Pengaruh program cuci tangan dan personal hygiene terhadap pengetahuan dan kemampuan anak untuk menurunkan kejadian diare

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i9.1713

Authors

  • Marwan Riki Ginanjar Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang
  • Yuniza Yuniza Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang
  • Fadillah Fadillah Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang
  • Despania Arlita Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang

Cuci Tangan Diare Personal Hygiene

Abstract

Background: Elementary school children are among the age group vulnerable to health problems. Diarrhea is a health problem related to personal hygiene and the environment. One factor contributing to diarrhea is handwashing habits. Handwashing is a crucial component of personal hygiene, as failure to wash hands can lead to health problems related to the digestive system.

Purpose: To identify the effect of handwashing and personal hygiene programs on children's knowledge and skills in reducing diarrhea.

Method: The study was quantitative, using a pre-experimental method using a one-group pretest-posttest design with statistical testing using the Wilcoxon test. Data were collected using questionnaires and observation sheets.

Results: There was a significant increase in handwashing and personal hygiene practices before and after handwashing and personal hygiene education (p-value = 0.000 < 0.05).

Conclusion: Handwashing and personal hygiene programs have an impact on children's knowledge and ability to reduce the incidence of diarrhea.

Suggestion: Schools are expected to routinely integrate clean and healthy living behavior education and implement healthy lifestyle habits.

 

Keywords: Diarrhea; Handwashing; Personal Hygiene.

 

Pendahuluan: Usia anak sekolah dasar termasuk ke dalam kelompok usia yang rentan terhadap masalah kesehatan. Masalah kesehatan diare berkaitan dengan kebersihan perorangan atau personal hygiene dan lingkungan. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian diare adalah kebiasaan mencuci tangan. Cuci tangan merupakan salah satu komponen personal hygiene atau kebersihan perorangan yang sangat penting, karena dampak tidak mencuci tangan diantaranya dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berkaitan dengan masalah sistem pencernaan.

Tujuan: Untuk mengidentifikasi adanya pengaruh program cuci tangan dan personal hygiene terhadap pengetahuan dan kemampuan anak untuk menurunkan kejadian diare.

Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental menggunakan desain one group pretest-posttest dengan uji statistik menggunakan uji wilcoxon. Data penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi.

Hasil: Terdapat peningkatan signifikan praktek cuci tangan dan personal hygiene sebelum dan setelah diberikan edukasi cuci tangan dan personal hygiene diperoleh p-value=0.000 < 0.05.

Simpulan: Adanya pengaruh program cuci tangan dan personal hygiene terhadap pengetahuan dan kemampuan anak untuk menurunkan kejadian diare.

Saran: Sekolah diharapkan dapat mengintegrasikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara rutin dan menerapkan sikap hidup sehat.

 

Kata Kunci: Cuci Tangan; Diare; Personal Hygiene.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ado, I., Sabilu, Y., Yusuf, M. I., & Erwin, E. (2021). The prevalence and determinants of diarrhea in toddlers in coastal area, north buton regency. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 7(3), 420-426.

Biisnilla, E., Aziz, A. R., & Indriati, G. (2024). Hubungan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Terhadap Kejadian Diare pada Anak Usia Sekolah di Wilayah Pesisir Pekanbaru. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 3775-3781.

Dewi, E. K., Emilia, E., Juliarti, J., Mutiara, E., Harahap, N. S., & Marhamah, M. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Diare dan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Rejo. Sport and Nutrition Journal, 4(1), 29-36.

Ernawati, K. (2023). Hubungan Perilaku Cuci Tangan Dan Faktor Risiko Lingkungan Terhadap Kejadian Penyakit Diare. Public Health and Safety International Journal.

Fadhilah, Q. S. (2021). Pengaruh Seks Edukasi Terhadap Kekerasan Seksual pada Anak Usia Sekolah: Literature Review. Skripsi, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

Faidah, N., & Irawan, Y. B. (2021). Hubungan Cuci Tangan Anak Pra Sekolah Dengan Kejadian Diare. Nursing Sciences Journal, 5(1), 41-50.

Fatimatuzzahroh, F., Istriningsih, E., & Rizqiyana, F. (2024). Rasionalitas Peresepan Obat Diare Pasien Pediatrik Rawat Jalan Di Puskesmas Talang Tahun 2023. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(2), 709-724.

Ginanjar, M. R. (2025). Penerapan Program “Sharp”(Sanitize Hand And Respect Personal Hygine) Dalam Upaya Pencegahan Kegawatan Diare Pada Anak Usia Sekolah. Journal of Community Empowerment and technology, 1(2), 79-84.

Gusri, M. M., Tisnawati, T., Lidya, M., Ramadini, I., & Astuti, V. W. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Jurnal Sehat Mandiri, 19(2), 218-227.

