Strategi MP-ASI lokal menggunakan metroxylon sp (sagu) dan moringa oleifera (daun kelor) dengan edukasi gizi ibu untuk penanganan stunting
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i8.1622
Edukasi Gizi Ibu Metroxylon Sp (Sagu) Moringa Oleifera (Daun Kelor) MP-ASI Lokal Stunting
Abstract
Background: Stunting is a public health problem that remains a serious challenge in Indonesia, including in North Aceh, with a prevalence of 30.2% in 2024, far above the WHO standard (<20%). One of the main causes is inappropriate complementary feeding practices, both in terms of quality and quantity, and low maternal nutritional knowledge.
Purpose: To analyze the local complementary feeding strategy using metroxylon sp (sago) and moringa oleifera (moringa leaves) with maternal nutrition education for stunting management.
Method: A quasi-experimental approach was used, with a sample size of 128 stunted toddlers and their mothers as participants. The intervention was carried out through nutritional counseling and the provision of locally sourced complementary foods for four weeks. Data were collected through child anthropometric measurements, a maternal knowledge questionnaire, and statistical analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test.
Results: Fifty-five participants (43.0%) had good nutritional status at pretest, but after the intervention, this increased to 108 participants (84.4%), with a p-value of 0.000. This indicates a significant improvement in nutritional status after the intervention. Furthermore, 92 participants (71.9%) had poor maternal knowledge before the intervention, but this improved after the intervention, with the majority falling into the fair (39.8%) and good (35.2%) categories. The p-value of 0.000 indicates an effect of the intervention on improving maternal knowledge.
Conclusion: The combination of nutrition education and the use of local foods such as sago and moringa leaves effectively improves children's nutritional status while empowering the community through a local wisdom approach.
Suggestion: This study can expand and strengthen nutrition education programs that involve mothers on an ongoing basis using various methods, such as videos, modules, and direct counseling to increase knowledge about providing nutritious complementary foods.
Keywords: Nutrition Education; Mothers; Metroxylon Sp (Sago); Moringa Oleifera (Moringa Leaves); Local MP-ASI; Stunting.
Pendahuluan: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Aceh Utara yang menepati prevalensi hingga 30.2% pada tahun 2024, jauh di atas standar WHO (<20%). Salah satu penyebab utamanya adalah praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang kurang sesuai, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, serta rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi.
Tujuan: Untuk menganalisis strategi MP-ASI lokal menggunakan metroxylon sp (sagu) dan moringa oleifera (daun kelor) dengan edukasi gizi ibu untuk penanganan stunting.
Metode: Pendekatan kuasi-eksperimen dengan jumlah sampel sebanyak 128 balita stunting dan ibu sebagai partisipan. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan gizi dan pemberian MP-ASI berbahan lokal selama empat minggu. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri anak, kuesioner pengetahuan ibu, serta analisis statistik dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test.
Hasil: Status gizi anak ketika pretest dalam kategori baik sebanyak 55 partisipan (43.0%), namun setelah intervensi meningkat menjadi 108 partisipan (84.4%) dengan perolehan p-value sebesar 0.000. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan status gizi yang signifikan setelah intervensi. Selain itu, pengetahuan ibu sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori buruk sebanyak 92 partisipan (71.9%), namun setelah intervensi mengalami peningkatan, dengan mayoritas berada pada kategori cukup (39.8%) dan baik (35.2%). Nilai p yang diperoleh sebesar 0.000, menunjukkan adanya pengaruh intervensi terhadap peningkatan pengetahuan ibu.
Simpulan: Kombinasi edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal sagu dan daun kelor efektif meningkatkan status gizi anak sekaligus memberdayakan komunitas melalui pendekatan kearifan lokal.
Saran: Penelitian ini dapat memperluas dan memperkuat program edukasi gizi yang melibatkan ibu secara berkelanjutan menggunakan berbagai metode, seperti video, modul, dan penyuluhan langsung untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemberian MP-ASI yang bergizi.
Kata Kunci: Edukasi Gizi; Ibu; Metroxylon Sp (Sagu); Moringa Oleifera (Daun Kelor); MP-ASI Lokal; Stunting.
Downloads
References
Andyna, C. (2022). Fenomena budaya masyarakat Aceh terhadap perilaku pemberian ASI eksklusif. Aceh Anthropological Journal, 6(1), 46.
Aprianti, A., Hariati, N. W., & Farhat, Y. (2025). Edukasi Dan Pelatihan Pengolahan MP-ASI Berbahan Pangan Lokal Pada Kader Untuk Mencegah Stunting (Kelurahan Landasan Ulin Tengah). Majalah Cendekia Mengabdi, 3(1), 56-62.
Arini, F. A., Sofianita, N. I., & Ilmi, I. M. B. (2017). Pengaruh pelatihan pemberian MP ASI kepada ibu dengan anak Baduta di Kecamatan Sukmajaya Kota Depok terhadap pengetahuan dan perilaku pemberian MP ASI. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 13(1), 80-89.
Bbaale, E. (2014). Maternal education and child nutritional status: evidence from Uganda. African Journal of Economic and Management Studies, 5(1), 52-74.
Bimpong, K. A., Cheyuo, E. K. E., Abdul-Mumin, A., Ayanore, M. A., Kubuga, C. K., & Mogre, V. (2020). Mothers’ knowledge and attitudes regarding child feeding recommendations, complementary feeding practices and determinants of adequate diet. BMC nutrition, 6(1), 67.
Budiastutik, I., & Nugraheni, S. A. (2018). Determinants of stunting in Indonesia: A review article. International Journal Of Healtcare Research, 1(1), 2620-5580.
