Hubungan antara kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i10.1653

Authors

  • Amazia Lovenia Latuwael Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi
  • Angela Fitriani Clementine Kalesaran Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi
  • Paul Arthur Tennov Kawatu Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi Manado

Kelelahan Kerja Kualitas Tidur Perawat Ruang Rawat Inap

Abstract

Background: Sleep quality is a factor that influences workers' physical condition. Poor sleep quality can lead to increased work fatigue.

Purpose: To determine the relationship between sleep quality and work fatigue among nurses in inpatient wards.

Method: This analytical survey study used a quantitative approach with a cross-sectional study design. The study was conducted from December to July 2025 at the Bethesda Evangelical Christian Church General Hospital in Minahasa (GMIM) in Tomohon. The sampling technique used purposive sampling and recruited 57 respondents. The instruments used were the Job Fatigue Feelings Questionnaire and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Variables were measured through statistical analysis, both univariate and bivariate, using the Chi-Square test.

Results: The majority of respondents (46 respondents (80.7%) reported poor sleep quality, and 31 respondents (54.4%) were classified as having work fatigue. Based on the chi-square test results, the p-value was 0.042 (<0.05), indicating that Ho was rejected and Ha was accepted, indicating a relationship between sleep quality and work fatigue among nurses in inpatient wards.

Conclusion: There is a significant relationship between sleep quality and work fatigue among nurses, with a p-value of 0.042.

 

Keywords: Inpatient Wards; Nurses; Sleep Quality; Work Fatigue.

 

Pendahuluan: Kualitas tidur merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kondisi fisik pekerja. Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak pada meningkatnya kelelahan kerja pekerja.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap.

Metode: Penelitian survei analitik dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross-sectional study. Penelitian dilakukan pada bulan Desember - Juli 2025 di Rumah Sakit Umum Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Bethesda Tomohon. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan didapatkan sebanyak 57 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Perasaan Kelelahan Kerja (KAUPK2) dan kualitas tidur Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Pengukuran variabel melalui analisis statistik, diketahui secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square.

Hasil: Mayoritas responden memiliki kualitas tidur buruk sebanyak 46 responden (80.7%) dan sebanyak 31 responden (54.4%) berada pada kategori lelah kerja. Berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh p-value sebesar 0.042 (<0.05), berarti Ho ditolak dan Ha diterima atau ada hubungan antara kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap.

Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada perawat dengan perolehan nilai p sebesar 0.042.

 

Kata Kunci: Kelelahan Kerja; Kualitas Tidur; Perawat; Ruang Rawat Inap.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, M. N., & Irawati, F. E. (2023). Pengaruh Penerapan Shift Kerja Terhadap Motivasi Kerja Dan Produktivitas Kinerja Pada Karyawan. Jurnal Bisnis Digital Dan Sistem Informasi, 4(2), 35-40.

American Nurses Association. (2024). What is nurse burnout? How to prevent it. American Nurse Enterprise.

Dimkatni, N. W., Sumampouw, O. J., & Manampiring, A. E. (2020). Apakah Beban Kerja, Stres Kerja dan Kualitas Tidur Mempengaruhi Kelelahan Kerja pada Perawat di Rumah Sakit?. Sam Ratulangi Journal of Public Health, 1(1), 009-014.

Ginting, N. B., & Malinti, E. (2021). Hubungan shift kerja dengan kelelahan kerja pada perawat di bangsal rawat inap rumah sakit Advent Bandar Lampung. Nutrix Journal, 5(1), 34-38.

Hamel, R. S., Rompas, R. M., & Doda, V. D. (2018). Hubungan antara beban, masa kerja dan shift kerja dengan gangguan pola tidur pada perawat di ruangan rawat inap rumah sakit umum GMIM Pancaran Kasih Manado. Jurnal Keperawatan, 6(2), 1-1o.

Lagu, E. Y., Wahyuni, I. D., & Joegjiantoro, R. (2024). Pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap kelelahan kerja karyawan konveksi PT. Magnum Attack Kota Malang. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 12157-12165.

Maya, A., Ruru, J., Astari, V., Pelleng, D., Manganguwi, S., & Kalesaran, A. (2025). Hubungan Antara Stres Akademik dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Semester 6 Fakultas Hukum di Universitas Sam Ratulangi. Jurnal Lentera Sehat Indonesia, 4(1), 01-05.

Munawarah, S., & Mutthalib, N. U. (2024). Kualitas Tidur Dan Asupan Energi Terhadap Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal, 5(5), 613-620.

Oksandi, H. R., & Karbito, A. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat Di RSUD dr. H. BOB Bazar Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI), 1(1).

Panghestu, W. K. P., Jayadi, H., Yulianto, B., & Prasetyo, A. (2024). Pengaruh Shift Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Perawat di RSUD Kota Madiun Tahun 2023. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 5(1), 35-38.

Prakoso, D. I., Setyaningsih, Y., & Kurniawan, B. (2018). Hubungan karakteristik individu, beban kerja, dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada tenaga kependidikan di institusi kependidikan X. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 88-93.

Sesrianty, V., & Marni, S. (2021). Hubungan shift kerja dengan kelelahan kerja perawat di RSUD Adnaan WD Payakumbuh. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(4), 675-684.

Sulaeman, E. (2025). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Perawat Di Puskesmas Unaaha. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 4(2), 105-111.

Supit, M. I. A. L., Kawatu, P. A., & Kalesaran, A. F. (2021). Hubungan antara stres kerja dengan kelelahan kerja pada petugas llaj dinas perhubungan kota manado. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 10(3).

Surantri, F., Trisnawati, E., & Arfan, I. (2022). Determinan Kelelahan Kerja pada Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD DR. Soedarso Pontianak. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(7), 796-801.

Susanti, N. K., & Yanti, R. (2024). Hubungan Shift Kerja, Kualitas Tidur dan Asupan Energi dengan Kelelahan Kerja pada Karyawan Bidang Produksi (Studi di PT. Q Kalimantan). JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 16(1), 61-69.

Tareluan, D. G., Bawotong, J., & Hamel, R. (2016). Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Gangguan Pola Tidur Pada Perawat Di Instalasi Gawat Darurat Non Trauma Rsup Prof Dr. RD Kandou Manado. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 4(2), 112484.

Wijanarti, H. L., & Anisyah, T. D. A. (2022). Hubungan Antara Kualitas Tidur, Beban Kerja Fisik Terhadap Perasaan Kelelahan Kerja Pada Perawat Rawat Inap Kelas 3 di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 1(1), 6-12.

Yulia, A., & Yunashastuti, R. (2024). Hubungan antara shift kerja, kualitas tidur dan durasi kerja terhadap kelelahan kerja pada perawat di rumah sakit umum daerah muhammad sani kabupaten karimun. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 3(2), 100-109.

Zahra, C. S. S. A., Sumardiyono, S., & Sari, Y. (2024). Hubungan beban kerja fisik dan kualitas tidur terhadap kelelahan kerja pada pekerja wanita dengan peran ganda di PT Iskandartex Surakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 16-27.

Downloads

Published

2025-12-31