Haryono, Y. S., Nurbaeti, T. S., & Wardani, S. P. D. K. (2025). Pengaruh Promosi Kesehatan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) melalui Media Video Terhadap Praktek Cuci Tangan Keluarga Pasien di Rumah Sakit MM Tahun 2024. Afiasi: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 64-70.

Iriyani, E. (2022). Pengaruh Sex Education Terhadap Pengetahuan Pencegahan Pelecehan Seksual Pada Siswa SD. Jurnal Ilmu Kebidanan, 9(1), 7–12.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Cuci tangan pakai sabun (CTPS), Perilaku sederhana yang berdampak luar biasa (Sanitasi penting karena turut menyelamatkan jiwa). Diakses Dari: https://kemkes.go.id/id/ctps-perilaku-sederhana-berdampak-luar-biasa-penting-karena-turut-selamatkan-jiwa

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Diare. Diakses Dari: https://ayosehat.kemkes.go.id/penyakit/diare

Mahendra, P. (2022). Hubungan antara perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan kejadian diare pada anak usia sekolah di wilayah Desa Pemecutan Kelod Denpasar Barat. Skripsi: ITEKES Bali.

Nafiati, D. A. (2021). Revisi taksonomi Bloom: Kognitif, afektif, dan psikomotorik. Humanika, 21(2), 151–172.

Ninggar, K. A. D., Triredjeki, H., Hastuti, T. P., Ridwan, M. R. M., & Nurahman, N. A. (2025). Pengaruh Penggunaan Metode Emo Demo Terhadap Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Anak Kelas 4 dan 5 di SD Negeri Pancuranmas Kabupaten Magelang. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(5).

Nuraini, D. D., Jaksa, S., & Hasanah, I. (2025). Analisis Pengaruh Cuci Tangan dengan Sabun Terhadap Kejadian Diare pada Anak Usia Dini dalam Perspektif Islam dan Kesehatan. Health & Medical Sciences, 2(3), 11-11.

Paputungan, H. (2022). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Fungsi Makan Sehat Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(23), 629–634.

Patarni. (2021). Penerapan Metode Demonstrasi dalam Meningkatkan Kemampuan Praktek Salat Siswa Kelas IV di SD Al-Azhar 1 Kota Batam. Journal on Education, 05(02), 4603–4611.

Ramadhani, F., Chairilsyah, D., & Novianti, R. (2023). Pengaruh Kegiatan Window Farming Terhadap Literasi Ekologi Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Laboratorium FKIP Universitas Riau. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 10398-10412.

Ramadhani, I. R., Wahyudi, E., & Yanti, M. (2025). Pengaruh Promosi Kesehatan Cuci Tangan Pakai Sabun Melalui Media Video terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Siswa SDN 35 Parak Karakah. Applicare Journal, 2(4), 194-205.

Sabrina, T., Hestiningsih, T., & Zanaria, R. (2020). Upaya pencegahan penyakit diare dengan metode enam langkah cuci tangan yang benar pada santri Pondok Pesantren Thawalib Sriwijaya Palembang. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine, 1(1), 1–10.

Suprobo, N. R., Novembriani, R. P., Kurniawati, E. D., & Hasanah, W. K. (2022). Edukasi Kebersihan Diri (Personal Hygiene) pada Anak untuk Meningkatkan Kebersihan Diri Anak. Dimastara, 2(1), 25–32.

Tamrin, A., & Abri, N. (2025). Analisis Risiko Stunting Berdasarkan Konsumsi Protein, Sanitasi, dan Jaminan Kesehatan: Studi Cross-Sectional di Samarinda Seberang. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 6(1), 121-127.

Waqfin, M. S. I., Wulandari, S. R., Tifliya, F. M., Indrayani, S., Wahyudi, W., & Roziqin, M. K. (2021). Penerapan Digital Marketing Sebagai Upaya Peningkatan Penjualan pada UMKM di Desa Kepuhdoko Jombang. Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 155-159.

World Health Organization, (2024). monitoring health for the SDGs, sustainable development goals. Diakses Dari: https://www.who.int/publications/i/item/9789240094703

Yudha, I. P. (2024). Gambaran Tingkat Pengetahuan Anak Usia 6-10 Tahun Terhadap Perilaku Cuci Tangan di Komplek Asrama Widuri Medan Tahun 2023 (Doctoral dissertation, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sumatera Utara).

Zemer, V. S., Cohen, H. A., Richenberg, Y., Gerstein, M., Atias, I., Gur, S., & Meir, D. B. (2023). Personal hygiene, environmental conditions, and toilet use of children in primary schools: A cohort study. Journal of pediatric urology, 19(6), 721-727.

Downloads

Published

2025-12-09