Faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada pekerja
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i10.1680
Beban Kerja Interpersonal Kelelahan Pekerja Tingkat Stres
Abstract
Background: Stress arises when job demands exceed workers’ capacity or resources, which over time may lead to fatigue, health problems, and reduced work motivation.
Purpose: To determine the factors related to work stress among workers.
Method: This quantitative research, using a cross-sectional approach, was conducted from June to September 2025 at Prima Maesa Putra Limited Liability Company, Ponorogo. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 40 respondents. The independent variables in this study were workload, work fatigue, and interpersonal relationships, while the dependent variable was stress level. Data analysis used univariate analysis in the form of frequency distributions and bivariate analysis using the chi-square test.
Results: The chi-square test results showed that workload was significantly related to work stress (p-value=0.008), where work stress occurred more frequently in workers with heavy workloads. Work fatigue had a very significant relationship with work stress (p-value=0.000), with the risk of experiencing stress being about six times greater in workers who experienced work fatigue. Interpersonal relationships did not show a significant relationship with work stress (p-value=1.000).
Conclusion: Workload and work fatigue play an important role in increasing work stress, with fatigue being the strongest factor, while interpersonal relationships are not significantly related. These findings confirm that controlling workload and preventing fatigue are key to reducing work stress.
Keywords: Fatigue; Interpersonal; Stress Levels; Workload; Workers.
Pendahuluan: Stres dapat timbul saat tuntutan pekerjaan lebih dari kemampuan atau sumber daya yang dimiliki tenaga kerja, yang dalam jangka panjang berisiko menyebabkan kelelahan, gangguan kesehatan, hingga penurunan motivasi kerja.
Tujuan: Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan pada stres kerja pada pekerja.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan bulan Juni-September 2025 di PT. Prima Maesa Putra, Ponorogo. Teknik pengambilan sampel menggunakan puposive sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah beban kerja, kelelahan kerja dan hubungan interpersonal, sedangkan variabel dependen adalah tingkat stres. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi square.
Hasil: Uji chi-square menunjukkan bahwa beban kerja berhubungan signifikan dengan stres kerja (p-value = 0.008), stres kerja lebih banyak terjadi pada pekerja dengan beban kerja berat. Kelelahan kerja memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan stres kerja (p-value = 0.000) dengan risiko mengalami stres sekitar 6 kali lebih besar pada pekerja yang mengalami kelelahan kerja. Hubungan interpersonal tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan stres kerja (p-value = 1.000).
Simpulan: Beban kerja dan kelelahan kerja berperan penting dalam meningkatkan stres kerja, dengan kelelahan sebagai faktor yang paling kuat, sedangkan hubungan interpersonal tidak berhubungan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa pengendalian beban kerja dan pencegahan kelelahan merupakan kunci utama dalam menurunkan stres kerja.
Kata Kunci: Beban Kerja; Interpersonal; Kelelahan; Pekerja; Tingkat Stres.
Downloads
References
Aisyah, R. N., & Handayani, S. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stress Kerja Pada Perawat Akibat Beban Kerja Yang Tinggi: Literatur Review. J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 191-200.
Asla, H. P., Nadia, R., Amanda, E., & Netty, M. (2024). Model Stres Kerja Dan Dampaknya Pada Produktivitas: Analisis Literatur. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi: Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Dan Bisnis Indonesia, 3(1), 266-275.
Astawa, I. M. A., Wati, N. M. N., & Wati, K. L. (2024). Hubungan Kemampuan Adaptasi Kerja Dengan Penerapan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Perawat. Holistic Nursing And Health Science, 6(2), 96-106.
Astianto, A. (2014). Pengaruh Stres Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (Pdam) Kota Surabaya. Jurnal Ilmu & Riset Manajemen, 3(7), 1-17.
Bayuwega, H. G., Wahyuni, I., & Kurniawan, B. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Anggota Polisi Satuan Reserse Kriminal Polres Blora. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(4), 673-681.
Chairunnisa, A., Arum, H. S., & Salamah, P. U. (2024). Pengaruh Hubungan Dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Aspek Psikologis: Sebuah Systematic Review. Jurnal Psikologi, 1(4), 14-14.
Edo, E., Handoyo, S., & Sulistyowati, M. E. (2019). Penyusunan Sistem Pengembangan Karyawan Melalui Pelatihan Dengan Pendekatan Appreciative Inquiry. Insan Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental: Universitas Airlangga, 4(2), 102.
Handayani, Y., & Fachrin, S. A. (2022). Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Karyawan Pt. Prima Karya Manunggal Kabupaten Pangkep. Window Of Public Health Journal, 3(1), 179-189.
Hatmanti, N. M., Puspitasari, N., Zahroh, C., & Winoto, P. M. P. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Kerja Perawat Di Ruang Igd Rspal Dr Ramelan Surabaya. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(2).
Ibrahim, H., Amansyah, M., & Yahya, G. N. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja Factory 2 Pt. Maruki Internasional Indonesia Makassar Tahun 2016. Al-Sihah: The Public Health Science Journal.
Junaidah, J., Wardhani, U. C., & Muharni, S. (2023). Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Tingkat Stres Perawat Di Rs X Kota Batam. Saintekes: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan, 2(2), 85-94.
Laili, H., & Susilawati, S. (2024). Hubungan Antara Shift Kerja, Kelelahan Kerja Dengan Stres Kerja Pada Perawat Di Rumah Sakit Literature Review. Indonesian Journal Of Innovation Multidisipliner Research, 2(4), 51-60.
Liana, Y. (2020, August). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Burnout (Kejenuhan Kerja) Pada Perawat. In Proceeding Seminar Nasional Keperawatan (Vol. 6, No. 1, Pp. 108-115).
Maghfirah, N. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stres Kerja Karyawan. Jurnal Doktor Manajemen, 6(2), 127-136.
Malau, R. H. D., & Ratnawati, I. (2024). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan K3 Sebagai Variabel Intervening: Studi Pada Karyawan Pt. Ara Shoes Indonesia. Diponegoro Journal Of Management, 13(4).
Mazelda, F., Arneliwati, A., & Erika, E. (2022). Tingkat Stres Kerja Dengan Kinerja Perawat Di Rumah Sakit: Literature Riview. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(2), 345.
Mualim, M., & Adeko, R. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja Bagian Dryer Pt. Bukit Angkasa Makmur (Bam) Di Kabupaten Bengkulu Tengah. Journal Of Nursing And Public Health, 8(1), 79-86.
Mustakim, M., & Putri, R. A. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(01), 65-70.
Nurini, N., Rahmawati, A., & Nuraeni, T. (2017). Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Karyawan Di Pt. Pln (Persero) Tjbt App Cirebon. Afiasi: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 60-67.
Putri, S., Azmi, D. W., Miftah, A., Azzahra, Y., Monika, R., Hanako, S., & Muhammadiyah Jakarta, U. (2024). Meninjau Efektivitas Sistem Reward Dan Punishment Dalam Mendorong Perilaku Disiplin Kerja Karyawan. Jurnal Ekonomi Revolusioner, 7(6), 572-576.
Rewo, K. N., Puspitasari, R., & Winarni, L. M. (2020). Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Di Rs Mayapada Tangerang Tahun 2020. Jurnal Health Sains, 1(3), 112-120.
Yuliani, I., & Putri, M. (2020). Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Karyawan Di Kantor Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Jurnal Kesehatan, 6(1), 47-57
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.