Pengaruh edukasi kesehatan berbasis video dan demonstrasi dalam penanganan tersedak pada balita terhadap pengetahuan dan keterampilan kader posyandu

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i10.1705

Authors

  • Jihan Hanifa Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Tengku Abdur Rasyid Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Defi Eka Kartika Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Sandra Sandra Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Bayu Saputra Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Edukasi Kesehatan Keterampilan Pengetahuan

Abstract

Background: Choking is a life-threatening emergency that can lead to death if not treated quickly, and most cases occur in toddlers. Integrated health service post cadres, as the frontline health care providers, require knowledge and skills in handling choking, but still face challenges due to a lack of education and training.

Purpose: To identify the influence of video-based health education and demonstrations in handling choking in toddlers on the level of knowledge and skills of integrated service post cadres.

Method: This quantitative research used a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. The population in this study were cadres of integrated service posts in the Harapan Raya Community Health Center working area, with a sample size of 18 participants. Data were collected through a 15-question knowledge questionnaire and a 9-action skills observation sheet. This study used univariate and bivariate analysis.

Results: There was a significant increase in knowledge, with a median pre-test score of 73.3 (min-max: 40-100) to 90 (min-max: 73.3-100) in the post-test. Skills increased from a median pre-test score of 0 (min-max: 0-55.56) to 94.44 (min-max: 72.22-100) in the post-test. Statistical analysis using the Wilcoxon test with α = 0.05 showed a significant effect of education on knowledge (p-value = 0.003) and skills (p-value = 0.001).

Conclusion: Video-based health education and demonstrations effectively improved the knowledge and skills of integrated service post cadres in handling choking in toddlers.

 

Keywords: Health Education; Knowledge; Skills.

 

Pendahuluan: Tersedak merupakan kondisi kegawatdaruratan yang dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat dan mayoritas kejadian terjadi pada balita. Kader posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan memerlukan pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan tersedak, tetapi masih menghadapi kendala kurangnya pendidikan dan pelatihan.

Tujuan: Untuk mengidentifikasi pengaruh edukasi kesehatan berbasis video dan demonstrasi dalam penanganan tersedak pada balita terhadap tingkat pengetahuan dan keterampilan kader posyandu.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental dengan pendekatan pre-test and post-test one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya dengan jumlah sampel 18 partisipan. Pengumpulan data melalui kuesioner pengetahuan yang berjumlah 15 pertanyaan dan lembar observasi keterampilan yang berjumlah 9 tindakan. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat.

Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada variabel pengetahuan engan nilai median pre-test 73.3 (min-max: 40-100) menjadi 90 (min-max: 73.3-100) pada post-test. Keterampilan meningkat dari nilai median pre-test 0 (min-max: 0-55.56) menjadi 94.44 (min-max: 72.22-100) pada post-test. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon dengan α = 0,05 menunjukkan pengaruh signifikan edukasi terhadap pengetahuan (p-value = 0,003) dan keterampilan (p-value = 0,001).

Simpulan: Edukasi kesehatan berbasis video dan demonstrasi efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam penanganan tersedak pada balita.

 

Kata Kunci: Edukasi Kesehatan; Keterampilan; Pengetahuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustini, N. R. S., Agustina, K. S., & Utami DS, N. K. A. D. (2023). Upaya Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Tentang Picky Eater Melalui Pemberian Pendidikan Kesehatan. Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia, 1(2), 57–64.

American Academy of Pediatrics. (2010). Prevention of Choking Among Children. Pediatrics, 125(3), 601–607.

American Heart Association. (2020a). Basic Life Support (BLS). American Heart Association. Diakses dari: https://cpr.heart.org/en/cpr-courses-and-kits/healthcare-professional/basic-life-support-bls-training

American Heart Association. (2020b). Highlights of the 2020 American Heart Association guidelines for CPR and ECC. Diakses dari: https://eccguidelines.heart.org

Apriani, A., & Syafei, A. (2021). Pendidikan Kesehatan Tentang Bantuan Hidup Dasar Dengan Metode Simulasi Terhadap Keterampilan Mahasiswa. Jurnal Kesehatan Dan Pembangunan, 11(21), 6–12.

