources/idf-diabetes-atlas-2025/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2018. Diakes dari: file:///C:/Users/user2020/Downloads/profil-kesehatan-indonesia-2018.pdf

Marliana, R., Sulistyaningsih, D. R., & Wahyuningsih, I. S. (2025). Hubungan Kepatuhan Diet Dan Dukungan Keluarga Dengan Kontrol Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus. An-Najat, 3(2), 284-293.

Milita, F., Handayani, S., & Setiaji, B. (2021). Kejadian diabetes mellitus tipe II pada lanjut usia di Indonesia (Analisis Riskesdas 2018). Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 17(1), 9–20

Nugrahaeni, D. (2021). Faktor risiko terjadinya diabetes mellitus tipe 2 pada wanita menopause. Jurnal Kesehatan Kartika, 15(3), 61–68.

Nurmawati, N., Sani, F. N., & Irawan, A. I. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan luka kaki diabetik pada penderita diabetes mellitus tipe II. Journal of Health Research Science, 5(1), 127–134.

Oktorina, R., Wahyuni, A., & Harahap, E. Y. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan ulkus diabetikum pada penderita diabetes mellitus. Real in Nursing Journal, 2(3), 108-117.

Prabowo, D. Y. B., & Deram, M. D. (2025). Hubungan Pengetahuan dengan Perawatan Kaki Mandiri Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Global Nursing and Public Health, 1(1).

Pramithasari, L., & Maliya, A. (2023). Hubungan Kepatuhan Menjalankan Diet Terhadap Tekanan Darah Pada Individu Dengan Riwayat Hipertensi Dan Penyakit Penyerta Diabetes Mellitus (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Putri, M. G., Nugroho, H., & Adi, M. S. (2022). Hubungan indeks massa tubuh dan tingkat aktivitas fisik dengan kontrol glikemik diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(1), 341–350.

Sukmara, U. P. (2025). Meningkatkan kesadaran pencegahan penyakit tidak menular pada hipertensi dan diabetes melitus melalui edukasi di masyarakat. Jurnal Medika: Medika, 4(3), 436-441.

Susilawati, E., Hesi, P., & Soerawidjaja, R. A. (2021). Hubungan efikasi diri terhadap kepatuhan perawatan kaki diabetes melitus pada masa pandemi. Faletehan Health Journal, 8(3), 152–159.

World Health Organization. (2024). Diabetes. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes.

Downloads

Published

2026-02-04