Burroway, R. (2016). Empowering women, strengthening children: A multi-level analysis of gender inequality and child malnutrition in developing countries. In Gender and food: From production to consumption and after (pp. 117-142). Emerald Group Publishing Limited.
Caron, P., Ferrero y de Loma-Osorio, G., Nabarro, D., Hainzelin, E., Guillou, M., Andersen, I., & Verburg, G. (2018). Food systems for sustainable development: proposals for a profound four-part transformation. Agronomy for sustainable development, 38(4), 41.
Cavazos-Rehg, P. A., Krauss, M. J., Spitznagel, E. L., Bommarito, K., Madden, T., Olsen, M. A., & Bierut, L. J. (2015). Maternal age and risk of labor and delivery complications. Maternal and child health journal, 19(6), 1202-1211.
Dewey, K. G., & Adu‐Afarwuah, S. (2008). Systematic review of the efficacy and effectiveness of complementary feeding interventions in developing countries. Maternal & child nutrition, 4, 24-85.
Ekholuenetale, M., Barrow, A., Ekholuenetale, C. E., & Tudeme, G. (2020). Impact of stunting on early childhood cognitive development in Benin: evidence from Demographic and Health Survey. Egyptian Pediatric Association Gazette, 68(1), 31.
Eshete, H., Abebe, Y., Loha, E., Gebru, T., & Tesheme, T. (2017). Nutritional status and effect of maternal employment among children aged 6–59 months in Wolayta Sodo Town, Southern Ethiopia: a cross-sectional study. Ethiopian journal of health sciences, 27(2), 155-162.
Hayyudini, D., Suyatno, S., & Dharmawan, Y. (2017). Hubungan karakteristik ibu, pola asuh dan pemberian imunisasi dasar terhadap status gizi anak usia 12-24 bulan (studi di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang tahun 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(4), 788-800.
Iftikhar, A., Bari, A., Bano, I., & Masood, Q. (2017). Impact of maternal education, employment and family size on nutritional status of children. Pakistan journal of medical sciences, 33(6), 1401.
Lolan, Y. P., Suprapti, T., Situmorang, R., Pertiwi, N. I., & Hilmawan, R. G. (2023). Pemberdayaan Dan Peningkatan Pengetahuan Kader Tentang Pengolahan Makanan Lokal Untuk Meningkatkan Status Gizi Balita Di Kelurahan Ciapadung Kidul-Kota Bandung. Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 39-44.
Nuradhiani, A. (2020). Pemberian ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada kejadian stunting di negara berkembang. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 1(1), 23-28.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. (2025). Angka Stunting di Aceh Utara Menurun Seiring Optimalisasi Layanan SDIDTK. Diakses dari: https://www.acehutara.go.id/berita/kategori/aceh-utara/angka-stunting-di-aceh-utara-menurun-seiring-optimalisasi-layanan-sdidtk
Prianti, A. T., Pashar, I., & Awa, A. F. T. (2022). Strategi Pencegahan Gizi Kurang pada Bayi melalui Pelatihan Pembuatan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tanakaraeng. Jurnal Surya Masyarakat, 5(1), 78-86.
Rahayu, L., & Purwanti, P. (2024). Pencegahan Stunting dengan Makanan Pendamping Nugget Berbahan Dasar Ikan Patin Pemanfaatan Pangan Lokal di Wilayah Desa Pasirtanjung Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi. Lentera Pengabdian, 2(03), 200-210.
Rahmad, M., Karjoso, T. K., Leonita, E., Rany, N., & Muryanto, I. (2021). Analisis pola asuh gizi pada balita gizi kurang. Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health), 5(1), 6-17.
Ramadani, W. E., Siregar, A., & Suryani, D. (2019). Pengetahuan Gizi dan Keaktifan Ibu Balita dalam Kunjungan Posyandu Berhubungan dengan Status Gizi Balita. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 7(1), 16-27.
Sari, D. V., Fatmawati, F., Nasir, M. N., Jalil, S. M., & Ahmady, D. (2023). Penyuluhan Pemenuhan Gizi dalam Pencegahan Stunting pada Balita di Desa Rawang Itek Kec. Panton Labu Kab. Aceh Utara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wahana Usada, 5(1), 26-30.
Sari, D. V., Khalsiah, K., Fatmawati, F., Ahmady, D., Sari, M., & Ardilla, A. (2024). Developing Mothers' Knowledge about Weaning Food in Infants Aged 6-24 Months through Video. Babali Nursing Research, 5(3), 591-599.
Sheen, J. J., Wright, J. D., Goffman, D., Kern-Goldberger, A. R., Booker, W., Siddiq, Z., & Friedman, A. M. (2018). Maternal age and risk for adverse outcomes. American journal of obstetrics and gynecology, 219(4), 390-e1.
Suryani, E., Putri, D. C., Alzuhri, Y., Apriendri, Y., & Dewi, S. (2024). Analisis Efektivitas Pemberian PMT dan Sosialisasi Langkah Strategis Mencegah Stunting di Nagari Kampung Tangah. Culture education and technology research (Cetera), 1(3), 29-39.
Widarti, I. G. A., & Kayanaya, A. G. R. (2019). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Pada Pemberian MP-ASI Berbasis Pangan Lokal Di Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar. Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat, 1(3), 193-199.
Widyaningsih, A., & Listiyaningsih, M. D. (2024). Pendidikan dan Pekerjaan Ibu Merupakan Faktor yang Berpengaruh Langsung terhadap Praktik Pemberian Makanan pada Anak (PMBA): Mother's Education and Work Are Factors That Have a Direct Influence on The Practice of Child Feeding (PMBA). Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 7(2), 164-175.
World Health Organization. (2016). The WHO child growth standards. Diakses dari: https://www.who.int/tools/child-growth-standards/standards
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.