Ardianty, S., Sutrisno, S., Khairani, N. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Video Terhadap Pengetahun Orang Tua Dalam Menangani Balita Tersedak Di Wilayah Kerja Puskesmas Nagaswidak Palembang. Jurnal Inspirasi Kesehatan, 2(1), 35–42.

Dale, E. (1969). Audiovisual methods in teaching (3rd ed.). Holt, Rinehart & Winston.

Ekawati, H., Noviana, U., & Hasinuddin, M. (2019). Pelatihan Penanganan Anak Tersedak Pada Kader Posyandu Diwilayah Kerja Puskesmas Kamal. Jurnal Paradigma (Pemberdayaan & Pengabdian Kepada Masyarakat), 1(1), 14–20.

Fatmawati, B. R., Suprayitna, M., & Prihatin, K. (2019). Efektifitas Edukasi Basic Life Support dengan Media Audiovisual dan Praktik Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Jenjang D.III Stikes Yarsi Mataram Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 7(1), 6–12.

Harigustian, Y. (2020). Tingkat Pengetahuan Penanganan Tersedak Pada Ibu Yang Memiliki Balita di Perumahan Graha Sedayu Sejahtera. Jurnal Keperawatan, 12(3), 162-169.

Hidayat, A. P., Sukmaningtyas, W., & Firdaus, E. K. (2024). Pelatihan Bantuan Hidup Dasar pada Kegawatdaruratan Bayi Saat Tersedak Menggunakan Teknik Back Blow di Desa Ledug. Jurnal Inovasi Global, 2(8), 997–1012.

Jainurakhma, J., Damayanti, D., Gultom, A. B., Pragholapati, A., Manurung, M. E. M., Rayasari, F., Rahmasari, R., Megasari, A. L., Manalu, N. V., Sulastyawati, & Cicielia, C. (2022). Konsep dan Sistem Keperawatan Gawat Darurat (M. J. F. Sirait, Ed.). Malang: Yayasan Kita Menulis.

Knowles, M. S., Holton III, E. F., Swanson, R. A., & Robinson, P. A. (2020). The Adult Learner. London: Routledge.

Lisnawati, L. (2015). Analisis Faktor Kinerja Kader dalam Upaya Revitalisasi Posyandu. Jurnal Bidan, 1(2), 12-19.

Margaretta, S. S., & Isnaeni, E. (2022). Pelatihan Peningkatan Pengetahuan Dan Ketrampilan Orang Tua Dalam Penanganan Tersedak Pada Bayi. The Shine Cahaya Dunia Ners, 7(01), 72.

Nisak, R., Prawoto, E., & Admadi, T. (2021). Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Lansia Melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lansia. APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 33–38.

Novianti, E. R., Suyanto, S., & Khadijah, S. (2023). Edukasi Audiovisual Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Tentang Penanganan Tersedak Pada Bayi. Khatulistiwa Nursing Journal (KNJ), 5(2), 53-64.

Nursalam. (2015). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Nuzula, R. F., Arfan, N. A., & Ningrum, S. (2023). Peran Kader Terhadap Upaya Peningkatan Status Gizi Balita Di Posyandu. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 14(01), 18–21.

Octaviana, E. S. L. (2021). Komunikasi Kesehatan Etika dan Konseling. Palembang: Bening Media Publishing.

Rahmawati, R., Hariati, N. W., Nurcahyani, I. D., & Wahyuni, F. (2019). Penyuluhan dan pelatihan kader posyandu sebagai upaya peningkatan wawasan pelayanan gizi bagi masyarakat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 2(1), 29.

Downloads

Published

2025-12-29